{"id":56957,"date":"2023-08-26T15:39:03","date_gmt":"2023-08-26T08:39:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=56957"},"modified":"2023-08-26T15:41:44","modified_gmt":"2023-08-26T08:41:44","slug":"jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/","title":{"rendered":"Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima"},"content":{"rendered":"\n<p>Tokyo \u2013 Greenpeace Jepang mengkritik pengumuman pemerintah Jepang mengenai tanggal mulai pembuangan air radioaktif dari stasiun nuklir Fukushima Daiichi ke Samudera Pasifik.<\/p>\n\n<p>Keputusan tersebut mengabaikan bukti ilmiah, melanggar hak asasi manusia masyarakat di Jepang dan kawasan Pasifik, dan tidak mematuhi hukum maritim internasional.&nbsp;Yang lebih penting lagi, mereka mengabaikan kekhawatiran masyarakat, termasuk para nelayan.&nbsp;Pemerintah Jepang dan Tokyo Electric Power Company (TEPCO) \u2013 operator pembangkit listrik tenaga nuklir \u2013 secara keliru menyatakan bahwa tidak ada alternatif lain selain keputusan untuk melakukan pelepasan dan perlu dilakukan dekomisioning akhir.&nbsp;Hal ini semakin menyoroti kegagalan rencana dekomisioning pembangkit listrik tenaga nuklir yang hancur akibat gempa bumi tahun 2011, yang menyatakan bahwa puluhan ribu ton air terkontaminasi akan terus meningkat tanpa adanya solusi yang efektif.<\/p>\n\n<p>\u201cKami sangat kecewa dan marah atas pengumuman Pemerintah Jepang yang membuang air yang mengandung zat radioaktif ke laut.&nbsp;Meskipun ada kekhawatiran yang diajukan oleh para nelayan, warga negara, penduduk Fukushima, dan komunitas internasional, khususnya di kawasan Pasifik dan negara-negara tetangga, keputusan ini telah diambil,\u201d kata Hisayo Takada, Manajer Proyek di Greenpeace Jepang.<\/p>\n\n<p>Meningkatnya volume dan pelepasan air radioaktif yang tertunda menunjukkan kegagalan rencana dekomisioning Fukushima Daiichi.&nbsp;Air yang terkontaminasi akan terus terakumulasi selama bertahun-tahun tanpa tindakan efektif untuk menghentikannya.&nbsp;Pemerintah Jepang dan TEPCO secara keliru menyatakan bahwa pelepasan kapal adalah satu-satunya pilihan yang diperlukan untuk dekomisioning pada akhirnya.&nbsp;Pembangkit listrik tenaga nuklir, yang mengalami pemadaman akibat kecelakaan dan bencana alam, dan terus-menerus membutuhkan tenaga panas sebagai cadangan, tidak dapat menjadi solusi terhadap pemanasan global.&nbsp;<\/p>\n\n<p>\u201cPencemaran Samudera Pasifik yang disengaja melalui pembuangan limbah radioaktif ini merupakan konsekuensi dari bencana nuklir tahun 2011 dan program pembangkit listrik tenaga nuklir Jepang yang telah berlangsung selama beberapa dekade.&nbsp;Alih-alih mengakui kelemahan dalam rencana dekomisioning saat ini, krisis nuklir yang sedang berlangsung, dan besarnya jumlah dana publik yang diperlukan, pemerintah Jepang malah berniat untuk memulai kembali lebih banyak reaktor nuklir meskipun terdapat bukti adanya gempa bumi besar dan risiko keselamatan.&nbsp;Rencana energi pemerintah saat ini gagal menghasilkan energi terbarukan yang aman dan berkelanjutan seperti energi angin dan matahari yang dibutuhkan dalam keadaan darurat iklim,\u201d kata Takada.<\/p>\n\n<p>Pada tanggal 8 Juni 2023, terdapat 1.335.381 meter kubik air limbah radioaktif yang disimpan dalam tangki[1], namun karena kegagalan teknologi pemrosesan ALPS (Advanced Liquid Processing System), sekitar 70% air ini harus diolah kembali. .&nbsp;Para ilmuwan telah memperingatkan bahwa risiko radiologi dari pembuangan tersebut belum sepenuhnya dinilai, dan dampak biologis dari tritium, karbon-14, strontium-90 dan yodium-129, yang akan dilepaskan dalam pembuangan tersebut, telah diabaikan.[2]&nbsp;<\/p>\n\n<p>Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mendukung rencana Jepang untuk melakukan pelepasan.&nbsp;Namun, IAEA telah gagal menyelidiki pengoperasian ALPS, mengabaikan sepenuhnya puing-puing bahan bakar radioaktif tinggi yang mencair dan terus mencemari air tanah setiap hari \u2013 hampir 1000 meter kubik setiap sepuluh hari.&nbsp;Selain itu, rencana pembuangan tersebut telah gagal melakukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan yang komprehensif, sebagaimana disyaratkan oleh kewajiban hukum internasionalnya, mengingat terdapat risiko kerugian lintas batas yang signifikan terhadap negara-negara tetangga.&nbsp;IAEA tidak bertugas melindungi lingkungan laut global namun tidak boleh mendorong suatu negara untuk melanggarnya.<\/p>\n\n<p>\u201cMitos yang beredar adalah bahwa pelepasan muatan listrik diperlukan untuk dekomisioning.&nbsp;Namun pemerintah Jepang sendiri mengakui bahwa terdapat cukup ruang penyimpanan air di Fukushima Daiichi.[3]&nbsp;Penyimpanan jangka panjang akan memperlihatkan peta jalan dekomisioning pemerintah yang ada saat ini sebagai sebuah kelemahan, namun hal itulah yang perlu dilakukan.&nbsp;Pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi masih berada dalam krisis, menimbulkan bahaya yang unik dan parah, dan tidak ada rencana yang kredibel untuk menonaktifkannya,\u201d tegas Shaun Burnie, Spesialis Nuklir Senior di Greenpeace Asia Timur.<\/p>\n\n<p>Negara-negara anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, serta Pelapor Khusus PBB, menentang dan mengkritik rencana pemulangan Jepang.[4]&nbsp;Rencana pemulangan Jepang juga mengabaikan resolusi Dewan Hak Asasi Manusia 48\/13 yang inovatif, yang pada tahun 2021 menetapkan bahwa memiliki lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan merupakan hak asasi manusia.[5]&nbsp;Selain itu, Jepang telah gagal mematuhi kewajiban hukumnya berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS), untuk melindungi lingkungan laut termasuk persyaratan hukumnya untuk melakukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan yang komprehensif terhadap pembuangan ke Samudera Pasifik. mengingat risiko kerugian lintas batas yang signifikan terhadap negara-negara tetangga.[6]<\/p>\n\n<p>\u201cAlih-alih terlibat dalam perdebatan yang jujur \u200b\u200bmengenai kenyataan ini, pemerintah Jepang malah memilih solusi yang salah \u2013 melalui pencemaran radioaktif yang disengaja selama beberapa dekade terhadap lingkungan laut \u2013 pada saat lautan di dunia sedang menghadapi tekanan dan tekanan yang sangat besar.&nbsp;Ini adalah tindakan kebiadaban yang melanggar hak asasi manusia masyarakat dan komunitas di Fukushima, dan prefektur tetangga lainnya serta kawasan Asia-Pasifik yang lebih luas,\u201d kata Burnie.<\/p>\n\n<p><strong>BERAKHIR<\/strong><\/p>\n\n<p><strong>Catatan<\/strong><\/p>\n\n<p>[1]&nbsp;<a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/translate.google.com\/website?sl=en&amp;tl=id&amp;hl=en&amp;client=webapp&amp;u=https:\/\/www.tepco.co.jp\/en\/decommission\/progress\/watertreatment\/alps01\/index-e.html\" target=\"_blank\">Portal air TEPCO<\/a>&nbsp;per 8 Juni 2023 \u2013 meningkat 4.437 meter kubik sejak 20 April 2023.<\/p>\n\n<p>[2] Penentangan terhadap pembuangan tersebut antara lain Asosiasi Laboratorium Kelautan Nasional AS (NAML) yang terdiri dari 100 lembaga ilmu kelautan terkemuka di Amerika Serikat menyatakan \u201cUsulan pelepasan air yang terkontaminasi ini merupakan masalah lintas batas dan lintas generasi yang menjadi perhatian bagi kesehatan. ekosistem laut dan mereka yang hidup dan penghidupannya bergantung pada ekosistem tersebut.\u201d&nbsp;\u2013 Desember 2022<a href=\"https:\/\/translate.google.com\/website?sl=en&amp;tl=id&amp;hl=en&amp;client=webapp&amp;u=https:\/\/www.naml.org\/policy\/documents\/2022-12-12%2520Position%2520Paper,%2520Release%2520of%2520Radioactively%2520Contaminated%2520Water%2520into%2520the%2520Ocean.pdf\">&nbsp;<\/a><\/p>\n\n<p>[3] METI, \u201c&nbsp;<a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/translate.google.com\/website?sl=en&amp;tl=id&amp;hl=en&amp;client=webapp&amp;u=https:\/\/www.meti.go.jp\/english\/earthquake\/nuclear\/decommissioning\/pdf\/20200210_alps.pdf\" target=\"_blank\">Subkomite Penanganan Laporan Air yang Diolah ALPS<\/a>&nbsp;\u201d 10 Februari 2020 (Terjemahan Sementara)<\/p>\n\n<p>[4]&nbsp;<a href=\"https:\/\/translate.google.com\/website?sl=en&amp;tl=id&amp;hl=en&amp;client=webapp&amp;u=https:\/\/www.ohchr.org\/EN\/NewsEvents\/Pages\/DisplayNews.aspx?NewsID%3D27000%26LangID%3DE\">Jepang: Pakar PBB mengatakan sangat kecewa dengan keputusan membuang air Fukushima |&nbsp;OHCHR<\/a><\/p>\n\n<p>[5] PBB, Majelis Umum PBB menyatakan akses terhadap lingkungan yang bersih dan sehat sebagai hak asasi manusia universal, 28 Juli 2022.<\/p>\n\n<p>[6] \u201c&nbsp;<a href=\"https:\/\/translate.google.com\/website?sl=en&amp;tl=id&amp;hl=en&amp;client=webapp&amp;u=https:\/\/www.koreatimes.co.kr\/www\/nation\/2020\/07\/371_285553.html\">Rencana Jepang untuk air radioaktif melanggar hukum internasional<\/a>&nbsp;\u201d, Duncan EJ Currie dan Shaun Burnie, Juli 2021&nbsp;<br><br>Untuk survei radiasi Greenpeace selama sepuluh tahun, lihat \u201c&nbsp;<a href=\"https:\/\/www-greenpeace-org.translate.goog\/static\/planet4-japan-stateless\/2021\/03\/ff71ab0b-finalfukushima2011-2020_web.pdf?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=en&amp;_x_tr_pto=wapp\">Fukushima 2011-2020<br><br><\/a>&nbsp;Untuk analisis mengenai dekomisioning Fukushima Daiichi, lihat laporan \u201c&nbsp;<a href=\"https:\/\/www-greenpeace-org.translate.goog\/static\/planet4-japan-stateless\/2021\/03\/20cf92ab-decomrep_final2.pdf?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=en&amp;_x_tr_pto=wapp\">Decommissioning of the Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi Dari Plan-A ke Plan-B Sekarang, dari Plan-B ke Plan-C<\/a>&nbsp;dan pengarahan Greenpeace \u201c&nbsp;<a href=\"https:\/\/www-greenpeace-org.translate.goog\/static\/planet4-japan-stateless\/2021\/03\/8323f3ca-gpsummary_decommissioning_eng.pdf?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=en&amp;_x_tr_pto=wapp\">Penonaktifan Fukushima Daiichi Saatnya untuk rencana strategis jangka panjang yang baru<\/a>&nbsp;\u201c&nbsp;<br><br>Untuk latar belakang rinci mengenai pelepasan yang direncanakan, lihat \u201c&nbsp;<a href=\"https:\/\/www-greenpeace-org.translate.goog\/static\/planet4-japan-stateless\/2020\/10\/5e303093-greenpeace_stemmingthetide2020_fukushima_radioactive_water_crisis_en_final.pdf?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=en&amp;_x_tr_pto=wapp\">Membendung pasang 2020: Realitas krisis air radioaktif Fukushima<\/a>&nbsp;\u201d, Greenpeace Asia Timur, Oktober 2020<\/p>\n\n<p><strong>Kontak<\/strong><\/p>\n\n<p>Mitsuhisa Kawase, Pejabat Komunikasi Senior, Greenpeace Jepang,&nbsp;<a href=\"https:\/\/www-greenpeace-org.translate.goog\/cdn-cgi\/l\/email-protection?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=en&amp;_x_tr_pto=wapp#7815110c0b0d10110b195613190f190b1d381f0a1d1d16081d191b1d56170a1f\">mitsuhisa.kawase@greenpeace.org<\/a>&nbsp;, +81 (0)70-3195-4165<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tokyo \u2013 Greenpeace Jepang mengkritik pengumuman pemerintah Jepang mengenai tanggal mulai pembuangan air radioaktif dari stasiun nuklir Fukushima Daiichi ke Samudera Pasifik.<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":56958,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[35,24,6],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-56957","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ciptakan-perubahan","tag-50-tahun","tag-aktivisme","tag-iklim","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tokyo \u2013 Greenpeace Jepang mengkritik pengumuman pemerintah Jepang mengenai tanggal mulai pembuangan air radioaktif dari stasiun nuklir Fukushima Daiichi ke Samudera Pasifik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-26T08:39:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-08-26T08:41:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/08\/b8996837-gp1su7th.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Afif\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Afif\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/\"},\"author\":{\"name\":\"Afif\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280\"},\"headline\":\"Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima\",\"datePublished\":\"2023-08-26T08:39:03+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-26T08:41:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/\"},\"wordCount\":977,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"50 Tahun\",\"Aktivisme\",\"Iklim\"],\"articleSection\":[\"Ciptakan Perubahan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/\",\"name\":\"Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-08-26T08:39:03+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-26T08:41:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280\",\"name\":\"Afif\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c\",\"caption\":\"Afif\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/asaputra\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima - Greenpeace Indonesia","og_description":"Tokyo \u2013 Greenpeace Jepang mengkritik pengumuman pemerintah Jepang mengenai tanggal mulai pembuangan air radioaktif dari stasiun nuklir Fukushima Daiichi ke Samudera Pasifik.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2023-08-26T08:39:03+00:00","article_modified_time":"2023-08-26T08:41:44+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/08\/b8996837-gp1su7th.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Afif","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Afif","Est. reading time":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/"},"author":{"name":"Afif","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280"},"headline":"Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima","datePublished":"2023-08-26T08:39:03+00:00","dateModified":"2023-08-26T08:41:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/"},"wordCount":977,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["50 Tahun","Aktivisme","Iklim"],"articleSection":["Ciptakan Perubahan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/","name":"Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2023-08-26T08:39:03+00:00","dateModified":"2023-08-26T08:41:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/56957\/jepang-mengumumkan-tanggal-pelepasan-air-radioaktif-fukushima\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280","name":"Afif","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c","caption":"Afif"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/asaputra\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56957","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56957"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56957\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56959,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56957\/revisions\/56959"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56957"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56957"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56957"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=56957"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}