{"id":62268,"date":"2025-02-24T14:12:12","date_gmt":"2025-02-24T07:12:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=62268"},"modified":"2025-06-23T21:47:22","modified_gmt":"2025-06-23T14:47:22","slug":"greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/","title":{"rendered":"Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n<p><strong>Jakarta, 24 Februari 2025 &#8211; <\/strong>Greenpeace Indonesia mendesak kepala daerah di wilayah Jabodetabek yang baru dilantik untuk fokus menyelesaikan permasalahan beban sosial dan ekonomi masyarakat yang berkaitan erat dengan krisis iklim dan lingkungan.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Hampir seluruh kota besar di Indonesia berada di kawasan pesisir, termasuk Jakarta dan wilayah penopangnya saat ini berada di garis depan dampak krisis iklim. Berbagai masalah terkait lingkungan dan iklim kerap melanda wilayah ini. Hal ini pun dapat mengancam kehidupan sehari-hari warga Jabodetabek dan kawasan pesisir lainnya, lantaran mengganggu akses mereka ke kebutuhan dasar seperti udara bersih, air bersih, dan pangan.&nbsp;<br><\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"642\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/10\/f3f63d69-gp1suvr8-1024x642.jpg\" title=\"Jakarta Cityscape. \u00a9 Greenpeace\" alt=\"Jakarta Cityscape. \u00a9 Greenpeace\" class=\"wp-image-59671\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/10\/f3f63d69-gp1suvr8-1024x642.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/10\/f3f63d69-gp1suvr8-300x188.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/10\/f3f63d69-gp1suvr8-768x481.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/10\/f3f63d69-gp1suvr8-510x320.jpg 510w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/10\/f3f63d69-gp1suvr8.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">An aerial photo of Jakarta&#8217;s skyline with building and skyscrapers and in the background the Salak mountain.<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p><\/p>\n\n<p>\u201cSetidaknya ada lima masalah iklim dan lingkungan yang harus menjadi fokus bagi para kepala daerah baru di Jabodetabek, yakni polusi udara, banjir dan kekeringan, minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH), kenaikan permukaan air laut, dan perluasan pulau panas perkotaan (<em>urban heat island<\/em>). Kelima masalah ini memberikan dampak signifikan bagi kenyamanan dan keamanan hidup warga, serta dampak buruk bagi perekonomian daerah,\u201d ujar Jeanny Sirait, Juru Kampanye Sosial dan Ekonomi Greenpeace Indonesia.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Sepanjang tahun 2024 misalnya, polusi udara masih menjadi permasalahan utama di jabodetabek. Di awal tahun, sebagian wilayah jabodetabek terindikasi memiliki kualitas udara yang \u201ctidak sehat\u201d untuk dihirup makhluk hidup.&nbsp; Salah satu sumber dari polusi udara di Jabodetabek adalah PLTU batubara. Permasalahan yang melibatkan kebijakan antar wilayah ini tidak juga mampu diselesaikan karena absennya koordinasi politik antar pemerintah daerah. Padahal, polusi udara diperkirakan mengakibatkan 2.500 kematian prematur dan kerugian sebesar Rp 5,1 triliun per tahun di wilayah Jabodetabek.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Polusi udara yang melanda Jabodetabek pun memiliki kaitan erat dengan minimnya RTH di wilayah ini. Ruang terbuka hijau di Jakarta hingga 2023 masih mencakup 5,2 persen dari total wilayah kota, sementara Tangerang Selatan hanya memiliki 8,5 persen RTH. Luasan RTH di kedua kota tersebut masih jauh dari standar ideal sebesar 30 persen sehingga berdampak buruk terhadap kualitas udara, peningkatan suhu, serta memperburuk dampak krisis iklim.<\/p>\n\n<p>\u201cPadahal, tanaman pada RTH dapat membantu penyerapan karbon dioksida yang menjadi salah satu pemicu polusi udara, dan fungsi lahan terbuka hijau dapat meningkatkan wilayah resapan air yang akan sangat membantu pada musim penghujan dan musim kemarau,\u201d ujar Jeanny.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Di sisi lain, RTH juga dapat membantu menurunkan suhu dan mencegah perluasan pulau panas perkotaan (<em>urban heat island<\/em>). Pembangunan pesat dan konversi lahan vegetasi menjadi properti yang tidak terencana, dan tidak sesuai dengan daya dukung kota memperluas lahan gersang sehingga meningkatkan suhu di wilayah perkotaan. Di Jabodetabek, fenomena ini telah meluas ke arah kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi dan membuat suhu kawasan perkotaan <a href=\"https:\/\/www.kompas.id\/baca\/english\/2023\/10\/09\/pulau-panas-perkotaan-jabodetabek-meluas-seiring-alih-fungsi-lahan-ke-pinggiran?open_from=Translator_Mark\">3-6 derajat celsius lebih tinggi dibanding kawasan perdesaan<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Sementara itu, cuaca ekstrem akibat krisis iklim menyebabkan wilayah Jabodetabek mengalami banjir saat curah hujan tinggi, dan kekeringan di musim kemarau panjang. Banjir yang melanda Jakarta setiap tahun melumpuhkan perekonomian dan diperkirakan mengakibatkan kerugian sebesar Rp 2,1 triliun per tahun. Sementara itu, kekeringan yang melanda di kala musim kemarau panjang membuat <a href=\"https:\/\/www.metrotvnews.com\/play\/kewCavBA-petani-di-bekasi-merugi-puluhan-juta-akibat-kekeringan\">petani di Bekasi menanggung rugi hingga puluhan jutaan rupiah<\/a>, dan meningkatkan pengeluaran warga menengah ke bawah akibat harus membeli air bersih seharga Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per jeriken. Hal ini menunjukan kerentanan kelompok masyarakat menengah ke bawah di Jabodetabek yang harus mengeluarkan biaya lebih untuk memenuhi kebutuhan dasar, salah satunya air bersih.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n<p>Sebagai wilayah yang sebagian besar berada di pesisir, Jabodetabek pun rentan terhadap kenaikan permukaan air laut yang dapat menenggelamkan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil akibat banjir rob dan abrasi. Kedua fenomena tersebut juga dapat merusak infrastruktur dan mengancam kehidupan masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Khusus di wilayah Jakarta, permukaan tanah terus menurun rata-rata 5cm\/tahun. Wilayah utara Jakarta bahkan tercatat menurun sebanyak 7,44 hingga 8,47 cm\/tahun. Wilayah lain yang menghadapi kerentanan lebih buruk akibat kenaikan permukaan air laut adalah wilayah Kepulauan Seribu. Kenaikan permukaan laut terus mengikis bibir pantai dan menyebabkan abrasi di pinggiran pulau dengan luas lebih dari 42 hektar di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Jika hal ini terus terjadi, Pulau Pari beserta permukiman warga diperkirakan akan tenggelam dalam beberapa tahun ke depan.&nbsp;<\/p>\n\n<p>\u201cMasalah-masalah ini tentu berdampak pada kerentanan sosial, memperparah kemiskinan, dan memperburuk ketidakadilan sosial dan ekonomi di wilayah Jabodetabek. Masyarakat miskin, kelompok menengah dan kelompok rentan di wilayah ini jadi kelompok yang akan merasakan dampak paling parah karena keterbatasan kemampuan mereka untuk beradaptasi dan memitigasi krisis iklim. Kepala daerah memiliki peran sentral dalam mengatasi masalah ini demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui ketahanan dan keadilan iklim di perkotaan,\u201d tutup Jeanny.&nbsp;<\/p>\n\n<p><strong>Kontak media:<\/strong><\/p>\n\n<p>Jeanny Sirait, Juru Kampanye Isu Sosial dan Ekonomi Greenpeace Indonesia, +62 858-1042-3390<\/p>\n\n<p>Rahka Susanto, Juru Kampanye Komunikasi Greenpeace Indonesia, +62 811-1098-815<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Greenpeace Indonesia mendesak kepala daerah di wilayah Jabodetabek yang baru dilantik untuk fokus menyelesaikan permasalahan beban sosial dan ekonomi masyarakat yang berkaitan erat dengan krisis iklim dan lingkungan.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":59671,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0","p4_og_description":"Jakarta, 24 Februari 2025 - Greenpeace Indonesia mendesak kepala daerah di wilayah Jabodetabek yang baru dilantik untuk fokus menyelesaikan permasalahan beban sosial dan ekonomi masyarakat yang berkaitan erat dengan krisis iklim dan lingkungan.\u00a0Jakarta, 24 Februari 2025 - Greenpeace Indonesia mendesak kepala daerah di wilayah Jabodetabek yang baru dilantik untuk fokus menyelesaikan permasalahan beban sosial dan ekonomi masyarakat yang berkaitan erat dengan krisis iklim dan lingkungan.\u00a0","p4_og_image":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/10\/f3f63d69-gp1suvr8.jpg","p4_og_image_id":"59671","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[61,62],"tags":[34],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-62268","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-dan-cerita","category-siaran-pers","tag-kota","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0 - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Greenpeace Indonesia mendesak kepala daerah di wilayah Jabodetabek yang baru dilantik untuk fokus menyelesaikan permasalahan beban sosial dan ekonomi masyarakat yang berkaitan erat dengan krisis iklim dan lingkungan.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0 - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Greenpeace Indonesia mendesak kepala daerah di wilayah Jabodetabek yang baru dilantik untuk fokus menyelesaikan permasalahan beban sosial dan ekonomi masyarakat yang berkaitan erat dengan krisis iklim dan lingkungan.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-24T07:12:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-23T14:47:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/10\/f3f63d69-gp1suvr8.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"752\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Afif\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Afif\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/\"},\"author\":{\"name\":\"Afif\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280\"},\"headline\":\"Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0\",\"datePublished\":\"2025-02-24T07:12:12+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T14:47:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/\"},\"wordCount\":768,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Kota\"],\"articleSection\":[\"Kabar dan Cerita\",\"Siaran Pers\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/\",\"name\":\"Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0 - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-02-24T07:12:12+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T14:47:22+00:00\",\"description\":\"Greenpeace Indonesia mendesak kepala daerah di wilayah Jabodetabek yang baru dilantik untuk fokus menyelesaikan permasalahan beban sosial dan ekonomi masyarakat yang berkaitan erat dengan krisis iklim dan lingkungan.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280\",\"name\":\"Afif\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c\",\"caption\":\"Afif\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/asaputra\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0 - Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace Indonesia mendesak kepala daerah di wilayah Jabodetabek yang baru dilantik untuk fokus menyelesaikan permasalahan beban sosial dan ekonomi masyarakat yang berkaitan erat dengan krisis iklim dan lingkungan.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0 - Greenpeace Indonesia","og_description":"Greenpeace Indonesia mendesak kepala daerah di wilayah Jabodetabek yang baru dilantik untuk fokus menyelesaikan permasalahan beban sosial dan ekonomi masyarakat yang berkaitan erat dengan krisis iklim dan lingkungan.\u00a0","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2025-02-24T07:12:12+00:00","article_modified_time":"2025-06-23T14:47:22+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":752,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2024\/10\/f3f63d69-gp1suvr8.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Afif","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Afif","Est. reading time":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/"},"author":{"name":"Afif","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280"},"headline":"Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0","datePublished":"2025-02-24T07:12:12+00:00","dateModified":"2025-06-23T14:47:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/"},"wordCount":768,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Kota"],"articleSection":["Kabar dan Cerita","Siaran Pers"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/","name":"Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0 - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2025-02-24T07:12:12+00:00","dateModified":"2025-06-23T14:47:22+00:00","description":"Greenpeace Indonesia mendesak kepala daerah di wilayah Jabodetabek yang baru dilantik untuk fokus menyelesaikan permasalahan beban sosial dan ekonomi masyarakat yang berkaitan erat dengan krisis iklim dan lingkungan.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62268\/greenpeace-desak-kepala-daerah-jabodetabek-yang-baru-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-dengan-fokus-atasi-masalah-lingkungan-dan-iklim\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Greenpeace Desak Kepala Daerah Jabodetabek yang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fokus Atasi Masalah Lingkungan dan Iklim\u00a0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280","name":"Afif","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c","caption":"Afif"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/asaputra\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62268","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62268"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62268\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63229,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62268\/revisions\/63229"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59671"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62268"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62268"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62268"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=62268"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}