{"id":5252,"date":"2020-06-23T13:22:39","date_gmt":"2020-06-23T06:22:39","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=5252"},"modified":"2025-07-10T17:49:35","modified_gmt":"2025-07-10T10:49:35","slug":"lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/","title":{"rendered":"Lebih dari 115 Ahli Kesehatan Menyatakan Konsep Penggunaan Kembali (Reuse) Aman Dilakukan Selama Pandemi Covid-19"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Washington DC, Amerika Serikat, 22 Juni 2020<\/strong>. Lebih dari 115 ahli kesehatan dari delapan belas negara <a href=\"https:\/\/storage.googleapis.com\/planet4-international-stateless\/2020\/06\/26618dd6-health-expert-statement-reusables-safety.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">menandatangani pernyataan<\/a> untuk meyakinkan para peritel dan konsumen bahwa konsep penggunaan kembali (<em>reuse<\/em>) aman dilakukan selama pandemi Covid-19. Pernyataan mereka menyanggah pandangan pihak industri plastik yang menekankan bahwa konsep tersebut berpeluang besar terhadap penyebaran virus.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Para ahli kesehatan &#8211; yang bergabung dengan Greenpeace Amerika Serikat dan UPSTREAM, keduanya anggota gerakan Break Free From Plastic &#8211; menekankan bahwa plastik sekali pakai tidak lebih aman dari wadah yang dapat digunakan kembali (<em>reusable<\/em>). Secara keseluruhan, sistem yang dapat digunakan kembali dapat dilakukan dengan aman selama pandemi dengan mengedepankan aspek kebersihan.<\/p>\n\n<p>&#8220;Kesehatan masyarakat juga harus mencakup kebersihan rumah kita, dan bumi ini,&#8221; kata Dr. Mark Miller, mantan direktur penelitian di Institut Kesehatan Nasional &#8211; Fogarty International Center. &#8220;Promosi plastik sekali pakai demi mengurangi peluang terinfeksi virus corona seharusnya tidak dilakukan karena itu akan berdampak negatif terhadap lingkungan, sistem air, dan pasokan makanan. Penggunaan plastik sekali pakai lebih buruk dibandingkan dengan penggunaan yang aman dari kantong, wadah, dan peralatan yang dapat digunakan kembali.&#8221;<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large  caption-style-blue-overlay caption-alignment-center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"535\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/06\/f750b8bd-gp0sttoqi_web_size_with_credit_line.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5253\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/06\/f750b8bd-gp0sttoqi_web_size_with_credit_line.jpg 800w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/06\/f750b8bd-gp0sttoqi_web_size_with_credit_line-300x201.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/06\/f750b8bd-gp0sttoqi_web_size_with_credit_line-768x514.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/06\/f750b8bd-gp0sttoqi_web_size_with_credit_line-508x340.jpg 508w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n<p><a href=\"https:\/\/storage.googleapis.com\/planet4-international-stateless\/2020\/06\/26618dd6-health-expert-statement-reusables-safety.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pernyataan<\/a> yang didukung oleh para ilmuwan, akademisi, dokter, dan spesialis di bidang kesehatan masyarakat dan keamanan kemasan makanan di seluruh dunia, mencatat bahwa desinfektan rumah tangga telah terbukti efektif dalam mendesinfeksi permukaan keras, seperti perlengkapan yang bisa digunakan berulang kali. Pernyataan para pakar tersebut sebagai respons terhadap beberapa penundaan sementara larangan penggunaan plastik sekali pakai di seluruh dunia, dan meningkatnya larangan terhadap wadah <em>reusable<\/em> oleh toko-toko di tengah Covid-19.<\/p>\n\n<p>\u201cSangat mengejutkan menyaksikan industri plastik mengambil keuntungan dari pandemi untuk mempromosikan plastik sekali pakai dan menakuti orang-orang untuk menggunakan tas yang dapat digunakan kembali dan barang-barang lainnya,\u201d kata Pemimpin Kampanye Global Greenpeace Amerika Serikat Graham Forbes. \u201cSangat penting bagi bisnis dan pemerintah untuk mengetahui bahwa ketika mereka membuka kembali perekonomian, sistem penggunaan kembali dapat dilakukan dengan aman untuk melindungi lingkungan kita, pekerja dan konsumen. Untuk menjaga orang tetap aman dan melindungi planet ini, kita harus mendengarkan ilmu pengetahuan terbaik yang tersedia, bukan pemasaran yang licik dari industri plastik.\u201d<\/p>\n\n<p>Memanfaatkan pandemi Covid-19, industri plastik berusaha meningkatkan keuntungan dengan cara memberikan pandangan negatif akan penggunaan kembali. Adanya penundaan larangan penggunaan plastik sekali pakai mengikuti <a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/usa\/news\/new-research-shows-the-plastic-industry-is-exploiting-covid-19-to-attack-reusable-bags\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">siaran pers yang dirilis industri plastik<\/a>. Pernyataan industri menggunakan penelitian lama yang didanai oleh industri untuk memperlihatkan bahwa konsep penggunaan kembali lebih berbahaya daripada sekali pakai selama pandemi.<\/p>\n\n<p>&#8220;Selama beberapa bulan terakhir, ada banyak informasi yang saling bertentangan tentang bagaimana virus menyebar, tetapi kita sekarang tahu bahwa kontak dengan permukaan benda atau lainnya, bukanlah cara utama kita terkena virus corona,&#8221; kata Matt Prindiville, CEO UPSTREAM &#8211; sebuah inovasi nirlaba yang melahirkan inovasi solusi untuk polusi plastik. \u201cPlastik merusak kesehatan kita di sepanjang rantai pasokan. Untungnya, virus corona bisa hilang dengan cara mencuci tangan yang benar, sehingga restoran, toko kelontong dan bisnis lainnya masih dapat melayani masyarakat dengan menggunakan wadah yang dapat digunakan kembali, dengan cara yang melindungi kesehatan tanpa merusak lingkungan.\u201d<\/p>\n\n<p>Pernyataan lengkap yang ditandatangani oleh para pakar bisa dilihat di <a href=\"https:\/\/storage.googleapis.com\/planet4-international-stateless\/2020\/06\/26618dd6-health-expert-statement-reusables-safety.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">sini<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n<p><strong>Kontak media:<\/strong><\/p>\n\n<p>Capucine Dayen, Greenpeace USA Global Comms Lead for Plastics: +33 647 971 819, <a>capucine.dayen@greenpeace.org&nbsp;<\/a><\/p>\n\n<p>Vanessa Tiongson, UPSTREAM Marketing &amp; Communications Director: + 1 813 438 4956, <a>vanessa@upstreamsolutions.org<\/a>,&nbsp;<\/p>\n\n<p>Greenpeace International Press Desk, +31 (0)20 718 2470 (available 24 hours), <a>pressdesk.int@greenpeace.org<\/a><\/p>\n\n<p><strong>Indonesia<\/strong><\/p>\n\n<p>Muharram Atha Rasyadi, Jurukampanye Urban Greenpeace Indonesia, <a href=\"mailto:muharram.atha.rasyadi@greenpeace.org\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">muharram.atha.rasyadi@greenpeace.org<\/a>, telp 0811-1714-083<\/p>\n\n<p>Ester Meryana, Jurukampanye Media Greenpeace Indonesia, <a href=\"mailto:emeryana@greenpeace.org\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">emeryana@greenpeace.org<\/a>, telp 0811-1924-090<\/p>\n\t\t\t<section\n\t\t\tclass=\"boxout post-5300 \"\n\t\t\t\n\t\t>\n\t\t\t<a\n\t\t\t\tdata-ga-category=\"Take Action Boxout\"\n\t\t\t\tdata-ga-action=\"Image\"\n\t\t\t\tdata-ga-label=\"n\/a\"\n\t\t\t\tclass=\"cover-card-overlay\"\n\t\t\t\thref=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/aksi\/wujudkan-laut-sehat\/\" \n\t\t\t><\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<img\n\t\t\t\t\t\tsrc=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/38037a28-7msm3tv2i_fd4oby19pgogvcmhpelnmgww6tlwr6qdyya3x8tqhvgqsygx3ai2cgkepeay6e-kgf5ldt56zisnlwiufjlvgw4dsgox7sx-ml_5so2phwqmh2aiwbguhjidaqbxr3.jpeg\"\n\t\t\t\t\t\tsrcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/38037a28-7msm3tv2i_fd4oby19pgogvcmhpelnmgww6tlwr6qdyya3x8tqhvgqsygx3ai2cgkepeay6e-kgf5ldt56zisnlwiufjlvgw4dsgox7sx-ml_5so2phwqmh2aiwbguhjidaqbxr3-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/38037a28-7msm3tv2i_fd4oby19pgogvcmhpelnmgww6tlwr6qdyya3x8tqhvgqsygx3ai2cgkepeay6e-kgf5ldt56zisnlwiufjlvgw4dsgox7sx-ml_5so2phwqmh2aiwbguhjidaqbxr3-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/38037a28-7msm3tv2i_fd4oby19pgogvcmhpelnmgww6tlwr6qdyya3x8tqhvgqsygx3ai2cgkepeay6e-kgf5ldt56zisnlwiufjlvgw4dsgox7sx-ml_5so2phwqmh2aiwbguhjidaqbxr3-510x340.jpeg 510w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/38037a28-7msm3tv2i_fd4oby19pgogvcmhpelnmgww6tlwr6qdyya3x8tqhvgqsygx3ai2cgkepeay6e-kgf5ldt56zisnlwiufjlvgw4dsgox7sx-ml_5so2phwqmh2aiwbguhjidaqbxr3.jpeg 800w\"\n\t\t\t\t\t\tsizes=\"(min-width: 1000px) 358px, (min-width: 780px) 313px, 88px\"\n\t\t\t\t\t\talt=\"\" title=\"\"\n\t\t\t\t\/>\n            \t\t\t<div class=\"boxout-content\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<a\n\t\t\t\t\t\tclass=\"boxout-heading medium\"\n\t\t\t\t\t\tdata-ga-category=\"Take Action Boxout\"\n\t\t\t\t\t\tdata-ga-action=\"Title\"\n\t\t\t\t\t\tdata-ga-label=\"n\/a\"\n\t\t\t\t\t\thref=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/aksi\/wujudkan-laut-sehat\/\"\n\t\t\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t>\n\t\t\t\t\t\tWujudkan Laut Sehat\n\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p class=\"boxout-excerpt\">Laut yang terlindungi dari ancaman kerusakan dan perbudakan adalah sumber kehidupan bagi kita, nelayan, serta hewan dan tanaman laut. Ayo, kita wujudkan laut sehat bersama!<\/p>\n\t\t\t\t                                    <a\n                        class=\"btn btn-primary\"\n                        data-ga-category=\"Take Action Boxout\"\n                        data-ga-action=\"Call to Action\"\n                        data-ga-label=\"n\/a\"\n                        href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/aksi\/wujudkan-laut-sehat\/\"\n                        \n                    >\n                        Ikut Beraksi\n                    <\/a>\n                \t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/section>\n\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lebih dari 115 ahli kesehatan dari delapan belas negara menandatangani pernyataan untuk meyakinkan para peritel dan konsumen bahwa konsep penggunaan kembali (reuse) aman dilakukan selama pandemi Covid-19.<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":5253,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"not set","p4_local_project":"not set","p4_basket_name":"not set","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[23],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-5252","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ciptakan-perubahan","tag-pantang-plastik","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Lebih dari 115 Ahli Kesehatan Menyatakan Konsep Penggunaan Kembali (Reuse) Aman Dilakukan Selama Pandemi Covid-19 - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lebih dari 115 Ahli Kesehatan Menyatakan Konsep Penggunaan Kembali (Reuse) Aman Dilakukan Selama Pandemi Covid-19 - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lebih dari 115 ahli kesehatan dari delapan belas negara menandatangani pernyataan untuk meyakinkan para peritel dan konsumen bahwa konsep penggunaan kembali (reuse) aman dilakukan selama pandemi Covid-19.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-06-23T06:22:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-10T10:49:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/06\/f750b8bd-gp0sttoqi_web_size_with_credit_line.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"535\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Medina Basaib\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Medina Basaib\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/\"},\"author\":{\"name\":\"Medina Basaib\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c\"},\"headline\":\"Lebih dari 115 Ahli Kesehatan Menyatakan Konsep Penggunaan Kembali (Reuse) Aman Dilakukan Selama Pandemi Covid-19\",\"datePublished\":\"2020-06-23T06:22:39+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T10:49:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/\"},\"wordCount\":565,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"PantangPlastik\"],\"articleSection\":[\"Ciptakan Perubahan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/\",\"url\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/\",\"name\":\"Lebih dari 115 Ahli Kesehatan Menyatakan Konsep Penggunaan Kembali (Reuse) Aman Dilakukan Selama Pandemi Covid-19 - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2020-06-23T06:22:39+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T10:49:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Lebih dari 115 Ahli Kesehatan Menyatakan Konsep Penggunaan Kembali (Reuse) Aman Dilakukan Selama Pandemi Covid-19\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c\",\"name\":\"Medina Basaib\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Medina Basaib\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/mbasaib\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Lebih dari 115 Ahli Kesehatan Menyatakan Konsep Penggunaan Kembali (Reuse) Aman Dilakukan Selama Pandemi Covid-19 - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Lebih dari 115 Ahli Kesehatan Menyatakan Konsep Penggunaan Kembali (Reuse) Aman Dilakukan Selama Pandemi Covid-19 - Greenpeace Indonesia","og_description":"Lebih dari 115 ahli kesehatan dari delapan belas negara menandatangani pernyataan untuk meyakinkan para peritel dan konsumen bahwa konsep penggunaan kembali (reuse) aman dilakukan selama pandemi Covid-19.","og_url":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2020-06-23T06:22:39+00:00","article_modified_time":"2025-07-10T10:49:35+00:00","og_image":[{"width":800,"height":535,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2020\/06\/f750b8bd-gp0sttoqi_web_size_with_credit_line.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Medina Basaib","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Medina Basaib","Est. reading time":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/#article","isPartOf":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/"},"author":{"name":"Medina Basaib","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c"},"headline":"Lebih dari 115 Ahli Kesehatan Menyatakan Konsep Penggunaan Kembali (Reuse) Aman Dilakukan Selama Pandemi Covid-19","datePublished":"2020-06-23T06:22:39+00:00","dateModified":"2025-07-10T10:49:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/"},"wordCount":565,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["PantangPlastik"],"articleSection":["Ciptakan Perubahan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/","url":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/","name":"Lebih dari 115 Ahli Kesehatan Menyatakan Konsep Penggunaan Kembali (Reuse) Aman Dilakukan Selama Pandemi Covid-19 - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2020-06-23T06:22:39+00:00","dateModified":"2025-07-10T10:49:35+00:00","breadcrumb":{"@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/5252\/lebih-dari-115-ahli-kesehatan-menyatakan-konsep-penggunaan-kembali-reuse-aman-dilakukan-selama-pandemi-covid-19\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Lebih dari 115 Ahli Kesehatan Menyatakan Konsep Penggunaan Kembali (Reuse) Aman Dilakukan Selama Pandemi Covid-19"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c","name":"Medina Basaib","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Medina Basaib"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/mbasaib\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5252","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5252"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5252\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64325,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5252\/revisions\/64325"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5253"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5252"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5252"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5252"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=5252"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}