{"id":63918,"date":"2025-07-04T14:25:47","date_gmt":"2025-07-04T07:25:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=63918"},"modified":"2025-07-07T22:03:05","modified_gmt":"2025-07-07T15:03:05","slug":"gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/","title":{"rendered":"Kabar Buruk yang Menyesakkan: PN Palembang Tidak Menerima (NO) Gugatan Kabut Asap Belasan Warga Sumatera Selatan"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n<p><strong>Palembang, 4 Juli 2025. <\/strong>Putusan Pengadilan Negeri Palembang untuk tidak menerima gugatan belasan korban kabut asap dan gugatan intervensi Greenpeace Indonesia terhadap tiga perusahaan kayu\u2014PT Bumi Mekar Hijau, PT Bumi Andalas Permai, dan PT Sebangun Bumi Andalas Wood Industries\u2014menjadi pukulan menyakitkan bagi perjuangan melawan kejahatan ekologis di Sumatera Selatan.<\/p>\n\n<p>Putusan <em>niet ontvankelijke verklaard<\/em> (NO) ini, yang diunggah melalui laman e-Court PN Palembang pada 3 Juli 2025, mengabaikan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat, serta mengerdilkan ruang perjuangan warga untuk mencari keadilan. Gugatan yang diajukan para korban adalah ekspresi sah warga negara yang dijamin konstitusi dan undang-undang, untuk menuntut pertanggungjawaban atas penderitaan yang mereka alami akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&nbsp;<\/p>\n\n<p>\u201cPara penggugat adalah masyarakat yang jelas-jelas terdampak kabut asap akibat kebakaran lahan gambut dari konsesi para tergugat. Mereka telah menanggung kerugian materil dan imateril, dan kini harus menerima kabar buruk yang menyesakkan ini. Adapun penggugat intervensi, yakni Greenpeace Indonesia, juga berhak menuntut pemulihan lingkungan hidup yang rusak akibat aktivitas pengeringan gambut oleh para tergugat. Pengadilan seperti mengabaikan keterangan para saksi dan ahli, serta fakta bahwa bahaya kebakaran lahan gambut dan kabut asap masih mengintai Sumatera Selatan,\u201d kata Belgis Habiba, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Putusan ini dijatuhkan di tengah meningkatnya risiko karhutla, di mana Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan baru saja menetapkan status <strong>Siaga Darurat Asap<\/strong>. Dengan tidak menerima gugatan ini, Majelis Hakim justru melemahkan komitmen negara dalam melakukan mitigasi dan menanggulangi krisis asap yang berulang tiap tahun.<\/p>\n\n<p>Tim kuasa hukum penggugat menyatakan akan mempelajari putusan resmi, yang hingga hari ini belum diterbitkan, dan mempertimbangkan upaya hukum banding. \u201cKami percaya bahwa ada hak masyarakat Sumatera Selatan atas udara yang bersih dan sehat yang harus terus diperjuangkan. Jika majelis hakim malah membiarkan perusahaan perkebunan penghasil kabut asap untuk lepas dari tanggung jawab atas kabut asap yang mereka hasilkan, maka dampak buruk kabut asap akan terus menghantui warga Sumatera Selatan,\u201d tegas Ipan Widodo, mewakili tim kuasa hukum penggugat.<\/p>\n\n<p>Sebagai ekspresi kekecewaan, korban kabut asap dan elemen masyarakat Sumatera Selatan menggelar aksi tabur bunga di depan PN Palembang. Pesan-pesan yang berbunyi \u201c<strong>Keadilan Untuk Korban Kabut Asap<\/strong>\u201d, \u201c\u2060\u2060<strong>Turut Berdukacita Atas Padamnya Keadilan di PN Palembang<\/strong>\u201d, dan \u201c<strong>PN Palembang Bikin Makin Sesak<\/strong>\u201d<strong>\u2060<\/strong> juga turut memenuhi beranda gedung PN Palembang. Dengan berpakaian serba hitam, para peserta aksi mengisyaratkan gugurnya keadilan bagi korban kabut asap.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/07\/e876b10a-dscf7221-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-63922\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/07\/e876b10a-dscf7221-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/07\/e876b10a-dscf7221-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/07\/e876b10a-dscf7221-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/07\/e876b10a-dscf7221-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/07\/e876b10a-dscf7221-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/07\/e876b10a-dscf7221-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sekelompok aktivis dan korban kabut asap menggelar aksi damai di depan gedung Pengadilan Negeri di Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia, pada 4 Juli 2025. Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan kekecewaan atas putusan pengadilan yang menyatakan gugatan mereka tidak dapat diterima (NOT). Para korban kabut asap dan aktivis masyarakat Sumatera Selatan menggelar acara tabur bunga secara simbolis di depan gedung pengadilan. Pesan-pesan seperti &#8220;Keadilan untuk Korban Kabut Asap&#8221;, &#8220;Turut Berduka Atas Gagalnya Keadilan di Pengadilan Negeri Palembang&#8221;, dan &#8220;Pengadilan Negeri Palembang Makin Ramai&#8221; dipajang di sepanjang halaman depan gedung pengadilan. Greenpeace\/Abriansyah Liberto<\/figcaption><\/figure>\n\n<p>\u201cDi tengah penetapan status siaga darurat asap oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, putusan ini justru seakan menyanggah komitmen aparat penegak hukum dan pemerintah dalam memerangi karhutla dan kabut asap. Tentunya putusan hakim sangat mengecewakan, tapi ini tidak akan menurunkan semangat kami untuk terus berjuang sampai menang,\u201d ucap Muhkamat Arif, salah satu dari sebelas penggugat.<\/p>\n\n<p>Merujuk pada Surat Edaran Mahkamah Agung No 1 tahun 2017, seharusnya putusan Majelis Hakim mencerminkan prinsip penting dalam sistem peradilan: bahwa keadilan substantif\u2014yang berkaitan dengan esensi dan tujuan hukum untuk mewujudkan keadilan sejati bagi masyarakat\u2014harus lebih diutamakan dibanding keadilan formal, yang hanya melihat aturan prosedural atau teknis dalam hukum acara. Putusan NO ini mengindikasikan krisis keberpihakan yudisial terhadap hak atas lingkungan hidup di tengah darurat iklim. Maka dari itu, Inisiasi Sumatera Selatan Penggugat Asap (ISSPA) mendesak Badan Pengawas Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial Republik Indonesia untuk mengevaluasi penanganan gugatan ini dan meningkatkan perhatian terhadap putusan-putusan serupa yang berpotensi memperburuk krisis ekologis nasional.<\/p>\n\n<p><strong>Catatan Editor:&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n<p>[1] PT BMH, PT BAP, dan PT SBA Wood Industries tercatat dalam daftar <a href=\"https:\/\/connect.fsc.org\/media\/app-corporate-group-list-july-2024\">APP Business Group<\/a> di dokumen proses pengajuan aplikasi perusahaan untuk masuk kembali ke standar sertifikasi Forest Stewardship Council (FSC).<\/p>\n\n<p>[2] Foto dan video dapat diunduh di tautan berikut: https:\/\/media.greenpeace.org\/Detail\/27MZIFJR8YT89<\/p>\n\n<p><strong>Kontak Media:<\/strong><\/p>\n\n<p>Belgis Habiba, Greenpeace Indonesia, +62 897-0005-629<\/p>\n\n<p>Yolanda Pradinata, LBH Palembang, +62 821-7764-1251<\/p>\n\n<p>Agnes Alvionita, Greenpeace Indonesia, +62 858-1028-8575<\/p>\n\n<p><strong>Inisiasi Sumatera Selatan Penggugat Asap (ISSPA):<\/strong><\/p>\n\n<p>Greenpeace Indonesia, Pantau Gambut, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), YLBHI-LBH Palembang, Indonesian Centre for Environmental Law (ICEL), Public Interest Lawyer Network (PIL-Net) Indonesia, Spora Institute, Perkumpulan Rawang, Perkumpulan Tanah Air, Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Petani Indonesia Sumatera Selatan, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Wilayah Sumatera Selatan, Solidaritas Perempuan Palembang, Sarekat Hijau Indonesia Sumatera Selatan, Spektakel Klab, Kontra Visual, Diskomik, Himpunan Mahasiswa Pertanian Universitas Sriwijaya (Himasperta UNSRI), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (BEM FE UNSRI), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya (BEM FISIP UNSRI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Islam Negeri Raden Fatah (PMII UIN Raden Fatah).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Putusan niet ontvankelijke verklaard (NO) ini, yang diunggah melalui laman e-Court PN Palembang pada 3 Juli 2025, mengabaikan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat, serta mengerdilkan ruang perjuangan warga untuk mencari keadilan.<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":63923,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[61],"tags":[19,17],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-63918","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-dan-cerita","tag-hutan","tag-udara","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kabar Buruk yang Menyesakkan: PN Palembang Tidak Menerima (NO) Gugatan Kabut Asap Belasan Warga Sumatera Selatan - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kabar Buruk yang Menyesakkan: PN Palembang Tidak Menerima (NO) Gugatan Kabut Asap Belasan Warga Sumatera Selatan - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Putusan niet ontvankelijke verklaard (NO) ini, yang diunggah melalui laman e-Court PN Palembang pada 3 Juli 2025, mengabaikan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat, serta mengerdilkan ruang perjuangan warga untuk mencari keadilan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-04T07:25:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-07T15:03:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/07\/266172e9-dscf7221-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Afif\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Afif\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Afif\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280\"},\"headline\":\"Kabar Buruk yang Menyesakkan: PN Palembang Tidak Menerima (NO) Gugatan Kabut Asap Belasan Warga Sumatera Selatan\",\"datePublished\":\"2025-07-04T07:25:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-07T15:03:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/\"},\"wordCount\":819,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Hutan\",\"Udara\"],\"articleSection\":[\"Kabar dan Cerita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/\",\"name\":\"Kabar Buruk yang Menyesakkan: PN Palembang Tidak Menerima (NO) Gugatan Kabut Asap Belasan Warga Sumatera Selatan - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-07-04T07:25:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-07T15:03:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kabar Buruk yang Menyesakkan: PN Palembang Tidak Menerima (NO) Gugatan Kabut Asap Belasan Warga Sumatera Selatan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280\",\"name\":\"Afif\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c\",\"caption\":\"Afif\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/asaputra\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kabar Buruk yang Menyesakkan: PN Palembang Tidak Menerima (NO) Gugatan Kabut Asap Belasan Warga Sumatera Selatan - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kabar Buruk yang Menyesakkan: PN Palembang Tidak Menerima (NO) Gugatan Kabut Asap Belasan Warga Sumatera Selatan - Greenpeace Indonesia","og_description":"Putusan niet ontvankelijke verklaard (NO) ini, yang diunggah melalui laman e-Court PN Palembang pada 3 Juli 2025, mengabaikan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat, serta mengerdilkan ruang perjuangan warga untuk mencari keadilan.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2025-07-04T07:25:47+00:00","article_modified_time":"2025-07-07T15:03:05+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/07\/266172e9-dscf7221-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Afif","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Afif","Est. reading time":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/"},"author":{"name":"Afif","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280"},"headline":"Kabar Buruk yang Menyesakkan: PN Palembang Tidak Menerima (NO) Gugatan Kabut Asap Belasan Warga Sumatera Selatan","datePublished":"2025-07-04T07:25:47+00:00","dateModified":"2025-07-07T15:03:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/"},"wordCount":819,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Hutan","Udara"],"articleSection":["Kabar dan Cerita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/","name":"Kabar Buruk yang Menyesakkan: PN Palembang Tidak Menerima (NO) Gugatan Kabut Asap Belasan Warga Sumatera Selatan - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2025-07-04T07:25:47+00:00","dateModified":"2025-07-07T15:03:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/63918\/gugatan-kabut-asap-palembang-greenpeace-sinarmas-kebakaran-hutan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kabar Buruk yang Menyesakkan: PN Palembang Tidak Menerima (NO) Gugatan Kabut Asap Belasan Warga Sumatera Selatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280","name":"Afif","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c","caption":"Afif"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/asaputra\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63918","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63918"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63918\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63928,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63918\/revisions\/63928"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63923"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63918"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63918"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63918"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=63918"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}