{"id":62894,"date":"2025-05-08T21:16:37","date_gmt":"2025-05-08T14:16:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=62894"},"modified":"2025-06-23T21:46:28","modified_gmt":"2025-06-23T14:46:28","slug":"penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/","title":{"rendered":"Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><em>Siaran Pers Inisiasi Sumatera Selatan Penggugat Asap (ISSPA)<\/em><\/strong><\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/8ba84f79-dsc04253-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-62895\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/8ba84f79-dsc04253-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/8ba84f79-dsc04253-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/8ba84f79-dsc04253-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/8ba84f79-dsc04253-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/8ba84f79-dsc04253-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/8ba84f79-dsc04253-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Experts testified at Palembang District Court on May 8 , 2025. Muhammad Dimyati, a sattelite imagery expert, confirmed Greenpeace Indonesia&#8217;s spatial analysis of the burned area in the concessions of PT Bumi Mekar Hijau, PT Bumi Andalas Permai, and PT Sebangun Bumi Andalas (SBA) Wood Industries\u2014three timber companies under the control of Asia Pulp and Paper (Sinar Mas Group). Meanwhile, peatland expert Asmadi Saad explained that chronic peatland fires happened due to companies&#8217; negligence. <div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Abriansyah Liberto\/Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p><strong>Palembang, 8 Mei 2025. <\/strong>Perjalanan sidang gugatan kasus kabut asap yang diajukan sebelas warga Sumatera Selatan hampir memasuki babak akhir. Pihak penggugat menghadirkan dua saksi ahli pamungkas, yakni Muhammad Dimyati, guru besar di bidang ilmu penginderaan jauh dan lingkungan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, dan Asmadi Saad, ahli gambut dari Fakultas Pertanian Universitas Jambi, di Pengadilan Negeri Palembang. <\/p>\n\n<p>Para ahli memberikan keterangan ihwal kerusakan lahan gambut yang berujung pada kabut asap di wilayah konsesi PT Bumi Mekar Hijau, PT Bumi Andalas Permai, dan PT Sebangun Bumi Andalas (SBA) Wood Industries\u2013tiga perusahaan kayu <a href=\"https:\/\/connect.fsc.org\/media\/app-corporate-group-list-july-2024\">di bawah kontrol<\/a> Asia Pulp and Paper (Grup Sinar Mas).<\/p>\n\n<p>Dimyati memaparkan kejadian kabut asap tahun 2015, 2019, dan 2023 dari areal konsesi tergugat di Sumatera Selatan yang terlihat dari citra satelit. Selain itu, Dimyati juga menunjukkan arah angin yang membawa kabut asap kebakaran gambut akibat aktivitas pengeringan lahan gambut sepanjang tahun 2000-2020. \u201cDengan pendekatan spasial, sebaran dan pola kabut asap, atau dampak dari kebakaran gambut dapat dengan mudah dilihat,\u201d kata Dimyati.<\/p>\n\n<p>Ia memaparkan, dengan analisis spasial, dapat dilihat bahwa luas area terbakar di tiga konsesi korporasi itu mencapai 473 ribu hektare, atau setara 92 persen dari total areal terbakar di KHG SSSL dalam kurun 2001-2020. Dari angka tersebut, sebanyak 46 persen di antaranya atau 217 ribu hektare terjadi dalam periode 2015-2020. Kebakaran berulang terjadi setidaknya di area seluas 175 ribu hektare. Alih fungsi lahan gambut menjadi kebun hutan tanaman industri (HTI) jelas berdampak mengikis keanekaragaman hayati dan cadangan karbon, yang ujungnya berdampak memperparah krisis iklim.<\/p>\n\n<p>Sementara itu, Asmadi Saad berargumen bahwa kebakaran lahan gambut berulang dapat terjadi atas kelalaian di sisi pemilik lahan yang abai, sehingga tidak segera melakukan pemulihan atas area yang terbakar. Di akhir kesaksiannya, Asmadi berpesan, \u201cJanganlah kita menilai gambut dari nilai hasil tanamannya saja, tetapi lihatlah juga kerugian dari hilangnya biodiversitas gambut yang berpotensi memperparah krisis iklim. Jika ada yang tidak bisa menerima bahwa gambut ada kaitannya dengan iklim, maka mereka salah.\u201d<\/p>\n\n<p>Mewakili kepentingan lingkungan hidup yang terdampak, Greenpeace Indonesia maju sebagai penggugat intervensi dalam perkara ini. Greenpeace Indonesia meminta majelis hakim menghukum ketiga tergugat untuk memulihkan lahan gambut yang rusak di lahan konsesi mereka. Organisasi ini juga memohon hakim memerintahkan para tergugat untuk menjamin bahwa pengeringan gambut, kebakaran lahan, dan penyebaran kabut asap dari dalam dan sekitar areal izin mereka tak akan terjadi lagi di masa depan.<\/p>\n\n<p>\u201cIni adalah momen krusial bagi para penggugat sebelum menghadapi putusan yang akan datang. Kita tidak boleh lengah mengawal perkembangan gugatan kabut asap ini, karena kemenangan atas gugatan ini tidak hanya merupakan kemenangan bagi para penggugat dan korban yang terdampak, tetapi juga akan menjadi kemenangan bagi lingkungan hidup,\u201d kata Belgis Habiba, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia.<\/p>\n\n<p>Dukungan bagi korban kabut asap juga mengalir dari berbagai lembaga dan ahli yang mengirimkan <em>amicus curiae<\/em> kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Palembang, di antaranya Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), PP Muhammadiyah, Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM), Satya Bumi, Indonesian Center of Environmental Law (ICEL), serta Linda Yanti Sulistiawati, dosen hukum lingkungan dari Fakultas Hukum UGM yang pernah menjadi perwakilan Indonesia pada Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC). <\/p>\n\n<p>Dalam suratnya, Komnas HAM menyatakan bahwa kegagalan perusahaan dalam melakukan pencegahan, mitigasi, dan remediasi atas dampak negatif dari aktivitas bisnis mereka merupakan bentuk nyata pengabaian terhadap prinsip internasional mengenai tanggung jawab korporasi terhadap hak asasi manusia.<\/p>\n\n<p><strong>Catatan Editor:&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n<p>[1] PT BMH, PT BAP, dan PT SBA Wood Industries tercatat dalam daftar <a href=\"https:\/\/connect.fsc.org\/media\/app-corporate-group-list-july-2024\">APP Business Group<\/a> di dokumen proses pengajuan aplikasi perusahaan untuk masuk kembali ke standar sertifikasi Forest Stewardship Council (FSC).<\/p>\n\n<p>[2] Foto dan video dapat diunduh di tautan <a href=\"https:\/\/media.greenpeace.org\/shoot\/27MZIFJV4SN2D\">berikut<\/a>.<\/p>\n\n<p><strong>Kontak Media:<\/strong><\/p>\n\n<p>Belgis Habiba, Greenpeace Indonesia, +62 897-0005-629<\/p>\n\n<p>Yolanda Pradinata, LBH Palembang, +62 821-7764-1251<\/p>\n\n<p>Agnes Alvionita, Greenpeace Indonesia, +62 858-1028-8575<\/p>\n\n<p><strong>Inisiasi Sumatera Selatan Penggugat Asap (ISSPA):<\/strong><\/p>\n\n<p>Greenpeace Indonesia, Pantau Gambut, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), YLBHI-LBH Palembang, Indonesian Centre for Environmental Law (ICEL), Public Interest Lawyer Network (PIL-Net) Indonesia, Spora Institute, Perkumpulan Rawang, Perkumpulan Tanah Air, Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Petani Indonesia Sumatera Selatan, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Wilayah Sumatera Selatan, Solidaritas Perempuan Palembang, Sarekat Hijau Indonesia Sumatera Selatan, Spektakel Klab, Kontra Visual, Diskomik, Himpunan Mahasiswa Pertanian Universitas Sriwijaya (Himasperta UNSRI), Aksi Kamisan Sriwijaya, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (BEM FE UNSRI).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Palembang, 8 Mei 2025. Perjalanan sidang gugatan kasus kabut asap yang diajukan sebelas warga Sumatera Selatan hampir memasuki babak akhir. Pihak penggugat menghadirkan dua saksi ahli pamungkas, yakni Muhammad Dimyati,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":93,"featured_media":62895,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang","p4_og_description":"ang gugatan kabut asap yang diajukan 11 warga Sumatera Selatan hampir memasuki babak akhir. Penggugat menghadirkan 2 saksi ahli pamungkas.","p4_og_image":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/8ba84f79-dsc04253-scaled.jpg","p4_og_image_id":"62895","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[51,61,50,62],"tags":[19],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-62894","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutan","category-kabar-dan-cerita","category-kampanye","category-siaran-pers","tag-hutan","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sidang gugatan kabut asap yang diajukan 11 warga Sumatera Selatan hampir memasuki babak akhir. Penggugat menghadirkan 2 saksi ahli pamungkas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sidang gugatan kabut asap yang diajukan 11 warga Sumatera Selatan hampir memasuki babak akhir. Penggugat menghadirkan 2 saksi ahli pamungkas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-08T14:16:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-23T14:46:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/8ba84f79-dsc04253-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Budiarti Putri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Budiarti Putri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/\"},\"author\":{\"name\":\"Budiarti Putri\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff\"},\"headline\":\"Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang\",\"datePublished\":\"2025-05-08T14:16:37+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T14:46:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/\"},\"wordCount\":785,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Hutan\"],\"articleSection\":[\"Hutan\",\"Kabar dan Cerita\",\"Kampanye\",\"Siaran Pers\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/\",\"name\":\"Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-05-08T14:16:37+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T14:46:28+00:00\",\"description\":\"Sidang gugatan kabut asap yang diajukan 11 warga Sumatera Selatan hampir memasuki babak akhir. Penggugat menghadirkan 2 saksi ahli pamungkas.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff\",\"name\":\"Budiarti Putri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c\",\"caption\":\"Budiarti Putri\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/budiarti-putri\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang - Greenpeace Indonesia","description":"Sidang gugatan kabut asap yang diajukan 11 warga Sumatera Selatan hampir memasuki babak akhir. Penggugat menghadirkan 2 saksi ahli pamungkas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang - Greenpeace Indonesia","og_description":"Sidang gugatan kabut asap yang diajukan 11 warga Sumatera Selatan hampir memasuki babak akhir. Penggugat menghadirkan 2 saksi ahli pamungkas.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2025-05-08T14:16:37+00:00","article_modified_time":"2025-06-23T14:46:28+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/8ba84f79-dsc04253-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Budiarti Putri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Budiarti Putri","Est. reading time":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/"},"author":{"name":"Budiarti Putri","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff"},"headline":"Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang","datePublished":"2025-05-08T14:16:37+00:00","dateModified":"2025-06-23T14:46:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/"},"wordCount":785,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Hutan"],"articleSection":["Hutan","Kabar dan Cerita","Kampanye","Siaran Pers"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/","name":"Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2025-05-08T14:16:37+00:00","dateModified":"2025-06-23T14:46:28+00:00","description":"Sidang gugatan kabut asap yang diajukan 11 warga Sumatera Selatan hampir memasuki babak akhir. Penggugat menghadirkan 2 saksi ahli pamungkas.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62894\/penggugat-kabut-asap-hadirkan-dua-saksi-ahli-tambahan-di-pn-palembang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penggugat Kabut Asap Hadirkan Dua Saksi Ahli Tambahan di PN Palembang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff","name":"Budiarti Putri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c","caption":"Budiarti Putri"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/budiarti-putri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62894","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/93"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62894"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62894\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63202,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62894\/revisions\/63202"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62895"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62894"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=62894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}