{"id":62967,"date":"2025-05-22T16:55:05","date_gmt":"2025-05-22T09:55:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=62967"},"modified":"2025-06-23T21:46:23","modified_gmt":"2025-06-23T14:46:23","slug":"rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/","title":{"rendered":"RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/1959819a-gp0su5iqr-1024x576.jpg\" title=\"An aerial view shows natural rainforest in West Kalimantan. \u00a9\" alt=\"An aerial view shows natural rainforest in West Kalimantan. \u00a9\" class=\"wp-image-62958\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/1959819a-gp0su5iqr-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/1959819a-gp0su5iqr-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/1959819a-gp0su5iqr-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/1959819a-gp0su5iqr-510x287.jpg 510w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/1959819a-gp0su5iqr.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">\u201cAn aerial view shows natural rainforest in West Kalimantan, a brown area of freshly cleared forest, and an expanse of cleared forest recently planted with oil palm seedlings. This photo was taken inside the concession of palm oil company PT Lahan Agro Inti Ketapang. The Under The Eagle\u2019s Shadow report sets out strong evidence that a number of companies including this one are \u2018shadow\u2019 companies under common control with the RGE\/Tanoto group.\u201d<div class=\"credit icon-right\"> \u00a9<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p><strong>Jakarta, 22 Mei 2025<\/strong> \u2013 Awal minggu ini, Greenpeace International menerbitkan laporan <a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/international\/publication\/74651\/under-the-eagles-shadow\/\">Under the Eagle\u2019s Shadow<\/a>. Laporan ini memaparkan investigasi mendalam terhadap berbagai entitas perusahaan yang terindikasi memiliki hubungan dengan grup Royal Golden Eagle (RGE), sebuah grup perusahaan besar yang diakui dikendalikan oleh taipan Indonesia, Sukanto Tanoto.<\/p>\n\n<p>RGE telah menerbitkan <a href=\"https:\/\/www.rgei.com\/attachments\/article\/1995\/Media%20and%20public%20statement_20%20May%202025.pdf\">tanggapannya<\/a>, yang kemudian dijawab oleh <strong>Kiki Taufik, Kepala Global Greenpeace untuk Kampanye Hutan Indonesia<\/strong>, sebagai berikut, \u201cTanggapan sepanjang dua halaman dari RGE ini semata-mata bertujuan untuk mengalihkan tanpa secara tegas membantah kesimpulan utama dalam laporan 400 halaman Greenpeace International. Laporan ini sudah melampirkan berbagai bukti kuat terkait keberadaan 194 perusahaan dalam negeri dan 63 perusahaan induk di luar negeri yang diyakini berada di bawah kendali bersama dengan grup RGE\/Tanoto, yang mana bertolak belakang dengan apa yang diakui dalam respons RGE.\u201d<\/p>\n\n<p>RGE justru mengulangi kembali pernyataan yang sudah pernah dilontarkan sebelumnya terkait dua perusahaan sumber daya alam Indonesia, PT Phoenix Resources International dan PT Mayawana Persada, yang menyangkal bahwa keduanya berada di bawah kendali yang sama dengan RGE\/Tanoto.&nbsp;<\/p>\n\n<p>\u201cDengan secara keliru membingkai bahwa argumen utama laporan ini membahas tentang rantai pasokan bayangan (\u2018<em>shadow supply chain\u2019<\/em>), tanggapan RGE tampaknya berupaya untuk mengalihkan fokus dari apa yang sebenarnya tengah dipertanyakan\u2013yaitu tentang kendali perusahaan yang disembunyikan. Kami mendesak bank dan merek dagang untuk mengevaluasi sumber-sumber terperinci, yang telah disertakan sebagai tautan di dalam laporan ini, dan memutuskan sendiri apakah entitas terkait harus dianggap sebagai bagian dari grup RGE\/Tanoto.\u201d<\/p>\n\n<p><\/p>\n\n<p><strong>Catatan Editor<\/strong>:<\/p>\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers-2\/62957\/under-the-eagles-shadow-investigasi-greenpeace-temukan-indikasi-kerajaan-bayangan-rge-yang-mengancam-hutan-indonesia\/\">Siaran Pers<\/a> Greenpeace Indonesia tanggal 20 Mei 2025.<\/li>\n\n\n\n<li>Laporan <a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/international\/publication\/74651\/under-the-eagles-shadow\/\"><em>Under The Eagle\u2019s Shadow<\/em><\/a><em>\u00a0 <\/em>(termasuk ringkasan eksekutif dalam Bahasa Indonesia).<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1CVU_yzG27vCSNYPHBGcvosZkPSkQTpVT\/view?usp=drive_link\">Ringkasan laporan<\/a> (Bahasa Inggris).<\/li>\n<\/ol>\n\n<p><strong>Kontak Media:<\/strong><\/p>\n\n<p>Refki Saputra, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, +62 852-6351-5392<\/p>\n\n<p>Kiki Taufik, Kepala Global Greenpeace untuk Kampanye Hutan Indonesia, +62 811-8706-074<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Respons Greenpeace atas tanggapan RGE terhadap laporan investigasi &#8220;Under the Eagle&#8217;s Shadow&#8221; yang dirilis Greenpeace International.<\/p>\n","protected":false},"author":93,"featured_media":62958,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia","p4_og_description":"Respons Greenpeace atas tanggapan RGE terhadap laporan investigasi \"Under the Eagle's Shadow\" yang dirilis Greenpeace International.","p4_og_image":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/1959819a-gp0su5iqr.jpg","p4_og_image_id":"62958","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[51,50,62],"tags":[19,6],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-62967","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutan","category-kampanye","category-siaran-pers","tag-hutan","tag-iklim","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Respons Greenpeace atas tanggapan RGE terhadap laporan investigasi &quot;Under the Eagle&#039;s Shadow&quot; yang dirilis Greenpeace International.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Respons Greenpeace atas tanggapan RGE terhadap laporan investigasi &quot;Under the Eagle&#039;s Shadow&quot; yang dirilis Greenpeace International.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-22T09:55:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-23T14:46:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/1959819a-gp0su5iqr.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Budiarti Putri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Budiarti Putri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/\"},\"author\":{\"name\":\"Budiarti Putri\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff\"},\"headline\":\"RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia\",\"datePublished\":\"2025-05-22T09:55:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T14:46:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/\"},\"wordCount\":366,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Hutan\",\"Iklim\"],\"articleSection\":[\"Hutan\",\"Kampanye\",\"Siaran Pers\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/\",\"name\":\"RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-05-22T09:55:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T14:46:23+00:00\",\"description\":\"Respons Greenpeace atas tanggapan RGE terhadap laporan investigasi \\\"Under the Eagle's Shadow\\\" yang dirilis Greenpeace International.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff\",\"name\":\"Budiarti Putri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c\",\"caption\":\"Budiarti Putri\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/budiarti-putri\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia - Greenpeace Indonesia","description":"Respons Greenpeace atas tanggapan RGE terhadap laporan investigasi \"Under the Eagle's Shadow\" yang dirilis Greenpeace International.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia - Greenpeace Indonesia","og_description":"Respons Greenpeace atas tanggapan RGE terhadap laporan investigasi \"Under the Eagle's Shadow\" yang dirilis Greenpeace International.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2025-05-22T09:55:05+00:00","article_modified_time":"2025-06-23T14:46:23+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/05\/1959819a-gp0su5iqr.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Budiarti Putri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Budiarti Putri","Est. reading time":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/"},"author":{"name":"Budiarti Putri","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff"},"headline":"RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia","datePublished":"2025-05-22T09:55:05+00:00","dateModified":"2025-06-23T14:46:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/"},"wordCount":366,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Hutan","Iklim"],"articleSection":["Hutan","Kampanye","Siaran Pers"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/","name":"RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2025-05-22T09:55:05+00:00","dateModified":"2025-06-23T14:46:23+00:00","description":"Respons Greenpeace atas tanggapan RGE terhadap laporan investigasi \"Under the Eagle's Shadow\" yang dirilis Greenpeace International.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/62967\/rge-gagal-membantah-laporan-greenpeace-tentang-perusahaan-bayangan-yang-mengancam-hutan-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"RGE Gagal Membantah Laporan Greenpeace tentang Perusahaan Bayangan yang Mengancam Hutan Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff","name":"Budiarti Putri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c","caption":"Budiarti Putri"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/budiarti-putri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/93"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62967"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62967\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63200,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62967\/revisions\/63200"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62967"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=62967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}