{"id":4734,"date":"2020-03-06T13:01:51","date_gmt":"2020-03-06T06:01:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=4734"},"modified":"2025-07-10T17:50:48","modified_gmt":"2025-07-10T10:50:48","slug":"menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/","title":{"rendered":"Menanti Peraturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p>Dari sisi hukum, pelindungan terhadap pelaut awak kapal dan pelaut perikanan yang bekerja atau dipekerjakan di luar negeri masih jauh dari harapan. Sejauh ini, mereka hanya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI). UU tersebut belum memiliki peraturan turunan. <\/p>\n\n<p>Keberadaan peraturan yang lebih detail terkait penempatan dan pelindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia pelaut awak kapal dan pelaut perikanan sangat penting, untuk menjadi tolok ukur bagi mereka mulai dari proses perekrutan, ketika bekerja di atas kapal, hingga pasca melaut. Apabila mereka menemui adanya kondisi yang tidak sesuai dengan prosedur, mereka pun tahu jalur pengaduan dan pihak yang bisa memberikan solusi. <\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large  caption-style-blue-overlay caption-alignment-center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"533\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/03\/e1487202-gp0stu85w_web_size_with_credit_line.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4736\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/03\/e1487202-gp0stu85w_web_size_with_credit_line.jpg 800w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/03\/e1487202-gp0stu85w_web_size_with_credit_line-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/03\/e1487202-gp0stu85w_web_size_with_credit_line-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/03\/e1487202-gp0stu85w_web_size_with_credit_line-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n<p>\u201cSesuai UU\n39\/2004 yang kini telah diganti oleh UU PPMI dan mengacu pada Pasal 19 ayat (6)\nPP No. 7\/2000 tentang Kepelautan, Kementerian Ketenagakerjaan sebenarnya telah\ndiberikan mandat untuk menerbitkan peraturan atau keputusan menteri terkait\ndengan tata cara penempatan tenaga kerja pelaut yang bekerja di kapal\nberbendera asing di luar negeri, baik di sektor kapal niaga maupun di sektor\nkapal penangkap ikan. Akan tetapi mandat-mandat tersebut tidak dilaksanakan\noleh kementerian hingga saat ini,\u201d ujar Annisa Erou, <em>Legal Researcher<\/em> Greenpeace Indonesia, dalam acara diskusi bertajuk\nPerbudakan Modern Dalam Industri Perikanan Kita yang diadakan dalam rangka\npeluncuran <em>legal briefer <\/em>\u2018Memahami\nKerangka Undang-Undang 18 Tahun 2007 tentang Pelindungan Pekerja Migran\nIndonesia\u2019. [1][2].<\/p>\n\n<p>\u201cKami sangat\nprihatin dan menyesalkan pemerintah lagi-lagi lalai, sehingga gagal dalam\nmengesahkan tepat waktu sejumlah aturan pelaksana yang dimandatkan oleh UU\n18\/2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI). Seharusnya semua\naturan turunan, termasuk yang mengatur lebih rinci tata laksana pelindungan\nawak kapal sudah disahkan pada November 2019, yaitu dua tahun sejak UU PPMI\nditetapkan. Kami menduga kuat hal ini dikarenakan adanya hambatan birokrasi dan ego lembaga\nyang sangat serius, sehingga mengakibatkan molornya penerbitan peraturan\npelaksanaan UU PPMI itu,\u201d ujar Hariyanto, Ketua Umum Serikat Buruh\nMigran Indonesia (SBMI). <\/p>\n\n<p>\u201cKami\nmenghimbau kepada Pemerintah khususnya Kemenaker untuk secara masif\nmensosialisasikan UU PPMI jo Permenaker 10\/2019 kepada setiap P3MI khususnya\nKeagenan Awak Kapal (<em>Ship Manning Agency<\/em>)\nagar mereka mematuhi regulasi tersebut demi pelindungan terhadap PMI Awak\nKapal. Selama ini, bila terjadi sengketa industrial banyak kasus yang tidak\nselesai (hak awak kapal tidak dibayar) akibat tidak kooperatifnya perusahaan,\nserta tidak adanya deposito perusahaan yang bisa dijadikan jaminan untuk\nmembayar hak-hak PMI yang telah dirugikan,\u201d ucap Imam Syafi\u2019i, Ketua Advokasi,\nHukum &amp; HAM DPP SP Pergerakan Pelaut Indonesia. <\/p>\n\n<p>Imam\nmenambahkan, peran dari perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri juga\nperlu diperkuat, untuk memberitahukan kepada setiap perusahaan di luar negeri\nyang berniat untuk merekrut dan mempekerjakan PMI pelaut awak kapal dan pelaut\nperikanan agar bisa menunjuk perusahaan penempatan pekerja\nmigran (P3MI) di Indonesia yang telah memenuhi atau\nmelaksanakan ketentuan UU PPMI jo. Permenaker 10\/2019.<\/p>\n\n<p>Demi melindungi PMI pelaut awak kapal dan pelaut perikanan, maka hal terdekat dan terpenting yang perlu dilakukan pemerintah adalah segera menyusun peraturan turunan UU PPMI khususnya PP Penempatan dan Pelindungan Pelaut Awak Kapal dan Pelaut Perikanan. Penyusunan beleid tersebut harus dilakukan secara terbuka dan partisipatif dengan melibatkan masyarakat, serikat buruh dan organisasi Pekerja Migran Indonesia di masing-masing sektor.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Unduh laporan<\/h2>\n\n<div class=\"wp-block-file\"><a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/03\/78b5bfb0-paf-indo-policy-legal_screen.pdf\">Memahami Kerangka Undang-Undang 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia <\/a><\/div>\n\n<p><strong>Catatan:<\/strong><\/p>\n\n<p>[1] Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2000 tentang Kepelautan (PP Kepelautan). <\/p>\n\n<p><em>Briefer<\/em> ini adalah rangkaian dari laporan <a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/southeastasia\/publication\/3428\/seabound-the-journey-to-modern-slavery-on-the-high-seas\/\">Ketika Laut Menjerat: Perjalanan Menuju Perbudakan\nModern di Laut Lepas<\/a> yang dirilis akhir\ntahun 2019.&nbsp; <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari sisi hukum, pelindungan terhadap pelaut awak kapal dan pelaut perikanan yang bekerja atau dipekerjakan di luar negeri hanya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI). <\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":4736,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"not set","p4_local_project":"","p4_basket_name":"not set","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[20],"p4-page-type":[15],"class_list":["post-4734","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lindungi","tag-laut","p4-page-type-publikasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menanti Peraturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran Indonesia - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menanti Peraturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran Indonesia - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dari sisi hukum, pelindungan terhadap pelaut awak kapal dan pelaut perikanan yang bekerja atau dipekerjakan di luar negeri hanya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-03-06T06:01:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-10T10:50:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/03\/e1487202-gp0stu85w_web_size_with_credit_line.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Medina Basaib\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Medina Basaib\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/\"},\"author\":{\"name\":\"Medina Basaib\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c\"},\"headline\":\"Menanti Peraturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran Indonesia\",\"datePublished\":\"2020-03-06T06:01:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T10:50:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/\"},\"wordCount\":539,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Laut\"],\"articleSection\":[\"Lindungi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/\",\"url\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/\",\"name\":\"Menanti Peraturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran Indonesia - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2020-03-06T06:01:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T10:50:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menanti Peraturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c\",\"name\":\"Medina Basaib\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Medina Basaib\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/mbasaib\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menanti Peraturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran Indonesia - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Menanti Peraturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran Indonesia - Greenpeace Indonesia","og_description":"Dari sisi hukum, pelindungan terhadap pelaut awak kapal dan pelaut perikanan yang bekerja atau dipekerjakan di luar negeri hanya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI).","og_url":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2020-03-06T06:01:51+00:00","article_modified_time":"2025-07-10T10:50:48+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/03\/e1487202-gp0stu85w_web_size_with_credit_line.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Medina Basaib","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Medina Basaib","Est. reading time":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/"},"author":{"name":"Medina Basaib","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c"},"headline":"Menanti Peraturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran Indonesia","datePublished":"2020-03-06T06:01:51+00:00","dateModified":"2025-07-10T10:50:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/"},"wordCount":539,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Laut"],"articleSection":["Lindungi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/","url":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/","name":"Menanti Peraturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran Indonesia - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2020-03-06T06:01:51+00:00","dateModified":"2025-07-10T10:50:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/publikasi\/4734\/menanti-peraturan-turunan-uu-pelindungan-pekerja-migran-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menanti Peraturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c","name":"Medina Basaib","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Medina Basaib"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/mbasaib\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4734","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4734"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4734\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64368,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4734\/revisions\/64368"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4736"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4734"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4734"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4734"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=4734"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}