{"id":64895,"date":"2025-08-12T10:08:48","date_gmt":"2025-08-12T03:08:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=64895"},"modified":"2025-08-12T12:45:42","modified_gmt":"2025-08-12T05:45:42","slug":"peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/","title":{"rendered":"Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/1f022222-gp0su6ge4.jpg\" title=\"Launch of the Photo Book &quot;Paradise Silenced&quot; in Jakarta. \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace\" alt=\"Launch of the Photo Book &quot;Paradise Silenced&quot; in Jakarta. \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace\" class=\"wp-image-64896\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/1f022222-gp0su6ge4.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/1f022222-gp0su6ge4-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/1f022222-gp0su6ge4-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/1f022222-gp0su6ge4-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/1f022222-gp0su6ge4-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Suasana acara bincang-bincang  &#8220;Seperti Apa Masa Depan Papua?&#8221; yang merupakan bagian dari pameran &#8220;Surga yang Dibisukan&#8221; di Kala di Kalijaga, Jakarta, Senin (11\/8). Greenpeace Indonesia menggelar pameran foto dan peluncuran buku foto berjudul &#8220;Surga yang Dibisukan&#8221; sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan ketangguhan Masyarakat Adat Papua dan perjalanan kampanye sejak tahun 2005.<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p><strong>Jakarta, 12 Agustus 2025. <\/strong>Greenpeace Indonesia menggelar peluncuran buku foto <em>Surga yang Dibisukan<\/em> di KALA di Kalijaga, Jakarta Selatan. Dalam momentum Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia yang dirayakan setiap 9 Agustus, acara peluncuran buku foto ini menjadi ruang bagi sejumlah Masyarakat Adat Papua dan publik untuk mendiskusikan Papua kini, dulu, dan yang akan datang.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Hadir dalam diskusi ini yakni Maria Amote, perempuan muda adat dari suku Wambon; Enrico Kondologit, antropolog asal Papua; Frengki Albert Saa, Koordinator Bidang Riset dan Inovasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Barat Daya; dan Widhi Handoyo, Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Kebijakan Wilayah dan Sektor Kementerian Lingkungan Hidup.<\/p>\n\n<p>Dalam kesempatan ini, Maria menceritakan kegelisahannya sebagai anak muda adat Papua. Dengan ancaman kerusakan alam yang kian menajam, ia khawatir identitas adat Papua akan perlahan menghilang ditelan waktu. \u201cOrang tua saya tidak mewariskan harta, mereka hanya mewariskan hutan bagi saya. Kalau sudah tidak ada lagi hutan adat, saya tidak bisa lagi disebut sebagai perempuan adat. Lalu, bagaimana nanti dengan anak cucu saya?\u201d ujar Maria.<\/p>\n\n<p>Dua dekade bekerja di Tanah Papua, Greenpeace menemukan berbagai cerita. Tak hanya kisah tentang keindahan alam yang masih asri terjaga, kerja-kerja Greenpeace di Tanah Papua juga menjadi saksi ketangguhan Masyarakat Adat. Kendati demikian, ancaman kerusakan, terutama dari industri ekstraktif, masih menjadi momok yang menghantui Tanah Papua.<\/p>\n\n<p>\u201cKami menyaksikan bagaimana alam Papua yang sebelumnya utuh dan tidak tersentuh, perlahan terancam oleh deforestasi yang semakin nyata dan mengkhawatirkan. Di sisi lain, kami juga mendokumentasikan cara hidup Masyarakat Adat di Papua yang telah menjaga kelestarian alam Papua. Semua yang ada di Tanah Papua, yang disebut surga kecil jatuh ke Bumi itu, bisa hilang jika tidak dijaga betul-betul. Menjaga Tanah Papua menjadi tanggung jawab kolektif berbagai pihak,\u201d terang Kiki Taufik, Kepala Kampanye Global Greenpeace untuk Hutan Indonesia.<\/p>\n\n<p>Ajakan untuk memperjuangkan masa depan Tanah Papua sebagai tanggung jawab kolektif juga disampaikan oleh Frengky Albert Saa, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Papua Barat Daya. \u201cKami akan bergandeng tangan dengan teman-teman mitra pembangunan dan organisasi masyarakat sipil, seperti Greenpeace. Janganlah kita alergi berkolaborasi,\u201d ujar Frengky.<\/p>\n\n<p>Mewakili Kementerian Lingkungan Hidup, Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Kebijakan Wilayah dan Sektor, Widhi Handoyo, menyampaikan pentingnya kolaborasi untuk mencari solusi bagaimana melindungi lingkungan hidup sembari mengembangkan potensi yang menjadi kekuatan utama di Tanah Papua. Ia mencontohkan kawasan Raja Ampat yang secara tata ruang memiliki fungsi lindung hingga lebih dari 70 persen. \u201cBayangkan jika satu wilayah saja memiliki fungsi lindung sedemikian besar, artinya prioritas pengembangan wilayahnya harus berbasis kondisi di lapangan, misalnya dengan sektor perikanan dan pariwisata yang menjadi fokusnya sesuai dengan potensi utama yang dimiliki,\u201d ujar Widhi.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/45a1f5c3-gp0su6gbe.jpg\" title=\"Launch of the Photo Book &quot;Paradise Silenced&quot; in Jakarta. \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace\" alt=\"Launch of the Photo Book &quot;Paradise Silenced&quot; in Jakarta. \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace\" class=\"wp-image-64897\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/45a1f5c3-gp0su6gbe.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/45a1f5c3-gp0su6gbe-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/45a1f5c3-gp0su6gbe-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/45a1f5c3-gp0su6gbe-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/45a1f5c3-gp0su6gbe-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Pameran &#8220;Surga yang Dibisukan&#8221; di Kala di Kalijaga, Jakarta, Senin (11\/8). Greenpeace Indonesia menggelar pameran foto dan peluncuran buku berjudul &#8220;Surga yang Dibisukan&#8221; sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan ketangguhan Masyarakat Adat Papua dan perjalanan kampanye sejak 2005.<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p>Buku foto <em>Surga yang Dibisukan<\/em> memuat empat segmen yang merangkum aspek kehidupan Masyarakat Adat dan komunitas lokal di Tanah Papua. Mulai dari cerita tentang budaya dan keseharian Masyarakat Adat, visual kekayaan biodiversitas yang khas, hingga ancaman kerusakan lingkungan yang mengintai Tanah Papua dan dokumentasi praktik baik dari upaya membangun solusi untuk masa depan Tanah Papua. Beberapa foto pilihan dipamerkan di area peluncuran.<\/p>\n\n<p>Sebagai seorang antropolog, Enrico menyatakan bahwa keragaman perspektif yang ditampilkan dalam buku <em>Surga yang Dibisukan<\/em> ini tidak hanya penting untuk orang yang ada di luar Papua, tapi juga penting bagi orang Papua. \u201cAntropologi visual, seperti yang coba dilakukan dalam buku foto ini, adalah salah satu jawaban untuk memberikan informasi pada Masyarakat Papua agar kami bisa mengambil langkah kongkrit untuk masa depan Papua,\u201d kata Enrico.<\/p>\n\n<p>Tak hanya pameran, penampilan musik dari grup musisi asal Papua, Sunrise West Papua, dan grup musik Navicula turut meramaikan semarak peluncuran buku foto <em>Surga yang Dibisukan<\/em>. Sore itu, Navicula membawakan lagu baru mereka bertajuk \u201cPapua\u201d yang diciptakan sebagai persembahan bagi tanah serta masyarakat Papua.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/86cb3a75-gp0su6gga.jpg\" title=\"Sunrise West Papua Performed at The &quot;Silenced Paradise&quot; Exhibition in Jakarta. \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace\" alt=\"Sunrise West Papua Performed at The &quot;Silenced Paradise&quot; Exhibition in Jakarta. \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace\" class=\"wp-image-64898\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/86cb3a75-gp0su6gga.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/86cb3a75-gp0su6gga-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/86cb3a75-gp0su6gga-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/86cb3a75-gp0su6gga-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/86cb3a75-gp0su6gga-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sunrise West Papua tampil di pameran &#8220;Surga yang Dibisukan&#8221; yang digelar di Kala, Kalijaga, Jakarta, Senin (11\/8). Greenpeace Indonesia menggelar pameran foto dan peluncuran buku berjudul &#8220;Surga yang Dibisukan&#8221; sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan ketangguhan Masyarakat Adat Papua dan perjalanan kampanyenya sejak 2005.<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/09df3b02-gp0su6ggl.jpg\" title=\"Navicula Performed at &quot;Paradise Silenced&quot; Photo Book in Jakarta. \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace\" alt=\"Navicula Performed at &quot;Paradise Silenced&quot; Photo Book in Jakarta. \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace\" class=\"wp-image-64899\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/09df3b02-gp0su6ggl.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/09df3b02-gp0su6ggl-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/09df3b02-gp0su6ggl-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/09df3b02-gp0su6ggl-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/09df3b02-gp0su6ggl-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Navicula tampil di pameran &#8220;Surga yang Dibisukan&#8221; yang digelar di Kala, Kalijaga, Jakarta, Senin (11\/8). Greenpeace Indonesia menggelar pameran foto dan peluncuran buku berjudul &#8220;Surga yang Dibisukan&#8221; sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan ketangguhan Masyarakat Adat Papua dan perjalanan kampanyenya sejak 2005.<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p>Peluncuran buku foto <em>Surga yang Dibisukan<\/em> diharapkan dapat menjadi gerbang awal untuk membuka ruang-ruang baru diskusi tentang masa depan Papua. Terkait aspirasinya untuk masa depan Papua, Maria berharap, \u201cMenteri Lingkungan Hidup mungkin bisa melihat apa yang menjadi hak dan harapan dari Masyarakat Adat. Bagi kami, hutan adalah ibu. Jati diri kami adalah kami lahir dan tumbuh di tanah kami. Kami minta dari pemerintah untuk melihat dan membantu kami masyarakat.\u201d <\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/6d1033a6-gp0su6geh.jpg\" title=\"The &quot;Paradise Silenced&quot; exhibition. \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace\" alt=\"The &quot;Paradise Silenced&quot; exhibition. \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace\" class=\"wp-image-64900\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/6d1033a6-gp0su6geh.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/6d1033a6-gp0su6geh-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/6d1033a6-gp0su6geh-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/6d1033a6-gp0su6geh-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/6d1033a6-gp0su6geh-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kepala Kampanye Global Hutan Indonesia , Kiki Taufik, dan anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka mengunjungi pameran foto \u201cSurga yang Dibisukan\u201d di Kala di Kalijaga, Jakarta, Indonesia.<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p><strong>Catatan Editor:<\/strong><\/p>\n\n<p>Foto dan video dapat diunduh di tautan berikut: <a href=\"https:\/\/media.greenpeace.org\/shoot\/27MZIFJRT2U6A\">https:\/\/media.greenpeace.org\/shoot\/27MZIFJRT2U6A<\/a>&nbsp;<\/p>\n\n<p><strong>Kontak Media:<\/strong><\/p>\n\n<p>Amos Sumbung, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, +62811486327<\/p>\n\n<p>Agnes Alvionita, Tim Komunikasi Greenpeace Indonesia, +62-858-1028-8575<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua.<\/p>\n","protected":false},"author":93,"featured_media":64896,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"Surga yang Dibisukan","p4_og_description":"Peluncuran buku foto Surga yang Dibisukan, catatan visual yang merekam dua dekade kerja-kerja di Tanah Papua oleh Greenpeace Indonesia. ","p4_og_image":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/6d1033a6-gp0su6geh.jpg","p4_og_image_id":"64900","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[51,62],"tags":[6,19],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-64895","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hutan","category-siaran-pers","tag-iklim","tag-hutan","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Peluncuran buku foto Surga yang Dibisukan, catatan visual yang merekam dua dekade kerja-kerja di Tanah Papua oleh Greenpeace Indonesia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peluncuran buku foto Surga yang Dibisukan, catatan visual yang merekam dua dekade kerja-kerja di Tanah Papua oleh Greenpeace Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-12T03:08:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-12T05:45:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/1f022222-gp0su6ge4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Budiarti Putri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Budiarti Putri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/\"},\"author\":{\"name\":\"Budiarti Putri\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff\"},\"headline\":\"Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua\",\"datePublished\":\"2025-08-12T03:08:48+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-12T05:45:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/\"},\"wordCount\":906,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Iklim\",\"Hutan\"],\"articleSection\":[\"Hutan\",\"Siaran Pers\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/\",\"name\":\"Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-08-12T03:08:48+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-12T05:45:42+00:00\",\"description\":\"Peluncuran buku foto Surga yang Dibisukan, catatan visual yang merekam dua dekade kerja-kerja di Tanah Papua oleh Greenpeace Indonesia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff\",\"name\":\"Budiarti Putri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c\",\"caption\":\"Budiarti Putri\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/budiarti-putri\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua - Greenpeace Indonesia","description":"Peluncuran buku foto Surga yang Dibisukan, catatan visual yang merekam dua dekade kerja-kerja di Tanah Papua oleh Greenpeace Indonesia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua - Greenpeace Indonesia","og_description":"Peluncuran buku foto Surga yang Dibisukan, catatan visual yang merekam dua dekade kerja-kerja di Tanah Papua oleh Greenpeace Indonesia.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2025-08-12T03:08:48+00:00","article_modified_time":"2025-08-12T05:45:42+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/08\/1f022222-gp0su6ge4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Budiarti Putri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Budiarti Putri","Est. reading time":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/"},"author":{"name":"Budiarti Putri","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff"},"headline":"Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua","datePublished":"2025-08-12T03:08:48+00:00","dateModified":"2025-08-12T05:45:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/"},"wordCount":906,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Iklim","Hutan"],"articleSection":["Hutan","Siaran Pers"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/","name":"Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2025-08-12T03:08:48+00:00","dateModified":"2025-08-12T05:45:42+00:00","description":"Peluncuran buku foto Surga yang Dibisukan, catatan visual yang merekam dua dekade kerja-kerja di Tanah Papua oleh Greenpeace Indonesia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/64895\/peluncuran-buku-foto-surga-yang-dibisukan-dua-dekade-greenpeace-merekam-kisah-dan-kesah-dari-tanah-papua\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"http:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Peluncuran Buku Foto Surga yang Dibisukan: Dua Dekade Greenpeace Merekam Kisah dan Kesah dari Tanah Papua"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff","name":"Budiarti Putri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c","caption":"Budiarti Putri"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/budiarti-putri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64895","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/93"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64895"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64895\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64910,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64895\/revisions\/64910"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64895"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64895"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64895"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=64895"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}