{"id":65279,"date":"2025-10-01T17:51:51","date_gmt":"2025-10-01T10:51:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=65279"},"modified":"2025-10-01T17:51:56","modified_gmt":"2025-10-01T10:51:56","slug":"in-memory-of-markus-max-binur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/","title":{"rendered":"In Memory of: Markus \u2018Max\u2019 Binur"},"content":{"rendered":"\n<p>Kabar duka itu datang pada Kamis petang, 18 September 2025. Max Binur\u2014kami biasa menyapanya Kaka Max\u2014berpulang ke Sang Pencipta. Sebagian dari kami tak langsung percaya, juga butuh beberapa waktu memproses berita sungkawa itu.<\/p>\n\n<p>Kaka Max Binur seorang seniman dan aktivis lingkungan yang teguh membela masyarakat adat di Sorong Raya dan Tanah Papua, hingga akhir hidupnya. Seni dan budaya menjadi medium perlawanannya yang utama.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/f675d6f8-gp0stxqig.jpg\" title=\"Forest Defender Camp in Papua. \u00a9 Jurnasyanto Sukarno \/ Greenpeace\" alt=\"Forest Defender Camp in Papua. \u00a9 Jurnasyanto Sukarno \/ Greenpeace\" class=\"wp-image-65280\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/f675d6f8-gp0stxqig.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/f675d6f8-gp0stxqig-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/f675d6f8-gp0stxqig-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/f675d6f8-gp0stxqig-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/f675d6f8-gp0stxqig-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Seniman dan aktivis lingkungan Papua, Max Binur, bermain musik dan membawakan lagu dalam Forest Defender Camp 2023 di Kampung Sira, Distrik Saifi, Sorong Selatan, Papua Barat Daya. <div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Jurnasyanto Sukarno \/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p>Kaka Max lekat di ingatan kami dalam berbagai peristiwa, dalam persinggungan yang pendek maupun panjang. Sebagai aktivis senior, Kaka Max tak berjarak dengan anak-anak muda.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Namun ini tentu tak mengherankan. Itulah yang selama lebih dari dua dekade ia kerjakan lewat Belantara Papua. Komunitas ini mendidik anak-anak Papua untuk memahami budaya mereka sendiri, agar mereka lantas dapat melestarikannya. Namun bukan cuma bicara tentang budaya, Belantara juga berfokus ke isu lingkungan, pendidikan, dan perempuan.&nbsp;<\/p>\n\n<p>\u201cLingkungan dan budaya tidak bisa dipisahkan. Kalau lingkungan rusak, budaya ikut rusak, sebab sumber inspirasi kebudayaan berasal dari sana,\u201d begitu Max pernah berujar ketika diwawancarai tim <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=lbDPAGs9o90\">West Papua Updates<\/a>. \u201cSedangkan fokus ke isu perempuan karena perempuan adalah dasar dari perkembangan budaya.\u201d<\/p>\n\n<p>Berkeliling dari kampung ke kampung, Kaka Max memulai gerakan budaya dari Raja Ampat. Ia juga memulai kampanye penyelamatan lingkungan hidup Raja Ampat dari tambang nikel, jauh sebelum viralnya #SaveRajaAmpat pada tahun ini.<\/p>\n\n<p>Seorang dari kami terakhir berjumpa Kaka Max dalam sebuah pelatihan untuk anak-anak muda baru-baru ini. Kaka Max hadir, kendati masih suasana berduka setelah meninggalnya istri tercinta, Danarti Wulandari. Menurut dia, orang Papua, khususnya Raja Ampat, harus bersatu berjuang menyelamatkan kepulauan tersebut dari tambang. \u201cJika Raja Ampat rusak, kita kehilangan bukan hanya ekosistem, tapi juga identitas dan masa depan Masyarakat Adat.\u201d<\/p>\n\n<p>Kenangan lain tentang Kaka Max ialah saat ia menjadi fasilitator utama dalam Forest Defender Camp pada September 2023, dengan peserta sekitar 100 anak muda adat dari Tanah Papua. Momen itu menjadi bukti lain betapa tak berjaraknya Kaka Max dengan anak muda, dan bahwa ia seorang yang merawat. Tidak susah untuk memulai sesuatu, tapi tak mudah untuk merawat dengan tekun. Kaka Max adalah seorang yang melakukan kerja perawatan itu. Barangkali jauh dari hingar-bingar, jauh dari lampu sorot.&nbsp;<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/9ba3deae-gp0stxqfa.jpg\" title=\"Forest Defender Camp in Papua. \u00a9 Jurnasyanto Sukarno \/ Greenpeace\" alt=\"Forest Defender Camp in Papua. \u00a9 Jurnasyanto Sukarno \/ Greenpeace\" class=\"wp-image-65281\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/9ba3deae-gp0stxqfa.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/9ba3deae-gp0stxqfa-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/9ba3deae-gp0stxqfa-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/9ba3deae-gp0stxqfa-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/9ba3deae-gp0stxqfa-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Max Binur talks during the opening of the  Forest Defender Camp in Sira village, Saifi district, South Sorong Regency, Southern West Papua. Greenpeace Indonesia hold a Forest Defender Camp to help train the Indigenous Peoples\u2019 youth from various communities to protect the Papuan forest in Papua Island.<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Jurnasyanto Sukarno \/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p>Begitu banyak jejak perjuangan seorang Max Binur.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Namanya ada di setiap cerita orang yang berlawan.&nbsp;<\/p>\n\n<p><em>Tong<\/em> semua kehilangan<\/p>\n\n<p><em>Tong<\/em> semua hati hancur&nbsp;<\/p>\n\n<p><em>Tong<\/em> semua akan merindukannya&nbsp;<\/p>\n\n<p>Tapi Kaka de pernah pesan: \u201cSudah terlalu banyak air mata di tanah ini, jadi harus kuat.\u201d<\/p>\n\n<p>Selamat jalan, Kaka Max.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kaka Max Binur seorang seniman dan aktivis lingkungan yang teguh membela masyarakat adat di Sorong Raya dan Tanah Papua, hingga akhir hidupnya.<\/p>\n","protected":false},"author":93,"featured_media":65280,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"In Memory of: Max Binur","p4_og_description":"Kaka Max Binur seorang seniman dan aktivis lingkungan yang teguh membela masyarakat adat di Sorong Raya dan Tanah Papua, hingga akhir hidupnya.","p4_og_image":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/f675d6f8-gp0stxqig.jpg","p4_og_image_id":"65280","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[63,61,5],"tags":[19],"p4-page-type":[16],"class_list":["post-65279","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-kabar-dan-cerita","category-issues","tag-hutan","p4-page-type-cerita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>In Memory of: Markus \u2018Max\u2019 Binur - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Max Binur seorang seniman dan aktivis lingkungan yang teguh membela masyarakat adat di Sorong Raya dan Tanah Papua, hingga akhir hidupnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"In Memory of: Markus \u2018Max\u2019 Binur - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Max Binur seorang seniman dan aktivis lingkungan yang teguh membela masyarakat adat di Sorong Raya dan Tanah Papua, hingga akhir hidupnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-01T10:51:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-01T10:51:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/f675d6f8-gp0stxqig.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Budiarti Putri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Budiarti Putri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/\"},\"author\":{\"name\":\"Budiarti Putri\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff\"},\"headline\":\"In Memory of: Markus \u2018Max\u2019 Binur\",\"datePublished\":\"2025-10-01T10:51:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-01T10:51:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/\"},\"wordCount\":474,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Hutan\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Kabar dan Cerita\",\"The issues we work on\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/\",\"name\":\"In Memory of: Markus \u2018Max\u2019 Binur - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-10-01T10:51:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-01T10:51:56+00:00\",\"description\":\"Max Binur seorang seniman dan aktivis lingkungan yang teguh membela masyarakat adat di Sorong Raya dan Tanah Papua, hingga akhir hidupnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"In Memory of: Markus \u2018Max\u2019 Binur\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff\",\"name\":\"Budiarti Putri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c\",\"caption\":\"Budiarti Putri\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/budiarti-putri\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"In Memory of: Markus \u2018Max\u2019 Binur - Greenpeace Indonesia","description":"Max Binur seorang seniman dan aktivis lingkungan yang teguh membela masyarakat adat di Sorong Raya dan Tanah Papua, hingga akhir hidupnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"In Memory of: Markus \u2018Max\u2019 Binur - Greenpeace Indonesia","og_description":"Max Binur seorang seniman dan aktivis lingkungan yang teguh membela masyarakat adat di Sorong Raya dan Tanah Papua, hingga akhir hidupnya.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2025-10-01T10:51:51+00:00","article_modified_time":"2025-10-01T10:51:56+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/f675d6f8-gp0stxqig.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Budiarti Putri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Budiarti Putri","Est. reading time":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/"},"author":{"name":"Budiarti Putri","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff"},"headline":"In Memory of: Markus \u2018Max\u2019 Binur","datePublished":"2025-10-01T10:51:51+00:00","dateModified":"2025-10-01T10:51:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/"},"wordCount":474,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Hutan"],"articleSection":["Artikel","Kabar dan Cerita","The issues we work on"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/","name":"In Memory of: Markus \u2018Max\u2019 Binur - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2025-10-01T10:51:51+00:00","dateModified":"2025-10-01T10:51:56+00:00","description":"Max Binur seorang seniman dan aktivis lingkungan yang teguh membela masyarakat adat di Sorong Raya dan Tanah Papua, hingga akhir hidupnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/65279\/in-memory-of-markus-max-binur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"In Memory of: Markus \u2018Max\u2019 Binur"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff","name":"Budiarti Putri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c","caption":"Budiarti Putri"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/budiarti-putri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/93"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65279"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65279\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65282,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65279\/revisions\/65282"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65279"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=65279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}