{"id":46129,"date":"2022-05-18T18:00:00","date_gmt":"2022-05-18T11:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=46129"},"modified":"2025-07-10T17:44:57","modified_gmt":"2025-07-10T10:44:57","slug":"dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/","title":{"rendered":"Dorong Perbaikan Pelindungan ABK Perikanan, Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil Rancang Peta Jalan Ratifikasi Konvensi ILO 188"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Jakarta, 18 Mei 2022 &#8211; <\/strong>Di tengah karut marut tata kelola perekrutan dan penempatan Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia untuk bekerja di kapal ikan asing, puluhan ribu anak bangsa yang menjadi ABK terus berada di bawah bayang-bayang ancaman praktik kerja paksa dan perdagangan manusia. Menurut Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), penyebabnya antara lain kurangnya pelatihan, keterampilan bahasa yang tidak memadai, dan kurangnya penegakan standar keselamatan dan ketenagakerjaan.<\/p>\n\n<p>Situasi ini menggerakkan puluhan organisasi masyarakat sipil dari seluruh Indonesia untuk mengidentifikasi masalah-masalah kunci yang dialami para ABK dan mendorong percepatan perbaikan pelindungan ABK Indonesia perikanan. Perwakilan organisasi-organisasi tersebut, ditambah dengan perwakilan pemerintah, pelaku usaha, bertemu pada Rabu, 18 Mei 2022, dalam <em>workshop<\/em> <strong>\u201cPermasalahan ABK Indonesia dan Solusi <em>Multi-Stakeholder<\/em> Terkait Peta Jalan Kesiapan Indonesia Meratifikasi Konvensi ILO 188\u201d<\/strong>. <em>Workshop<\/em> sehari penuh tersebut diselenggarakan secara kolaborasi oleh Greenpeace Indonesia, Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Human Rights Working Group (HRWG) dan Environmental Justice Foundation (EJF) di Novotel Cikini, Jakarta Pusat.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/05\/aeeb118f-imal5122-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-46131\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/05\/aeeb118f-imal5122-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/05\/aeeb118f-imal5122-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/05\/aeeb118f-imal5122-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/05\/aeeb118f-imal5122-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/05\/aeeb118f-imal5122-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/05\/aeeb118f-imal5122-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Peserta berdiskusi dalam workshop \u201cPermasalahan ABK Indonesia dan Solusi multi stakeholder Terkait Peta Jalan Kesiapan Indonesia Meraftifikasi Konvensi ILO C188\u201d di Jakarta 19 Mei 2022. (Afriadi Hikmal\/ Greenpeace)<\/figcaption><\/figure>\n\n<p>\u201cBelum adanya aturan pelaksana berupa Peraturan Pemerintah hingga saat ini terkait dengan tata laksana perekrutan dan penempatan ABK sebagai turunan dari UU 18\/2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, semakin menambah kerentanan dan berlanjutnya eksploitasi terhadap ABK Indonesia. Ketidakjelasan aturan di dalam negeri juga akan melemahkan posisi dan diplomasi Indonesia di tingkat internasional. Apalagi jika sejumlah instrumen internasional kunci seperti Konvensi ILO 188 belum diratifikasi \u201c tutur Ketua Umum SBMI Hariyanto Suwarno.<\/p>\n\n<p>Aktivis HAM dari HRWG Daniel Awigra menyebutkan perlu ada peta jalan yang jelas menuju ratifikasi Konvensi ILO 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan tersebut. Dalam hal ini, peta jalan perlu mempertimbangkan suara dari berbagai pemangku kepentingan, baik perwakilan sejumlah kementerian, serikat buruh dan organisasi masyarakat sipil, asosiasi atau pelaku bisnis sektor perikanan, perusahaan perekrutan dan penempatan ABK, maupun lembaga-lembaga seperti PBB dan ASEAN.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n<p>\u201cPelibatan dan partisipasi ABK dan serikat buruh dalam perumusan peta jalan ini juga menjadi kunci pembuka bagi jalan pelindungan ABK. Dokumen bersama ini akan jadi rujukan bersama dan komitmen politik untuk mengakhiri praktik kerja paksa dan pembiaran perbudakan modern di laut,\u201d kata Daniel Awigra.<\/p>\n\n<p>Mengingat keberadaan para ABK adalah bagian dari rantai industri perikanan global, juru kampanye EJF Azizah Hapsari tak menampik bahwa ada kecenderungan perumusan peta jalan menuju ratifikasi Konvensi ILO 188 ini akan sarat dengan kepentingan bisnis. Namun demikian, ia mengingatkan adanya United Nations Human Rights Office of the High Commissioner (OHCHR) yang mewajibkan negara-negara berdasarkan hukum HAM internasional untuk memberikan perlindungan hak asasi manusia di dalam wilayah yurisdiksi mereka, termasuk terhadap potensi pelanggaran HAM oleh korporasi atau sektor swasta. Semua perusahaan diharapkan untuk menghormati hak asasi manusia, dan harus dapat mengatasi dampak pelanggaran hak asasi manusia yang melibatkan mereka.<\/p>\n\n<p>\u201cABK adalah ujung tombak rantai industri perikanan global yang bernilai ratusan juta dolar dan angkanya terus bertambah tiap tahunnya. Namun, mereka adalah pihak yang paling tidak diuntungkan dalam bisnis ini. Sebagai negara pengirim ABK terbesar di dunia, langkah Indonesia dalam melindungi ABK-nya dengan ratifikasi Konvensi ILO 188 akan menjadi panutan negara-negara tetangga yang juga sebagai negara pengirim ABK, untuk mengambil langkah serupa, sekaligus sebagai desakan kepada negara-negara bendera untuk memperketat perlindungan ABK migran,\u201d tutur Azizah Hapsari.<\/p>\n\n<p>Menurut Annisa Erou, Koordinator Kebijakan Laut Greenpeace Indonesia, melalui <em>workshop <\/em>ini akan terbentuk sebuah tim kecil yang diusulkan beranggotakan 5 sampai dengan 9 orang sebagai perwakilan pihak pemerintah, organisasi masyarakat sipil, serikat buruh, asosiasi perikanan, pelaku bisnis hasil tangkapan laut, dan perusahaan perekrutan dan penempatan ABK. Tim kecil ini akan menjalankan kajian terhadap berbagai temuan kasus serta laporan seputar praktik kerja paksa dan perdagangan orang terhadap ABK Indonesia. Tim kecil ini juga berdasarkan mandat dari peserta workshop, akan menyusun rekomendasi dan merancang peta jalan menuju ratifikasi Konvensi ILO 188 untuk kemudian diserahkan kepada pemerintah.<\/p>\n\n<p>\u201cKeberadaan dan kerja tim kecil ini sangat penting untuk memastikan terbentuknya peta jalan menuju ratifikasi Konvensi ILO 188. Tim ini akan melakukan kajian terhadap isu maupun membangun sinergi dengan berbagai tim multi sektor lainnya yang telah ada, dan juga mempertimbangkan berbagai pandangan multi sektor agar peta jalan yang dihasilkan bersifat inklusif dan nantinya dapat diterapkan dengan baik. Ini merupakan bagian dari upaya percepatan ratifikasi Konvensi ILO 188 demi pelindungan hak-hak ABK Indonesia ke depan,\u201d papar Erou.<\/p>\n\n<p>===<\/p>\n\n<p><strong>Narahubung:<\/strong><\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Vela Andapita<\/strong>, Juru Kampanye Media Greenpeace Indonesia, +6281-7575-9449, <a href=\"mailto:vela.andapta@greenpeace.org\">vela.andapita@greenpeace.org<\/a>&nbsp;<\/li><li><strong>Annisa Erou<\/strong>, Koordinator Kebijakan Laut Greenpeace Indonesia, +62821-3300-0604, <a href=\"mailto:annisa.ananda.putri@greenpeace.org\">annisa.ananda.putri@greenpeace.org<\/a>&nbsp;<\/li><li><strong>Daniel Awigra<\/strong>, Deputi Direktur HRWG, +62817-6921-757, <a href=\"mailto:awigra2015@gmail.com\">awigra2015@gmail.com<\/a>&nbsp;<\/li><li><strong>Azizah Hapsari<\/strong>, Juru Kampanye EJF, +62813 3392-9017, <a href=\"mailto:azizah.hapsari@ejfoundation.org\">azizah.hapsari@ejfoundation.org<\/a>&nbsp;<\/li><li><strong>Hariyanto Suwarno<\/strong>, Ketua Umum SBMI, +62822-9828-0638, <a href=\"mailto:hari@sbmi.or.id\">hari@sbmi.or.id<\/a><\/li><\/ul>\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di tengah karut marut tata kelola perekrutan dan penempatan Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia untuk bekerja di kapal ikan asing, puluhan ribu anak bangsa yang menjadi ABK terus berada di bawah bayang-bayang ancaman praktik kerja paksa dan perdagangan manusia.<\/p>\n","protected":false},"author":74,"featured_media":46131,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"not set","p4_local_project":"not set","p4_basket_name":"not set","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[20],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-46129","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lindungi","tag-laut","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dorong Perbaikan Pelindungan ABK Perikanan, Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil Rancang Peta Jalan Ratifikasi Konvensi ILO 188 - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dorong Perbaikan Pelindungan ABK Perikanan, Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil Rancang Peta Jalan Ratifikasi Konvensi ILO 188 - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di tengah karut marut tata kelola perekrutan dan penempatan Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia untuk bekerja di kapal ikan asing, puluhan ribu anak bangsa yang menjadi ABK terus berada di bawah bayang-bayang ancaman praktik kerja paksa dan perdagangan manusia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-18T11:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-10T10:44:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/05\/aeeb118f-imal5122-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Arsi Agnitasari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Arsi Agnitasari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/\"},\"author\":{\"name\":\"Arsi Agnitasari\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/ec727a11f50a800c1610613939280fbc\"},\"headline\":\"Dorong Perbaikan Pelindungan ABK Perikanan, Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil Rancang Peta Jalan Ratifikasi Konvensi ILO 188\",\"datePublished\":\"2022-05-18T11:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T10:44:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/\"},\"wordCount\":766,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Laut\"],\"articleSection\":[\"Lindungi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/\",\"url\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/\",\"name\":\"Dorong Perbaikan Pelindungan ABK Perikanan, Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil Rancang Peta Jalan Ratifikasi Konvensi ILO 188 - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-05-18T11:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T10:44:57+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dorong Perbaikan Pelindungan ABK Perikanan, Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil Rancang Peta Jalan Ratifikasi Konvensi ILO 188\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/ec727a11f50a800c1610613939280fbc\",\"name\":\"Arsi Agnitasari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocJHQnU2AbYDEyFgBe0axtgt4GSgBVOtvjX6VfyxKPli2gqCL9Ci=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocJHQnU2AbYDEyFgBe0axtgt4GSgBVOtvjX6VfyxKPli2gqCL9Ci=s96-c\",\"caption\":\"Arsi Agnitasari\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/arsi-agnitasari\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dorong Perbaikan Pelindungan ABK Perikanan, Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil Rancang Peta Jalan Ratifikasi Konvensi ILO 188 - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dorong Perbaikan Pelindungan ABK Perikanan, Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil Rancang Peta Jalan Ratifikasi Konvensi ILO 188 - Greenpeace Indonesia","og_description":"Di tengah karut marut tata kelola perekrutan dan penempatan Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia untuk bekerja di kapal ikan asing, puluhan ribu anak bangsa yang menjadi ABK terus berada di bawah bayang-bayang ancaman praktik kerja paksa dan perdagangan manusia.","og_url":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2022-05-18T11:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-07-10T10:44:57+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2022\/05\/aeeb118f-imal5122-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Arsi Agnitasari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Arsi Agnitasari","Est. reading time":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/#article","isPartOf":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/"},"author":{"name":"Arsi Agnitasari","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/ec727a11f50a800c1610613939280fbc"},"headline":"Dorong Perbaikan Pelindungan ABK Perikanan, Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil Rancang Peta Jalan Ratifikasi Konvensi ILO 188","datePublished":"2022-05-18T11:00:00+00:00","dateModified":"2025-07-10T10:44:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/"},"wordCount":766,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Laut"],"articleSection":["Lindungi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/","url":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/","name":"Dorong Perbaikan Pelindungan ABK Perikanan, Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil Rancang Peta Jalan Ratifikasi Konvensi ILO 188 - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2022-05-18T11:00:00+00:00","dateModified":"2025-07-10T10:44:57+00:00","breadcrumb":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/46129\/dorong-perbaikan-pelindungan-abk-perikanan-puluhan-organisasi-masyarakat-sipil-rancang-peta-jalan-ratifikasi-konvensi-ilo-188\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dorong Perbaikan Pelindungan ABK Perikanan, Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil Rancang Peta Jalan Ratifikasi Konvensi ILO 188"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/ec727a11f50a800c1610613939280fbc","name":"Arsi Agnitasari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocJHQnU2AbYDEyFgBe0axtgt4GSgBVOtvjX6VfyxKPli2gqCL9Ci=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocJHQnU2AbYDEyFgBe0axtgt4GSgBVOtvjX6VfyxKPli2gqCL9Ci=s96-c","caption":"Arsi Agnitasari"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/arsi-agnitasari\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46129","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/74"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46129"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46129\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64154,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46129\/revisions\/64154"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46129"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46129"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46129"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=46129"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}