{"id":57871,"date":"2024-01-24T12:07:40","date_gmt":"2024-01-24T05:07:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=57871"},"modified":"2025-06-23T21:52:49","modified_gmt":"2025-06-23T14:52:49","slug":"mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/","title":{"rendered":"MK Tetapkan\u00a0 Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n<p><em>Jakarta, 24 Januari 2024<\/em> \u2013 Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam <em>judicial review (<\/em>JR<em>)<\/em> Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), yang terdaftar dalam perkara Nomor 127\/PUU-XXI\/2023 [1] pada Senin (22\/1\/2024). Ketetapan itu diambil lewat rapat permusyawaratan hakim pada 10 Januari lalu.<\/p>\n\n<p>\u201cMenetapkan Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia sebagai Pihak Terkait dalam perkara dimaksud, untuk didengar keterangannya dalam persidangan,\u201d kata panitera Mahkamah Konstitusi, Muhidin, lewat <a href=\"https:\/\/s.mkri.id\/simpp\/ds\/65ae4d75bba7b.pdf\">keterangan tertulisnya<\/a>. [2]<\/p>\n\n<p>\u201cMahkamah akan menjadwalkan persidangan dengan agenda mendengar keterangan Pihak Terkait,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/01\/bedce9ac-20240122_142939-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-57875\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/01\/bedce9ac-20240122_142939-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/01\/bedce9ac-20240122_142939-300x225.jpeg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/01\/bedce9ac-20240122_142939-768x576.jpeg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/01\/bedce9ac-20240122_142939-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/01\/bedce9ac-20240122_142939-2048x1536.jpeg 2048w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/01\/bedce9ac-20240122_142939-1821x1366.jpeg 1821w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/01\/bedce9ac-20240122_142939-453x340.jpeg 453w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n<p>Kuasa hukum TAPMI, Jeanny Silvia Sari Sirait, mengaku para perwakilan organisasi yang ditetapkan sebagai Pihak Terkait siap untuk memberikan keterangan di Mahkamah Konstitusi sesuai jadwal yang ditentukan. Kata dia, TAPMI merasa perlu untuk memberikan pandangannya agar hakim menolak <em>judicial review<\/em> tersebut.<\/p>\n\n<p>\u201cPara Pihak Terkait ingin memastikan bahwa para hakim Mahkamah Konstitusi untuk tetap melindungi awak kapal migran sebagaimana diatur dalam UU PPMI, khususnya Pasal 4 ayat (1) huruf c,\u201d kata Jeanny.<\/p>\n\n<p>\u201cKami juga menyambut baik dan mengapresiasi keterangan dan jawaban tegas yang disampaikan oleh Pemerintah menolak dalil-dalil yang disampaikan pihak pemohon pada sidang lanjutan Senin, 22 Januari 2024 lalu, [3]\u201d lanjut Jeanny.<\/p>\n\n<p>Sebelumnya, TAPMI\u2014yang terdiri dari sembilan perwakilan organisasi pelaut dan organisasi masyarakat sipil\u2014mengajukan permohonan sebagai Pihak Terkait pada <a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57531\/sembilan-organisasi-pelaut-masyarakat-sipil-ajukan-permohonan-pihak-terkait-jr-uu-pelindungan-pekerja-migran-ke-mk\/\">20 November<\/a> 2023 lalu.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Sembilan perwakilan organisasi pelaut niaga, pelaut perikanan, dan organisasi masyarakat sipil tersebut tergabung dalam Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI), yang terdiri dari: Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Serikat Awak Kapal Transportasi Indonesia (SAKTI), Serikat Awak Kapal Perikanan Bersatu Sulawesi Utara (SAKTI Sulut), Serikat Pelaut Sulawesi Utara (SPSU), Pelaut Borneo Bersatu (PBB), Serikat Pelaut Bulukumba (SPB), Greenpeace Indonesia, Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI), dan Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia.<\/p>\n\n<p>Pengajuan ini dilatarbelakangi oleh permohonan <em>judicial review<\/em> UU PPMI yang diajukan oleh Asosiasi Pekerja Perikanan Indonesia (AP2I), Untung Dihako (Perorangan) dan <em>manning agency<\/em> PT Mirana Nusantara Indonesia. Pokok permohonan dalam pengujian materiilnya adalah Pasal 4 ayat (1) huruf c, yang mengatur bahwa <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/64508\/uu-no-18-tahun-2017\">pelaut awak kapal dan pelaut perikanan<\/a> termasuk pekerja migran Indonesia. Mereka meminta agar klausul tersebut dihapus.<\/p>\n\n<p>Para Pemohon <a href=\"https:\/\/www.mkri.id\/index.php?page=web.Berita&amp;id=19646\">mengklaim<\/a>, efek dari pasal tersebut mengakibatkan jaminan perlindungan serta hak bagi pelaut awak kapal dan pelaut perikanan yang telah diformulasikan pada peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pelayaran tidak dapat diaplikasikan.<\/p>\n\n<p>Namun, menurut TAPMI, jika klausul tersebut dihapus akan merugikan pekerja migran di sektor&nbsp; kemaritiman dan perikanan, baik pelaut kapal niaga maupun kapal perikanan yang bekerja di kapal berbendera asing. Kata Sekretaris Jenderal SAKTI, Syofyan, penghapusan klausul tersebut akan membuat pelaut Indonesia di kapal asing bekerja tanpa payung hukum yang melindungi, karena UU No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran tidak mengakomodir dengan jelas pelindungan pelaut Indonesia yang bekerja di atas kapal asing yang beroperasi di luar wilayah yurisdiksi perairan Indonesia.<\/p>\n\n<p>Ketua Umum SBMI, Hariyanto, menekankan bahwa UU PPMI memberi kepastian pelindungan hukum bagi Awak Kapal Migran dan merupakan hasil perjuangan panjang karena sebelumnya ada kekosongan hukum. Dengan diakomodirnya Awak Kapal Migran dalam UU 18\/2017 terdapat kepastian pelindungan hukum, ekonomi, dan sosial.<\/p>\n\n<p>***<\/p>\n\n<p><strong><em>Narahubung:<\/em><\/strong><\/p>\n\n<p>Tim Kuasa Hukum TAPMI, Jeanny Silvia Sari Sirait (0858-1042-3390)<\/p>\n\n<p>Tim Kampanye &amp; Komunikasi TAPMI, Haris Prabowo (0878-8706-4112)<\/p>\n\n<p><strong><em>Tambahan Informasi:<\/em><\/strong><\/p>\n\n<p>[1] Lihat tracking JR nomor perkara 127\/PUU-XXI\/2023 di sini: <a href=\"https:\/\/tracking.mkri.id\/index.php?page=web.TrackPerkara&amp;id=127%2FPUU-XXI%2F2023\">https:\/\/tracking.mkri.id\/index.php?page=web.TrackPerkara&amp;id=127%2FPUU-XXI%2F2023<\/a>&nbsp;<\/p>\n\n<p>[2] Lihat pemberitahuan dan ketetapan MK di sini: <a href=\"https:\/\/s.mkri.id\/simpp\/ds\/65ae4d75bba7b.pdf\">https:\/\/s.mkri.id\/simpp\/ds\/65ae4d75bba7b.pdf<\/a>&nbsp;<\/p>\n\n<p>[3] Lihat rekaman sidang MK nomor perkara 127\/PUU-XXI\/2023 tanggal 22 Januari 2024 di sini: <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/live\/4IbgvljqGIM?si=KoHzv4S2U1vokSV0\">https:\/\/www.youtube.com\/live\/4IbgvljqGIM?si=KoHzv4S2U1vokSV0<\/a>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MK Tetapkan&nbsp; Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":57875,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[24,20],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-57871","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ciptakan-perubahan","tag-aktivisme","tag-laut","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>MK Tetapkan\u00a0 Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"MK Tetapkan\u00a0 Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MK Tetapkan&nbsp; Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-24T05:07:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-23T14:52:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/01\/bedce9ac-20240122_142939-scaled.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Afif\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Afif\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/\"},\"author\":{\"name\":\"Afif\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280\"},\"headline\":\"MK Tetapkan\u00a0 Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI\",\"datePublished\":\"2024-01-24T05:07:40+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T14:52:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/\"},\"wordCount\":578,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Aktivisme\",\"Laut\"],\"articleSection\":[\"Ciptakan Perubahan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/\",\"name\":\"MK Tetapkan\u00a0 Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-01-24T05:07:40+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T14:52:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"MK Tetapkan\u00a0 Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280\",\"name\":\"Afif\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c\",\"caption\":\"Afif\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/asaputra\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"MK Tetapkan\u00a0 Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"MK Tetapkan\u00a0 Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI - Greenpeace Indonesia","og_description":"MK Tetapkan&nbsp; Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2024-01-24T05:07:40+00:00","article_modified_time":"2025-06-23T14:52:49+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1920,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/01\/bedce9ac-20240122_142939-scaled.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Afif","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Afif","Est. reading time":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/"},"author":{"name":"Afif","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280"},"headline":"MK Tetapkan\u00a0 Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI","datePublished":"2024-01-24T05:07:40+00:00","dateModified":"2025-06-23T14:52:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/"},"wordCount":578,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Aktivisme","Laut"],"articleSection":["Ciptakan Perubahan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/","name":"MK Tetapkan\u00a0 Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2024-01-24T05:07:40+00:00","dateModified":"2025-06-23T14:52:49+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/57871\/mk-tetapkan-tim-advokasi-pelaut-migran-indonesia-tapmi-sebagai-pihak-terkait-dalam-jr-uu-ppmi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"MK Tetapkan\u00a0 Tim Advokasi Pelaut Migran Indonesia (TAPMI) sebagai Pihak Terkait dalam JR UU PPMI"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280","name":"Afif","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c","caption":"Afif"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/asaputra\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57871","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57871"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57871\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63361,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57871\/revisions\/63361"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57875"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57871"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57871"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57871"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=57871"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}