{"id":67552,"date":"2026-08-14T20:24:19","date_gmt":"2026-08-14T13:24:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=67552"},"modified":"2026-08-14T20:24:30","modified_gmt":"2026-08-14T13:24:30","slug":"indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/","title":{"rendered":"Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" title=\"Indonesia Presidential Palace in New Capital City (IKN) Nusantara\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/08\/caead4d7-gp0su210x.jpg\" alt=\"View of new Presidential Palace complex of Indonesian Capital City (IKN) Nusantara in East Kalimantan.\" class=\"wp-image-67553\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/08\/caead4d7-gp0su210x.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/08\/caead4d7-gp0su210x-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/08\/caead4d7-gp0su210x-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/08\/caead4d7-gp0su210x-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/08\/caead4d7-gp0su210x-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption aria-hidden=\"true\" class=\"wp-element-caption\">View of new Presidential Palace complex of Indonesian Capital City (IKN) Nusantara in East Kalimantan.<div class=\"credit icon-left\"> \u00a9 Jurnasyanto Sukarno \/ Greenpeace<\/div><\/figcaption><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jakarta, 14 Agustus 2026 \u2013 <\/strong>Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR\/DPR\/DPD di Kompleks Parlemen Senayan jelang perayaan kemerdekaan Indonesia ke-81 masih belum merefleksikan makna merdeka yang sepenuhnya lantaran masih dihantui tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang datang bersama krisis iklim.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama separuh pertama tahun ini sebesar 5,45% secara tahunan digadang jadi pertumbuhan tertinggi selama 13 tahun terakhir. Namun, pertumbuhan ini dibarengi dengan peningkatan rasio Gini menjadi 0,368 di Maret 2026. Pencapaian ini bertolak belakang dengan pidato Presiden Prabowo yang menekankan agar setiap rupiah yang diinvestasikan harus menciptakan pekerjaan dan menghasilkan perbaikan kualitas hidup.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cNyatanya, saat ini kualitas hidup masyarakat terus menurun. Daya beli masyarakat terus melemah di tengah minimnya lapangan kerja dan stagnasi pendapatan, sementara harga kebutuhan pokok terus meningkat akibat kekeringan panjang dampak el nino serta beralihnya sumber daya ke proyek-proyek raksasa yang tidak memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, diantaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, dan Giant Sea Wall,\u201d ujar Juru Kampanye Keadilan Iklim, Jeanny Sirait.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">El nino &#8220;godzilla&#8221; yang melanda sejak pertengahan tahun memicu kekeringan parah dan mengakibatkan gagal panen di berbagai daerah seperti Jawa Timur dan Banten, dan kebakaran hutan di Kalimantan Barat, Riau, dan Sumatra Selatan. Krisis iklim yang meningkatkan suhu Bumi pun membuat fenomena el nino tahun ini pun diprediksi akan berlangsung lebih parah dan lebih lama dari sebelumnya, sehingga berpotensi membuat harga kebutuhan pokok semakin melambung.\u00a0<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, pemerintah pun masih belum serius dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan yang dihadapi masyarakat saat ini. Pertumbuhan lapangan kerja yang lambat mengakibatkan lebih dari setengah pekerja di Indonesia masih bekerja di sektor informal. Sementara itu, pendapatan pekerja pun tak mengalami kenaikan berarti dan banyak dari mereka yang terus bekerja dengan kondisi buruk.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Awak kapal perikanan, misalnya, masih rentan terhadap kerja paksa dan perdagangan orang. Menurut laporan <em>Trafficking in Persons Report 2025, <\/em>Indonesia masih menunjukkan adanya kesenjangan yang besar antara regulasi dan penegakan hukum tindak pidana perdagangan orang (TPPO), kriminalisasi dan intimidasi terhadap pembela HAM, dan penerapannya di sektor perikanan terhadap awak kapal domestik dan migran.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Padahal, menurut Juru Kampanye Laut Fildza Nabila, pasca ratifikasi Konvensi ILO K-188 oleh pemerintah pada Mei 2026 lalu, Indonesia memiliki momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan akuntabilitas seluruh rantai pasok perikanan.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menjelaskan bahwa ratifikasi Konvensi ILO K-188 perlu diikuti dengan implementasi yang efektif; proses aksesi OECD oleh Indonesia perlu mendorong uji tuntas HAM (<em>human rights due diligence) <\/em>dan pertanggungjawaban perusahaan, sementara komitmen terkait larangan perdagangan barang yang diproduksi dengan kerja paksa dalam hubungan dagang Indonesia-Amerika Serikat (<em>import ban<\/em>) menunjukkan bahwa perlindungan pekerja semakin menjadi bagian dari standar perdagangan global.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKemerdekaan di laut berarti memastikan bahwa keuntungan industri perikanan tidak dibangun di atas hilangnya hak dan kebebasan pekerja,\u201d tegas Fildza.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Upaya Pengurangan Karbon Serba Tanggung<\/strong><\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKomitmen\u201d Presiden Prabowo untuk mengurangi emisi karbon terasa serba tanggung.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rencana penerapan pajak karbon untuk pengguna sepeda motor berbahan bakar bensin hanya akan menambah beban rakyat biasa, alih-alih mengurangi emisi karbon dari pencemar besar.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSkema penerapan pajak karbon harus dikaji lebih dalam, yaitu dengan mengidentifikasi dan keterbukaan informasi sumber pencemar, seperti pembangkit listrik batu bara dan gas, bukan malah memajaki pengguna kendaraan pribadi seperti motor yang keluaran emisinya tidak sebanding dengan perusahaan-perusahaan pencemar,\u201d kata Juru Kampanye Iklim dan Energi, Yuyun Harmono.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yuyun juga mempertanyakan komitmen Presiden dalam mewujudkan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt. Pasalnya, pidato Prabowo tidak menunjukkan upaya serius pemerintah untuk melepaskan diri dari ketergantungan energi fosil.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67192\/terjebak-carbon-lock-in\/\">Laporan Greenpeace terbaru dengan LPEM UI<\/a> menyebutkan bahwa Indonesia akan mengalami kondisi <em>carbon lock-in<\/em> karena masih memprioritaskan dominasi energi fosil dalam pembangkitan listrik.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDokumen resmi perencanaan penyediaan listrik masih memberikan ruang untuk pengembangan energi fosil pada pembangkit gas sebesar 10.3 GW. Tidak hanya itu, batubara diproyeksikan tetap menjadi raja dengan mendominasi 46,8% pasokan listrik hingga 2034,\u201d tandas Yuyun.&nbsp;<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Narahubung:<\/strong><\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Riska Rahman \u2013 Communication Specialist Greenpeace Indonesia (+62 821-1456-2039)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pidato Presiden Prabowo Subianto jelang perayaan kemerdekaan Indonesia ke-81 masih belum merefleksikan makna merdeka yang sepenuhnya lantaran masih dihantui tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang datang bersama krisis iklim.<\/p>\n","protected":false},"author":49,"featured_media":67553,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan","p4_og_description":"Pidato Presiden Prabowo Subianto jelang perayaan kemerdekaan Indonesia ke-81 masih belum merefleksikan makna merdeka yang sepenuhnya lantaran masih dihantui tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang datang bersama krisis iklim.","p4_og_image":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/08\/caead4d7-gp0su210x.jpg","p4_og_image_id":"67553","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[61,62,75],"tags":[18,6,43,76,20],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-67552","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-dan-cerita","category-siaran-pers","category-sosial-ekonomi","tag-energi-terbarukan","tag-iklim","tag-ekonomi-hijau","tag-sosial-dan-ekonomi","tag-laut","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pidato Presiden Prabowo Subianto jelang perayaan kemerdekaan Indonesia ke-81 masih belum merefleksikan makna merdeka yang sepenuhnya lantaran masih dihantui tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang datang bersama krisis iklim.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pidato Presiden Prabowo Subianto jelang perayaan kemerdekaan Indonesia ke-81 masih belum merefleksikan makna merdeka yang sepenuhnya lantaran masih dihantui tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang datang bersama krisis iklim.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-14T13:24:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-14T13:24:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/08\/caead4d7-gp0su210x.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe\"},\"headline\":\"Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan\",\"datePublished\":\"2026-08-14T13:24:19+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-14T13:24:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/\"},\"wordCount\":661,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"EnergiTerbarukan\",\"Iklim\",\"Ekonomi Hijau\",\"Sosial dan Ekonomi\",\"Laut\"],\"articleSection\":[\"Kabar dan Cerita\",\"Siaran Pers\",\"Sosial dan Ekonomi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/\",\"name\":\"Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-08-14T13:24:19+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-14T13:24:30+00:00\",\"description\":\"Pidato Presiden Prabowo Subianto jelang perayaan kemerdekaan Indonesia ke-81 masih belum merefleksikan makna merdeka yang sepenuhnya lantaran masih dihantui tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang datang bersama krisis iklim.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.greenpeace.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/greenpeace-indonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan - Greenpeace Indonesia","description":"Pidato Presiden Prabowo Subianto jelang perayaan kemerdekaan Indonesia ke-81 masih belum merefleksikan makna merdeka yang sepenuhnya lantaran masih dihantui tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang datang bersama krisis iklim.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan - Greenpeace Indonesia","og_description":"Pidato Presiden Prabowo Subianto jelang perayaan kemerdekaan Indonesia ke-81 masih belum merefleksikan makna merdeka yang sepenuhnya lantaran masih dihantui tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang datang bersama krisis iklim.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2026-08-14T13:24:19+00:00","article_modified_time":"2026-08-14T13:24:30+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2026\/08\/caead4d7-gp0su210x.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Greenpeace Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Greenpeace Indonesia","Est. reading time":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/"},"author":{"name":"Greenpeace Indonesia","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe"},"headline":"Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan","datePublished":"2026-08-14T13:24:19+00:00","dateModified":"2026-08-14T13:24:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/"},"wordCount":661,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["EnergiTerbarukan","Iklim","Ekonomi Hijau","Sosial dan Ekonomi","Laut"],"articleSection":["Kabar dan Cerita","Siaran Pers","Sosial dan Ekonomi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/","name":"Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2026-08-14T13:24:19+00:00","dateModified":"2026-08-14T13:24:30+00:00","description":"Pidato Presiden Prabowo Subianto jelang perayaan kemerdekaan Indonesia ke-81 masih belum merefleksikan makna merdeka yang sepenuhnya lantaran masih dihantui tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang datang bersama krisis iklim.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/67552\/indonesia-masih-terjajah-krisis-iklim-pidato-presiden-tunjukkan-kesenjangan-komitmen-dan-kebijakan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Indonesia Masih \u201cTerjajah\u201d Krisis Iklim, Pidato Presiden Tunjukkan Kesenjangan Komitmen dan Kebijakan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe","name":"Greenpeace Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g","caption":"Greenpeace Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/www.greenpeace.or.id"],"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/greenpeace-indonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67552","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/49"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67552"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67552\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67555,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67552\/revisions\/67555"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67553"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67552"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=67552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}