{"id":65345,"date":"2025-10-31T20:06:08","date_gmt":"2025-10-31T13:06:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=65345"},"modified":"2025-10-31T20:06:15","modified_gmt":"2025-10-31T13:06:15","slug":"deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/","title":{"rendered":"Deklarasikan Hak atas Lingkungan: Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"678\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/2e39ac6f-gp0su77oi.jpg\" title=\"ASEAN for Environmental Rights Reverse Graffiti in Kuala Lumpur. \u00a9 Qamarul Azman \/ Greenpeace\" alt=\"ASEAN for Environmental Rights Reverse Graffiti in Kuala Lumpur. \u00a9 Qamarul Azman \/ Greenpeace\" class=\"wp-image-65348\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/2e39ac6f-gp0su77oi.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/2e39ac6f-gp0su77oi-300x170.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/2e39ac6f-gp0su77oi-1024x579.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/2e39ac6f-gp0su77oi-768x434.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/2e39ac6f-gp0su77oi-510x288.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Greenpeace Malaysia carried out a reverse graffiti action with high-pressure water sprays in Kuala Lumpur, transforming polluted city walls into a public message calling for the Malaysian government and ASEAN leaders to champion \u2018ASEAN for Environmental Rights\u2019 because \u2018Politicians Talk. Leaders Act\u2019. The peaceful action symbolised the power of true leadership and the urgent need for decisive regional cooperation to protect people and the planet.<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Qamarul Azman \/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p><strong>Kuala Lumpur\/Jakarta, 31 Oktober 2025<\/strong> \u2014 Greenpeace Asia Tenggara menyoroti pengesahan ASEAN Declaration on the Right to a Safe, Clean, Healthy and Sustainable Environment pada KTT ASEAN 2025 di Kuala Lumpur. Meskipun deklarasi ini menjadi langkah penting atas pengakuan pelindungan lingkungan sebagai hak asasi manusia, Greenpeace menilai ASEAN masih belum menetapkan poin-poin kewajiban, target terukur, dan mekanisme penegakan hukum yang tegas dalam deklarasi ini.<\/p>\n\n<p>ASEAN melewatkan kesempatan penting untuk menunjukkan komitmen lingkungan hidup yang nyata, padahal blok ini bisa saja menjadi pionir di belahan bumi selatan yang mengoperasionalkan resolusi Majelis Umum PBB tahun 2022 tentang hak atas lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Bukannya menetapkan standar regional dan perlindungan bagi para pejuang lingkungan hidup, isi deklarasi ini malah mengesampingkan tanggung jawab perusahaan untuk menegakkan hak-hak lingkungan dan kebutuhan untuk mengatasi permasalahan lingkungan yang bersifat lintas batas (<em>transboundary<\/em>).<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"802\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/41422607-gp0su77g9.jpg\" title=\"&#039;The ASEAN Haze Trauma&#039; Briefer Launching in Kuala Lumpur. \u00a9 Alif R Nouddy Korua \/ Greenpeace\" alt=\"'The ASEAN Haze Trauma' Briefer Launching in Kuala Lumpur. \u00a9 Alif R Nouddy Korua \/ Greenpeace\" class=\"wp-image-65347\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/41422607-gp0su77g9.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/41422607-gp0su77g9-300x201.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/41422607-gp0su77g9-1024x684.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/41422607-gp0su77g9-768x513.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/41422607-gp0su77g9-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Greenpeace Malaysia Campaign Lead Heng Kiah Chun, speaks at the launch of the briefer \u201cThe ASEAN Haze Trauma\u201d at the Greenpeace Malaysia office in Kuala Lumpur.<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Alif R Nouddy Korua \/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p><strong>Heng Kiah Chun, Ketua Kampanye Greenpeace Malaysia<\/strong>, berpendapat bahwa deklarasi ini adalah kesempatan bagi ASEAN untuk mewujudkan aspirasi pemenuhan hak-hak lingkungan menjadi aksi nyata. \u201cUntuk mencapai hal tersebut, ASEAN harus berani menghadapi kasus asap lintas batas, mengatasi hilangnya keanekaragaman hayati, dan menentang impunitas korporasi,\u201d ucap Heng.&nbsp;<\/p>\n\n<p>Pendapat Heng diamini oleh <strong>Sapta Ananda, Peneliti Senior Greenpeace Indonesia<\/strong>, yang juga menilai deklarasi ini kurang lengkap. \u201cMestinya deklarasi ini disertai dengan kewajiban dan langkah konkret untuk menuntaskan persoalan-persoalan regional yang terus datang dan akan berulang, seperti polusi udara dari kabut asap lintas batas dari kebakaran gambut. Salah satu langkah konkret yang bisa diambil untuk menjamin hak atas lingkungan hidup adalah dengan melindungi dan memulihkan gambut di Indonesia,\u201d tegas Sapta.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"802\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/fd8501e4-gp0su77fi.jpg\" title=\"&#039;The ASEAN Haze Trauma&#039; Briefer Launching in Kuala Lumpur. \u00a9 Alif R Nouddy Korua \/ Greenpeace\" alt=\"'The ASEAN Haze Trauma' Briefer Launching in Kuala Lumpur. \u00a9 Alif R Nouddy Korua \/ Greenpeace\" class=\"wp-image-65346\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/fd8501e4-gp0su77fi.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/fd8501e4-gp0su77fi-300x201.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/fd8501e4-gp0su77fi-1024x684.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/fd8501e4-gp0su77fi-768x513.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/fd8501e4-gp0su77fi-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Senior Data and GIS Specialist Greenpeace Indonesia, Sapta Ananda Proklamasi gives a presentation during a launch of the briefer \u201cThe ASEAN Haze Trauma\u201d at the Greenpeace Malaysia office in Kuala Lumpur.<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Alif R Nouddy Korua \/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p><strong>Fajri Fadhillah, Ahli Strategi Kampanye Legal dan Politik Regional Greenpeace Asia Tenggara<\/strong>, melihat deklarasi ini dapat membawa harapan bagi negara-negara anggota ASEAN untuk menjadi yang terdepan dalam pemenuhan hak atas lingkungan.&nbsp; \u201cLangkah pertama untuk mewujudkan harapan tersebut adalah meningkatkan akses bagi masyarakat rentan untuk berpartisipasi dalam pengembangan dan implementasi deklarasi. Hal ini juga harus tercermin dalam tindakan yang diambil oleh negara-negara anggota ASEAN dalam berbagai perjanjian lingkungan multilateral, seperti COP CBD, COP UNFCCC, dan pengembangan perjanjian plastik melalui INC,\u201d terang Fajri.<\/p>\n\n<p>Greenpeace mendesak para pemimpin ASEAN untuk memastikan Regional Plan of Action (RPA) yang tengah dikembangkan oleh Komisi Hak-Hak Asasi Manusia Antarnegara ASEAN (AICHR) bersama Pejabat Senior ASEAN untuk Lingkungan Hidup (ASOEN) dilakukan dengan menegakkan prinsip padiatapa dan pengakuan hak-hak Masyarakat Adat. Kurangnya transparansi, seperti yang terjadi dalam penyusunan deklarasi ini, tidak boleh terulang dalam implementasinya.<\/p>\n\n<p>Greenpeace dan mitra masyarakat sipil di seluruh Asia Tenggara menegaskan kembali komitmen kami untuk melibatkan lembaga-lembaga ASEAN dan negara-negara anggota guna mendorong implementasi yang lebih kuat, transparansi, dan akuntabilitas, untuk mewujudkan hak-hak lingkungan hidup bagi seluruh masyarakat di kawasan ini.<\/p>\n\n<p><strong>SELESAI<\/strong><\/p>\n\n<p><strong>Kontak Media:<\/strong><\/p>\n\n<p>Belgis Habiba, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, +62 897-0005-629<\/p>\n\n<p>Agnes Alvionita, Tim Komunikasi Greenpeace Indonesia, +62-858-1028-8575<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hasil KTT 2025 menunjukkan bahwa ASEAN melewatkan kesempatan penting untuk menunjukkan komitmen lingkungan hidup yang nyata. <\/p>\n","protected":false},"author":93,"featured_media":65348,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret","p4_og_description":"Hasil KTT 2025 menunjukkan bahwa ASEAN melewatkan kesempatan penting untuk menunjukkan komitmen lingkungan hidup yang nyata. ","p4_og_image":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/2e39ac6f-gp0su77oi.jpg","p4_og_image_id":"65348","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[62],"tags":[19,6,31],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-65345","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-siaran-pers","tag-hutan","tag-iklim","tag-polusi","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Deklarasikan Hak atas Lingkungan: Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hasil KTT 2025 menunjukkan bahwa ASEAN melewatkan kesempatan penting untuk menunjukkan komitmen lingkungan hidup yang nyata.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Deklarasikan Hak atas Lingkungan: Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hasil KTT 2025 menunjukkan bahwa ASEAN melewatkan kesempatan penting untuk menunjukkan komitmen lingkungan hidup yang nyata.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-31T13:06:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-31T13:06:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/2e39ac6f-gp0su77oi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"678\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Budiarti Putri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Budiarti Putri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/\"},\"author\":{\"name\":\"Budiarti Putri\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff\"},\"headline\":\"Deklarasikan Hak atas Lingkungan: Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret\",\"datePublished\":\"2025-10-31T13:06:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-31T13:06:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/\"},\"wordCount\":580,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Hutan\",\"Iklim\",\"Polusi\"],\"articleSection\":[\"Siaran Pers\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/\",\"name\":\"Deklarasikan Hak atas Lingkungan: Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-10-31T13:06:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-31T13:06:15+00:00\",\"description\":\"Hasil KTT 2025 menunjukkan bahwa ASEAN melewatkan kesempatan penting untuk menunjukkan komitmen lingkungan hidup yang nyata.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Deklarasikan Hak atas Lingkungan: Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff\",\"name\":\"Budiarti Putri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c\",\"caption\":\"Budiarti Putri\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/budiarti-putri\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Deklarasikan Hak atas Lingkungan: Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret - Greenpeace Indonesia","description":"Hasil KTT 2025 menunjukkan bahwa ASEAN melewatkan kesempatan penting untuk menunjukkan komitmen lingkungan hidup yang nyata.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Deklarasikan Hak atas Lingkungan: Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret - Greenpeace Indonesia","og_description":"Hasil KTT 2025 menunjukkan bahwa ASEAN melewatkan kesempatan penting untuk menunjukkan komitmen lingkungan hidup yang nyata.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2025-10-31T13:06:08+00:00","article_modified_time":"2025-10-31T13:06:15+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":678,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2025\/10\/2e39ac6f-gp0su77oi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Budiarti Putri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Budiarti Putri","Est. reading time":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/"},"author":{"name":"Budiarti Putri","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff"},"headline":"Deklarasikan Hak atas Lingkungan: Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret","datePublished":"2025-10-31T13:06:08+00:00","dateModified":"2025-10-31T13:06:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/"},"wordCount":580,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Hutan","Iklim","Polusi"],"articleSection":["Siaran Pers"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/","name":"Deklarasikan Hak atas Lingkungan: Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2025-10-31T13:06:08+00:00","dateModified":"2025-10-31T13:06:15+00:00","description":"Hasil KTT 2025 menunjukkan bahwa ASEAN melewatkan kesempatan penting untuk menunjukkan komitmen lingkungan hidup yang nyata.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/65345\/deklarasikan-hak-atas-lingkungan-greenpeace-desak-asean-ambil-langkah-konkret\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Deklarasikan Hak atas Lingkungan: Greenpeace Desak ASEAN Ambil Langkah Konkret"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/e4e764db80f6a4f83a58464b1e3badff","name":"Budiarti Putri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLopB-Gr_k9SCNin05wv54eBSLhlzm1S71rF3I2remJgRXS7EhD=s96-c","caption":"Budiarti Putri"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/budiarti-putri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65345","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/93"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65345"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65345\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65350,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65345\/revisions\/65350"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65348"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65345"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65345"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65345"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=65345"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}