{"id":67401,"date":"2026-07-29T13:07:18","date_gmt":"2026-07-29T06:07:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=67401"},"modified":"2026-07-29T13:07:22","modified_gmt":"2026-07-29T06:07:22","slug":"warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/","title":{"rendered":"Warga dan Pemprov DKI Jakarta Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" title=\"IMAL9960\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/07\/eb6fab71-imal9960-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-67405\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/07\/eb6fab71-imal9960-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/07\/eb6fab71-imal9960-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/07\/eb6fab71-imal9960-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/07\/eb6fab71-imal9960-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/07\/eb6fab71-imal9960-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/07\/eb6fab71-imal9960-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption aria-hidden=\"true\" class=\"wp-element-caption\">Participants during panel discussion at the event titled &#8220;Citizen Meeting: Multi-Stakeholder Collaboration in Supporting the Implementation of Waste Management Policies&#8221; at Jakarta Future Hub, Jakarta, on July 29, 2026.  In commemoration of the #PlasticFreeJuly campaign and waste management policies, the Plastic-Free Parade (Pawai Bebas Plastik) coalition held a dialogue involving the government, communities, corporate organizations, and the public to discuss waste segregation at the source, reuse practices, and citizens&#8217; aspirations. (Afriadi Hikmal\/ Greenpeace)<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Afriadi Hikmal\/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jakarta, 29 Juli 2026<\/strong> \u2014 Sebagai penutup perayaan Bulan Juli Bebas Plastik (<em>Plastic Free July<\/em>), Inisiator Pawai Bebas Plastik melangsungkan forum <strong>\u201cTemu Warga: Kolaborasi Multipihak dalam Mendukung Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah\u201d <\/strong>di Jakarta Future Hub, Jakarta Pusat. Forum yang digagas oleh Greenpeace Indonesia, Dietplastik Indonesia, Divers Clean Action, Indorelawan, WALHI Jakarta, dan WALHI Nasional ini mempertemukan berbagai elemen masyarakat sipil dan pemangku kebijakan dalam ruang dialog untuk membahas berbagai kebijakan pengelolaan sampah di DKI Jakarta.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBerbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Pawai Bebas Plastik tahun ini dirancang untuk menjadi ruang dialog antar warga dan pemangku kebijakan. Untuk menjawab persoalan sampah, pemerintah daerah sudah sering bicara melalui kebijakan dan regulasi. Di sisi lain, warga juga harus terus beradaptasi dalam menghadapi realita implementasi kebijakan sehari-hari. Kami menilai kebijakan tata kelola sampah yang berorientasi pada partisipasi masyarakat amat penting untuk keberhasilan implementasi pengelolaan sampah di lapangan. Dengan format diskusi multipihak ini, kami berharap pemahaman bersama dan kolaborasi yang lebih kuat dapat terbangun antara warga dan pemerintah agar implementasi pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan bisa tercapai,\u201d terang <strong>Ibar Akbar, Juru Kampanye Zero Waste Greenpeace Indonesia.<\/strong><\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong praktik pemilahan sampah di tingkat rumah tangga melalui berbagai kebijakan dan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat, termasuk Pergub DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga dan Ingub Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Namun, kebijakan pengelolaan sampah tidak akan maksimal tanpa pemilahan dari sumber, serta evaluasi implementasi dari pemerintah sendiri.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam paparannya, <strong>Ketua Sub Kelompok Kemitraan Data &amp; Informasi Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Sri Mulyati,<\/strong> menerangkan bahwa tingginya sampah dari sektor pemukiman menjadikan keterlibatan masyarakat sebagai faktor penting dalam mengurangi sampah di Jakarta. \u201cDinas Lingkungan Hidup tidak bisa bekerja sendirian. Kami membutuhkan dukungan masyarakat untuk menyukseskan program pemilahan dan pengolahan dari sumber. Kami pastinya punya banyak keterbatasan, maka dari itu kami mendorong terwujudnya kolaborasi,\u201d katanya.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada kesempatan ini, perwakilan warga yang telah sukses menjalankan pemilahan sampah di daerahnya juga turut hadir. Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW016, Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur membagikan pengalaman mereka dalam menerapkan pemilahan sampah dari sumber di tingkat rumah tangga. Melalui perkumpulan Koperasi Kompos, warga RW016 Cakung berhasil membangun alternatif pengelolaan sampah di tingkat rukun warga yang dikelola warga secara mandiri.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut <strong>Fadjar Satyani, anggota PKK RW016 Cakung,<\/strong> untuk mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan harus ada kerjasama antara warga dan pemerintah. \u201cKalau kita mau perubahan yang terasa dampaknya, kita harus lakukan bersama-sama. Ketika kita mengajak untuk berubah, kita juga harus siapkan solusinya. Kita siapkan sistemnya agar orang dimudahkan dalam melakukan perubahan yang bermakna,\u201d kata Fadjar.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Walaupun Ingub 5\/2026 yang digagas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disambut dengan baik dan cukup terasa keterlibatan masyarakat, terdapat celah yang perlu diantisipasi. Sampah anorganik seperti plastik sekali pakai dalam bentuk saset dan kantong, tidak masuk dalam kategori sampah terpilah dan jika tidak masuk dalam 4 kategori sampah terpilah, akan dikategorikan residu.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTPA Bantargebang hanya akan menerima residu pada Agustus 2026. Jika plastik sekali pakai seperti saset dan kantong tidak dicegah untuk dikonsumsi, tumpukan sampah plastik sekali pakai di Bantargebang kemungkinan akan tetap terus bertambah. Jakarta sudah punya peraturan pembatasan plastik sekali pakai dan cukup berhasil dalam mengurangi penggunaan plastik. Perlu ada aturan tambahan untuk membatasi plastik sekali pakai, salah satunya dengan mendukung perwujudan ekosistem guna ulang yang juga sudah banyak dilakukan di warga Jakarta, sesuai dengan hirarki pengelolaan sampah di mana pengurangan dengan guna ulang menempati urutan teratas,\u201d ujar <strong>Adithiyasanti, Manajer Komunikasi Dietplastik Indonesia.<\/strong>\u00a0\u00a0<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Partisipasi aktif dari warga yang hadir juga ikut didorong dalam forum ini. Melalui sesi Rembuk Warga, warga yang hadir diajak untuk ikut berbagi pengalaman, masalah sampah sehari-hari, dan aspirasi mereka. Rekomendasi yang dihasilkan langsung disampaikan pada perwakilan Pemprov DKI Jakarta yang hadir.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cWarga juga punya solusi. Rekomendasi yang terhimpun hari ini dapat menjadi peluang tindak lanjut antar pemangku kepentingan untuk mendorong aksi kolektif yang berkelanjutan dalam pengurangan, pemilahan, dan pengelolaan sampah di tingkat masyarakat,\u201d tandas Ibar.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2013<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Catatan Editor:<\/strong><br>Foto dan video dapat diunduh di tautan <a href=\"https:\/\/media.greenpeace.org\/Detail\/27MZIFJHTV4IL\">berikut ini.<\/a><\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kontak Media:<\/strong><br>Ibar Akbar, Juru Kampanye Zero Waste Greenpeace Indonesia, +62 812-2572-3998<br>Agnes Alvionita, Juru Kampanye Komunikasi Greenpeace Indonesia, +62 858-1028-8575<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tentang Pawai Bebas Plastik<\/strong><br>Pawai Bebas Plastik (PBP) merupakan gerakan kampanye kolektif yang bertujuan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mendorong penanganan sampah yang lebih bertanggung jawab.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai penutup perayaan Bulan Juli Bebas Plastik (Plastic Free July), Inisiator Pawai Bebas Plastik melangsungkan forum \u201cTemu Warga: Kolaborasi Multipihak dalam Mendukung Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah\u201d di Jakarta Future Hub, Jakarta Pusat. Forum yang digagas oleh Greenpeace Indonesia, Dietplastik Indonesia, Divers Clean Action, Indorelawan, WALHI Jakarta, dan WALHI Nasional ini mempertemukan berbagai elemen masyarakat sipil dan pemangku kebijakan dalam ruang dialog untuk membahas berbagai kebijakan pengelolaan sampah di DKI Jakarta.<\/p>\n","protected":false},"author":49,"featured_media":67405,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"Warga dan Pemprov DKI Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah Ibukota","p4_og_description":"Sebagai penutup perayaan Bulan Juli Bebas Plastik (Plastic Free July), Inisiator Pawai Bebas Plastik melangsungkan forum \u201cTemu Warga: Kolaborasi Multipihak dalam Mendukung Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah\u201d di Jakarta Future Hub, Jakarta Pusat. Forum yang digagas oleh Greenpeace Indonesia, Dietplastik Indonesia, Divers Clean Action, Indorelawan, WALHI Jakarta, dan WALHI Nasional ini mempertemukan berbagai elemen masyarakat sipil dan pemangku kebijakan dalam ruang dialog untuk membahas berbagai kebijakan pengelolaan sampah di DKI Jakarta.","p4_og_image":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/07\/eb6fab71-imal9960-scaled.jpg","p4_og_image_id":"67405","p4_seo_canonical_url":"","p4_seo_meta_title":"","p4_seo_meta_description":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[61,62],"tags":[23],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-67401","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-dan-cerita","category-siaran-pers","tag-pantang-plastik","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Warga dan Pemprov DKI Jakarta Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sebagai penutup perayaan Bulan Juli Bebas Plastik (Plastic Free July), Inisiator Pawai Bebas Plastik melangsungkan forum \u201cTemu Warga: Kolaborasi Multipihak dalam Mendukung Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah\u201d di Jakarta Future Hub, Jakarta Pusat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Warga dan Pemprov DKI Jakarta Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebagai penutup perayaan Bulan Juli Bebas Plastik (Plastic Free July), Inisiator Pawai Bebas Plastik melangsungkan forum \u201cTemu Warga: Kolaborasi Multipihak dalam Mendukung Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah\u201d di Jakarta Future Hub, Jakarta Pusat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-29T06:07:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-29T06:07:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/07\/eb6fab71-imal9960-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe\"},\"headline\":\"Warga dan Pemprov DKI Jakarta Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah\",\"datePublished\":\"2026-07-29T06:07:18+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-29T06:07:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/\"},\"wordCount\":777,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"PantangPlastik\"],\"articleSection\":[\"Kabar dan Cerita\",\"Siaran Pers\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/\",\"name\":\"Warga dan Pemprov DKI Jakarta Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-07-29T06:07:18+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-29T06:07:22+00:00\",\"description\":\"Sebagai penutup perayaan Bulan Juli Bebas Plastik (Plastic Free July), Inisiator Pawai Bebas Plastik melangsungkan forum \u201cTemu Warga: Kolaborasi Multipihak dalam Mendukung Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah\u201d di Jakarta Future Hub, Jakarta Pusat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Warga dan Pemprov DKI Jakarta Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.greenpeace.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/greenpeace-indonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Warga dan Pemprov DKI Jakarta Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah - Greenpeace Indonesia","description":"Sebagai penutup perayaan Bulan Juli Bebas Plastik (Plastic Free July), Inisiator Pawai Bebas Plastik melangsungkan forum \u201cTemu Warga: Kolaborasi Multipihak dalam Mendukung Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah\u201d di Jakarta Future Hub, Jakarta Pusat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Warga dan Pemprov DKI Jakarta Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah - Greenpeace Indonesia","og_description":"Sebagai penutup perayaan Bulan Juli Bebas Plastik (Plastic Free July), Inisiator Pawai Bebas Plastik melangsungkan forum \u201cTemu Warga: Kolaborasi Multipihak dalam Mendukung Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah\u201d di Jakarta Future Hub, Jakarta Pusat.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2026-07-29T06:07:18+00:00","article_modified_time":"2026-07-29T06:07:22+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/07\/eb6fab71-imal9960-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Greenpeace Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Greenpeace Indonesia","Est. reading time":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/"},"author":{"name":"Greenpeace Indonesia","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe"},"headline":"Warga dan Pemprov DKI Jakarta Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah","datePublished":"2026-07-29T06:07:18+00:00","dateModified":"2026-07-29T06:07:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/"},"wordCount":777,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["PantangPlastik"],"articleSection":["Kabar dan Cerita","Siaran Pers"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/","name":"Warga dan Pemprov DKI Jakarta Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2026-07-29T06:07:18+00:00","dateModified":"2026-07-29T06:07:22+00:00","description":"Sebagai penutup perayaan Bulan Juli Bebas Plastik (Plastic Free July), Inisiator Pawai Bebas Plastik melangsungkan forum \u201cTemu Warga: Kolaborasi Multipihak dalam Mendukung Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah\u201d di Jakarta Future Hub, Jakarta Pusat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67401\/warga-dan-pemprov-dki-jakarta-berembuk-bahas-kebijakan-pengelolaan-sampah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Warga dan Pemprov DKI Jakarta Berembuk Bahas Kebijakan Pengelolaan Sampah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe","name":"Greenpeace Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g","caption":"Greenpeace Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/www.greenpeace.or.id"],"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/greenpeace-indonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67401","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/49"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67401"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67401\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67410,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67401\/revisions\/67410"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67405"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67401"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67401"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67401"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=67401"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}