{"id":45599,"date":"2021-11-18T13:27:05","date_gmt":"2021-11-18T06:27:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=45599"},"modified":"2025-07-10T17:45:48","modified_gmt":"2025-07-10T10:45:48","slug":"amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/","title":{"rendered":"Amicus Curiae: Majelis hakim PTUN Jayapura Wajib Memperhatikan Sikap Masyarakat dan Memenuhi Keadilan yang Disuarakan Masyarakat"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Jayapura, 18 November 2021. <\/strong>Pada April 2021, Bupati Sorong dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sorong, mencabut izin-izin usaha 4 (empat) perusahaan perkebunan kelapa sawit, mencakup izin lokasi, izin lingkungan, dan Izin Usaha Perkebunan (IUP). Tiga perusahaan diantaranya, yakni PT Inti Kebun Lestari, PT Sorong Agro Sawitindo, dan PT Papua Lestari Abadi, menggugat putusan Bupati dan Kepala DPMPTSP Kabupaten Sorong di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura.<\/p>\n\n<p>Gugatan tersebut mengundang reaksi publik yang mendukung kebijakan Bupati Kabupaten Sorong mencabut izin-izin perkebunan kelapa sawit dan mengecam rencana maupun keberadaan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Sidang Adat yang dilakukan LMA Malamoi dan Hakim adat atau Nedinbulu (14 Oktober 2021) dengan menghadirkan masyarakat adat Moi, sepakat mendukung Bupati Sorong, menolak kehadiran perusahaan kelapa sawit dan meminta PTUN Jayapura mempertimbangkan keputusan masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat adat.<\/p>\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"628\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/18c476af-fotosidangpapua2-1024x628.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-45601\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/18c476af-fotosidangpapua2-1024x628.jpeg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/18c476af-fotosidangpapua2-300x184.jpeg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/18c476af-fotosidangpapua2-768x471.jpeg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/18c476af-fotosidangpapua2-510x313.jpeg 510w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/18c476af-fotosidangpapua2.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div>\n\n<p>Organisasi masyarakat sipil, Yayasan Pusaka Bentala Rakyat, Greenpeace Indonesia, PD Aman Sorong Raya, WALHI Papua, yang mempunyai kepentingan terhadap persoalan lingkungan hidup, masyarakat adat dan perlindungan hak asasi manusia (HAM), mengajukan pendapat tertulis dalam bentuk dokumen <em>Amicus Curiae<\/em> (sahabat peradilan) kepada Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura atas perkara gugatan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n<p>\u201cMelalui pendapat tertulis, kami meminta Majelis Hakim dapat menilai perkara <em>a quo<\/em> memiliki dimensi lebih luas dari sekedar sengketa perijinan perusahaan. Perkara <em>a quo<\/em> juga menyangkut kepentingan publik atas keberlanjutan lingkungan dan keanekaragaman hayati di Tanah Papua. Majelis Hakim kiranya menerapkan pertimbangan-pertimbangan penyelamatan lingkungan hidup dalam memutuskan perkara\u201d jelas Tigor Hutapea, aktifis Yayasan Pusaka Bentala Rakyat.<\/p>\n\n<p>Tanah Papua Bukanlah Tanah Kosong, tanah yang berada pada izin konsensi merupakan milik masyarakat hukum adat, yang telah diakui melalui Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2017 Tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Moi di Kabupaten Sorong. Tindakan pencabutan izin-izin yang dilakukan Bupati adalah bentuk upaya perlindungan, pemenuhan, penghormatan hak-hak masyarakat adat yang sebelumnya mengalami pelanggaran.<\/p>\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"646\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/15d4525f-fotosidangpapua1-1024x646.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-45600\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/15d4525f-fotosidangpapua1-1024x646.jpeg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/15d4525f-fotosidangpapua1-300x189.jpeg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/15d4525f-fotosidangpapua1-768x484.jpeg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/15d4525f-fotosidangpapua1-510x322.jpeg 510w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/15d4525f-fotosidangpapua1.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div>\n\n<p>\u201cPerusahaan tidak menghormati hak-hak Masyarakat Adat sebagai pemilik hak ulayat dalam perolehan izin. Perusahaan memperoleh izin tanpa memperoleh kesepakatan dari pemilik ulayat terlebih dahulu. &nbsp;Karenanya, kami minta Majelis hakim PTUN dalam perkara <em>a quo<\/em> wajib memperhatikan sikap penolakan masyarakat dan memenuhi keadilan yang disuarakan masyarakat,\u201d tegas Fecky Mobalen, Ketua PD AMAN Sorong Raya.<\/p>\n\n<p>***<\/p>\n\n<p>Tautan ke <em>amicus curiae<\/em> (sahabat peradilan): <a href=\"https:\/\/bit.ly\/amicuscuriaejayapura\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/bit.ly\/amicuscuriaejayapura\">https:\/\/bit.ly\/amicuscuriaejayapura <\/a><\/p>\n\n<p>Kontak Person:<\/p>\n\n<p>Tigor G. Hutapea: +62 812-8729-6684<\/p>\n\n<p>Fecky Mobalen: +62 822-4863-6709<\/p>\n\n<p>Aiesh Rumbekwan: +62 813-4452-4394<\/p>\n\n<p>Syahrul Fitra: +62 811-6611-340<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masyarakat adat Moi, sepakat mendukung Bupati Sorong, menolak kehadiran perusahaan kelapa sawit dan meminta PTUN Jayapura mempertimbangkan keputusan masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat adat.<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":45601,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"not set","p4_local_project":"not set","p4_basket_name":"not set","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[19],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-45599","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lindungi","tag-hutan","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Amicus Curiae: Majelis hakim PTUN Jayapura Wajib Memperhatikan Sikap Masyarakat dan Memenuhi Keadilan yang Disuarakan Masyarakat - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Amicus Curiae: Majelis hakim PTUN Jayapura Wajib Memperhatikan Sikap Masyarakat dan Memenuhi Keadilan yang Disuarakan Masyarakat - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masyarakat adat Moi, sepakat mendukung Bupati Sorong, menolak kehadiran perusahaan kelapa sawit dan meminta PTUN Jayapura mempertimbangkan keputusan masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat adat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-18T06:27:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-10T10:45:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/18c476af-fotosidangpapua2.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"785\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Medina Basaib\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Medina Basaib\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/\"},\"author\":{\"name\":\"Medina Basaib\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c\"},\"headline\":\"Amicus Curiae: Majelis hakim PTUN Jayapura Wajib Memperhatikan Sikap Masyarakat dan Memenuhi Keadilan yang Disuarakan Masyarakat\",\"datePublished\":\"2021-11-18T06:27:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T10:45:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/\"},\"wordCount\":396,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Hutan\"],\"articleSection\":[\"Lindungi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/\",\"url\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/\",\"name\":\"Amicus Curiae: Majelis hakim PTUN Jayapura Wajib Memperhatikan Sikap Masyarakat dan Memenuhi Keadilan yang Disuarakan Masyarakat - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-11-18T06:27:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T10:45:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Amicus Curiae: Majelis hakim PTUN Jayapura Wajib Memperhatikan Sikap Masyarakat dan Memenuhi Keadilan yang Disuarakan Masyarakat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c\",\"name\":\"Medina Basaib\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Medina Basaib\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/mbasaib\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Amicus Curiae: Majelis hakim PTUN Jayapura Wajib Memperhatikan Sikap Masyarakat dan Memenuhi Keadilan yang Disuarakan Masyarakat - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Amicus Curiae: Majelis hakim PTUN Jayapura Wajib Memperhatikan Sikap Masyarakat dan Memenuhi Keadilan yang Disuarakan Masyarakat - Greenpeace Indonesia","og_description":"Masyarakat adat Moi, sepakat mendukung Bupati Sorong, menolak kehadiran perusahaan kelapa sawit dan meminta PTUN Jayapura mempertimbangkan keputusan masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat adat.","og_url":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2021-11-18T06:27:05+00:00","article_modified_time":"2025-07-10T10:45:48+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":785,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2021\/11\/18c476af-fotosidangpapua2.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Medina Basaib","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Medina Basaib","Est. reading time":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/#article","isPartOf":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/"},"author":{"name":"Medina Basaib","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c"},"headline":"Amicus Curiae: Majelis hakim PTUN Jayapura Wajib Memperhatikan Sikap Masyarakat dan Memenuhi Keadilan yang Disuarakan Masyarakat","datePublished":"2021-11-18T06:27:05+00:00","dateModified":"2025-07-10T10:45:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/"},"wordCount":396,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Hutan"],"articleSection":["Lindungi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/","url":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/","name":"Amicus Curiae: Majelis hakim PTUN Jayapura Wajib Memperhatikan Sikap Masyarakat dan Memenuhi Keadilan yang Disuarakan Masyarakat - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2021-11-18T06:27:05+00:00","dateModified":"2025-07-10T10:45:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/45599\/amicus-curiae-majelis-hakim-ptun-jayapura-wajib-memperhatikan-sikap-masyarakat-dan-memenuhi-keadilan-yang-disuarakan-masyarakat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Amicus Curiae: Majelis hakim PTUN Jayapura Wajib Memperhatikan Sikap Masyarakat dan Memenuhi Keadilan yang Disuarakan Masyarakat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c","name":"Medina Basaib","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Medina Basaib"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/mbasaib\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45599","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45599"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45599\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64185,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45599\/revisions\/64185"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45601"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45599"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=45599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}