{"id":45972,"date":"2022-03-11T17:03:55","date_gmt":"2022-03-11T10:03:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=45972"},"modified":"2025-07-10T17:45:21","modified_gmt":"2025-07-10T10:45:21","slug":"inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/","title":{"rendered":"Inspirasi Perempuan Greenpeace Indonesia: Maria Christi"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Selama bulan Maret, kami akan menceritakan inspirasi perempuan yang berkecimpung di dunia Greenpeace Indonesia untuk merayakan cerita perempuan dalam rangka Hari Perempuan Sedunia 2022.<\/em><\/p>\n\n<p>Maria Christi Ulinova Siahaan adalah anak 2 dari 3 bersaudara dan berasal dari Bandung. Berkuliah di jurusan Manajemen Sumber daya Perikanan di Universitas Padjadjaran, Maria Christi yang biasa dipanggil Kiki merupakan koordinator untuk penggalangan dana di Greenpeace Indonesia. Sudah bekerja di organisasi kampanye independent ini selama 14 tahun, Kiki tidak pernah kehabisan energi dan semangat untuk terus menginspirasi timnya. Simak wawancara bersama Kiki.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/03\/c6aa1176-whatsapp-image-2022-03-11-at-4.30.49-pm-768x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-45973\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/03\/c6aa1176-whatsapp-image-2022-03-11-at-4.30.49-pm-768x1024.jpeg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/03\/c6aa1176-whatsapp-image-2022-03-11-at-4.30.49-pm-225x300.jpeg 225w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/03\/c6aa1176-whatsapp-image-2022-03-11-at-4.30.49-pm-255x340.jpeg 255w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/03\/c6aa1176-whatsapp-image-2022-03-11-at-4.30.49-pm.jpeg 960w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang membuat Kiki selalu bersemangat dalam memperjuangkan lingkungan?<\/h2>\n\n<p>Ketika awal berkenalan dengan Greenpeace lewat membaca websitenya, waktu itu karena esok harinya ada wawancara untuk pekerjaan sebagai DDC. Ada satu tagline yang sampai saat ini terus bergema di hati, tulisannya berbunyi \u201cGreenpeace exists because this fragile earth deserves a voice, It needs solutions. It needs change. It needs action.\u201d Bumi yang rapuh berhak disuarakan. Dan sayalah yang nanti akan menjadi suara bagi bumi itu. Suatu kebanggaan! <\/p>\n\n<p>Setelah saya terpilih untuk menjadi bagian dari Greenpeace melalui tim DDC, saya bertemu dengan seorang leader yang semangatnya masih saya ingat, dia berkata begini, \u201cKita disini untuk menyapa orang-orang dan buat perubahan. Dari orang yang tidak tahu, menjadi tahu. Dari orang yang tahu, menjadi orang yang peduli. Dari orang yang peduli dan tidak berbuat apa-apa, menjadi orang yang peduli dan berbuat sesuatu bagi bumi.\u201d Saya pun berawal seperti itu. Saya berproses dengan bantuan banyak orang di sekeliling saya. Saya terus bersemangat karena ingat apa yang sudah mereka lakukan.&nbsp;<\/p>\n\n<p><\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana cerita Kiki saat bergabung dengan Greenpeace Indonesia?<\/h2>\n\n<p>Seorang teman baik bergabung dengan Greenpeace lebih dahulu sebagai DDC. Ketika bertemu kembali dengannya, dia begitu bersemangat mengajak saya bergabung juga mengikuti jejaknya sebagai DDC, sejujurnya saya tidak begitu paham dengan apa yang dijabarkannya, namun karena memang teman baik, jadi saya simak saja sampai akhirnya saya penasaran dan bertanya, \u201ckok ngotot banget sih ngajakin saya?\u201d Jawabannya sederhana, \u201ckarena saya yakin kamu bisa\u201d. <\/p>\n\n<p>Anehnya, bagaimana jawaban sederhana itu justru membuat saya tertantang. Respon saya ketika itu asal saja, \u201cya kalau nanti Greenpeace buka kantor di Bandung deh, saya akan join\u201d. Ternyata benar, sebulan kemudian, Greenpeace membuka kota satelit untuk tim DDC yang pertama di Indonesia. Karena sudah terlanjur ngomong, jadilah saya mengiyakan untuk memasukan lamaran sebagai DDC Greenpeace.&nbsp;<\/p>\n\n<p><\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Siapa yang menjadi inspirasi Kiki dalam perjuangan untuk lingkungan?<\/h2>\n\n<p>Ketika ber-DDC membawakan kampanye tentang hutan Indonesia, saya terinspirasi dengan Hutan Papua yang di dalamnya tinggal banyak suku pedalaman, memiliki ratusan bahasa dan bergantung pada keberadaan hutan. Salah satu kata-kata andalan saya ketika itu adalah \u201cIndonesia kaya akan suku bangsa, bahasa dan budaya, dengan kehilangan hutan, sebenarnya Indonesia sedang kehilangan kekayaan budaya Indonesia.\u201d Saya ingin hutan Indonesia tetap ada dan lestari karena ada begitu banyak orang yang bergantung kepadanya secara langsung, dan masih banyak masyarakat adat yang berjuang untuk tetap mempertahankan hutan.&nbsp;<\/p>\n\n<p><\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kiki bisa ceritakan apa tantangan terbesar Kiki saat bekerja di Greenpeace?<\/h2>\n\n<p>Greenpeace memilih menjadi organisasi yang independen secara finansial, pendanaan sepenuhnya datang dari individu masyarakat yang satu visi dan satu misi dengan perjuangan Greenpeace di Indonesia. Kepada calon suporter yang saya temui dulu ketika ber-DDC, saya sampaikan ilustrasi jika \u201cGreenpeace itu adalah tubuh yang lengkap, ada yang berperan menjadi kepala, otak, badan, kaki dan tangan untuk melakukan kegiatan, namun <strong>suporter berperan besar dengan menjadi nafas perjuangan Greenpeace<\/strong>.\u201d Hal itu membawa semangat karena bertemu dengan orang-orang yang percaya pada perjuangan Greenpeace dan setuju mendukung, namun, sekaligus menjadi tantangan bagaimana kita sebagai Greenpeace dapat terus menyuarakan kepentingan lingkungan dimanapun kita berada, karena banyak yang menaruh harapannya pada Greenpeace.&nbsp;<\/p>\n\n<p><\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah Kiki punya pesan untuk teman-teman?<\/h2>\n\n<p>Greenpeace itu adalah saya, anda, dan harapan banyak orang akan bumi yang hijau dan damai. Kita bersama dapat mendorong perubahan ke arah yang lebih baik, meski sedikit, demi sedikit. Karena itu, penting sekali untuk menjaga diri kita, orang-orang di sekeliling kita, sehingga kita dapat mewujudkan harapan bersama akan bumi yang lebih baik.&nbsp;<\/p>\n\t\t\t<section\n\t\t\tclass=\"boxout post-943 \"\n\t\t\t\n\t\t>\n\t\t\t<a\n\t\t\t\tdata-ga-category=\"Take Action Boxout\"\n\t\t\t\tdata-ga-action=\"Image\"\n\t\t\t\tdata-ga-label=\"n\/a\"\n\t\t\t\tclass=\"cover-card-overlay\"\n\t\t\t\thref=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/aksi\/berdonasi-2-2\/\" \n\t\t\t><\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<img\n\t\t\t\t\t\tsrc=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/07\/0e12d16e-screen-shot-2019-07-22-at-18.24.50.png\"\n\t\t\t\t\t\tsrcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/07\/0e12d16e-screen-shot-2019-07-22-at-18.24.50-300x200.png 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/07\/0e12d16e-screen-shot-2019-07-22-at-18.24.50-510x340.png 510w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/07\/0e12d16e-screen-shot-2019-07-22-at-18.24.50.png 521w\"\n\t\t\t\t\t\tsizes=\"(min-width: 1000px) 358px, (min-width: 780px) 313px, 88px\"\n\t\t\t\t\t\talt=\"\" title=\"\"\n\t\t\t\t\/>\n            \t\t\t<div class=\"boxout-content\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<a\n\t\t\t\t\t\tclass=\"boxout-heading medium\"\n\t\t\t\t\t\tdata-ga-category=\"Take Action Boxout\"\n\t\t\t\t\t\tdata-ga-action=\"Title\"\n\t\t\t\t\t\tdata-ga-label=\"n\/a\"\n\t\t\t\t\t\thref=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/aksi\/berdonasi-2-2\/\"\n\t\t\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t>\n\t\t\t\t\t\tBerdonasi\n\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p class=\"boxout-excerpt\">Kamu dapat membela lingkungan sepanjang hidupmu. Atau bahkan lebih lama dari itu. Berdonasilah hari ini.<\/p>\n\t\t\t\t                                    <a\n                        class=\"btn btn-primary\"\n                        data-ga-category=\"Take Action Boxout\"\n                        data-ga-action=\"Call to Action\"\n                        data-ga-label=\"n\/a\"\n                        href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/aksi\/berdonasi-2-2\/\"\n                        \n                    >\n                        Ikut Beraksi\n                    <\/a>\n                \t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/section>\n\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bumi yang rapuh berhak disuarakan. Dan sayalah yang nanti akan menjadi suara bagi bumi itu. Suatu kebanggaan! <\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":45973,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"not set","p4_local_project":"not set","p4_basket_name":"not set","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[24],"p4-page-type":[16],"class_list":["post-45972","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ciptakan-perubahan","tag-aktivisme","p4-page-type-cerita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Inspirasi Perempuan Greenpeace Indonesia: Maria Christi - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inspirasi Perempuan Greenpeace Indonesia: Maria Christi - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bumi yang rapuh berhak disuarakan. Dan sayalah yang nanti akan menjadi suara bagi bumi itu. Suatu kebanggaan!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-11T10:03:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-10T10:45:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/03\/c6aa1176-whatsapp-image-2022-03-11-at-4.30.49-pm.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ina Aninda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ina Aninda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ina Aninda\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/9da60c86b2862dec0b95d9b565abca8e\"},\"headline\":\"Inspirasi Perempuan Greenpeace Indonesia: Maria Christi\",\"datePublished\":\"2022-03-11T10:03:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T10:45:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/\"},\"wordCount\":648,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Aktivisme\"],\"articleSection\":[\"Ciptakan Perubahan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/\",\"url\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/\",\"name\":\"Inspirasi Perempuan Greenpeace Indonesia: Maria Christi - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-03-11T10:03:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T10:45:21+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Inspirasi Perempuan Greenpeace Indonesia: Maria Christi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/9da60c86b2862dec0b95d9b565abca8e\",\"name\":\"Ina Aninda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocKh8zzDqFawtRDx6vA44yC2otXD1SmSEX6DRG7fYvf8VISEbA8I=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocKh8zzDqFawtRDx6vA44yC2otXD1SmSEX6DRG7fYvf8VISEbA8I=s96-c\",\"caption\":\"Ina Aninda\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/ianinda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Inspirasi Perempuan Greenpeace Indonesia: Maria Christi - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Inspirasi Perempuan Greenpeace Indonesia: Maria Christi - Greenpeace Indonesia","og_description":"Bumi yang rapuh berhak disuarakan. Dan sayalah yang nanti akan menjadi suara bagi bumi itu. Suatu kebanggaan!","og_url":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2022-03-11T10:03:55+00:00","article_modified_time":"2025-07-10T10:45:21+00:00","og_image":[{"width":960,"height":1280,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/03\/c6aa1176-whatsapp-image-2022-03-11-at-4.30.49-pm.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ina Aninda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Ina Aninda","Est. reading time":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/#article","isPartOf":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/"},"author":{"name":"Ina Aninda","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/9da60c86b2862dec0b95d9b565abca8e"},"headline":"Inspirasi Perempuan Greenpeace Indonesia: Maria Christi","datePublished":"2022-03-11T10:03:55+00:00","dateModified":"2025-07-10T10:45:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/"},"wordCount":648,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Aktivisme"],"articleSection":["Ciptakan Perubahan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/","url":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/","name":"Inspirasi Perempuan Greenpeace Indonesia: Maria Christi - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2022-03-11T10:03:55+00:00","dateModified":"2025-07-10T10:45:21+00:00","breadcrumb":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/45972\/inspirasi-perempuan-greenpeace-indonesia-maria-christi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Inspirasi Perempuan Greenpeace Indonesia: Maria Christi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/9da60c86b2862dec0b95d9b565abca8e","name":"Ina Aninda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocKh8zzDqFawtRDx6vA44yC2otXD1SmSEX6DRG7fYvf8VISEbA8I=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocKh8zzDqFawtRDx6vA44yC2otXD1SmSEX6DRG7fYvf8VISEbA8I=s96-c","caption":"Ina Aninda"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/ianinda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45972","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45972"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45972\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64166,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45972\/revisions\/64166"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45973"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45972"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45972"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45972"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=45972"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}