Jaga Yang Menjaga

Hutan yang menopang kehidupan kita semakin terancam. Hutan Amazon terbakar, sementara terumbu karang di Raja Ampat memutih. Perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati bukan lagi ancaman di masa depan. Krisis ini sedang terjadi sekarang.
Di saat industri ekstraktif mengeruk keuntungan dari tambang emas ilegal dan pertambangan nikel, Masyarakat Adat dan komunitas lokal justru menghadapi ancaman terhadap tanah, laut, dan ruang hidup mereka.
Padahal, selama ribuan tahun, Masyarakat Adat telah menjaga hutan dan lautan. Mengakui dan melindungi hak serta wilayah adat mereka berarti turut melindungi kehidupan kita semua.
Kami mendesak para pemimpin dunia untuk berhenti mengumbar janji dan segera memberikan pengakuan serta perlindungan hukum atas wilayah dan hak-hak Masyarakat Adat dan komunitas lokal.
Lindungi hak mereka, lindungi masa depan kita. Bersama, kita bisa mewujudkan masa depan ketika manusia dan alam dapat hidup berdampingan.
[1] Colinvaux, Paul A. “The Past and Future Amazon.” Scientific American (1989)
Tambahkan Nama Kamu!
Bergabunglah bersama kami dalam menuntut pengakuan atas hak-hak Masyarakat Adat dan wilayah mereka.
Kami akan menyerahkan tanda tangan Anda secara langsung kepada para pembuat keputusan di Konvensi PBB tentang Keanekaragaman Hayati (CBD) pada bulan Oktober ini.