Barcelona, Spanyol – Kapal Greenpeace, Arctic Sunrise, akan ikut berlayar bersama lebih dari 70 kapal dan lebih dari ribuan aktivis yang tergabung dalam kontingen Global Sumud Flotilla. Mereka akan berlayar untuk langsung menantang blokade bantuan ke Gaza yang dilakukan Israel. Dalam konvoi ini, Arctic Sunrise akan berperan untuk memberikan dukungan teknis dan operasional maritim agar kapal-kapal Global Sumud Flotilla dapat melalui Laut Mediterania dengan aman untuk kemudian menyelesaikan pelayaran sejauh 200 mil laut terakhir menuju daratan Gaza.

Eva Saldaña, Direktur Eksekutif Greenpeace Spanyol mengatakan, “Di tengah memanasnya perang yang dipicu oleh militer Amerika Serikat dan Israel dan berlanjut jadi siklus kehancuran dan penderitaan di Asia Barat (Timur Tengah), kami bangga untuk menjawab panggilan untuk bergabung bersama Global Sumud Flotilla dengan kapal Greenpeace, Arctic Sunrise.
“Ketika pemerintah dunia kehilangan keberanian dan keyakinan untuk menegakkan hukum internasional serta mencegah genosida di Gaza, Sumud Flotilla telah memberikan harapan untuk solidaritas kemanusiaan dan simbol harapan dalam aksi.”
Sebagai respon dari panggilan langsung warga Palestina di Gaza, Global Sumud Flotilla akan berlayar dari Barcelona, Spanyol, pada 12 April 2026 dan berhenti di Syracuse, Italia, dan Lerapetra, Yunani, untuk kemudian bertolak ke Gaza.
Ghiwa Nakat, Direktur Eksekutif Greenpeace Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), mengatakan, “Kehancuran yang menimpa Gaza telah menjadi doktrin impunitas yang berbahaya, dan sekarang menyebar kehancuran ke Lebanon tanpa henti dan memperdalam penderitaan manusia. Kapal Greenpeace bergabung bersama misi yang dipimpin oleh sesama warga sipil untuk menuntut akses kemanusiaan ke Gaza yang aman dan tanpa hambatan serta menantang blokade ilegal yang terus merusak kehidupan sipil. Kami dengan tegas menentang kejahatan perang, kelaparan yang disengaja, pembersihan etnis, genosida, dan ekosida. Konvoi Global Sumud Flotilla adalah panggilan kepada pemerintah di seluruh dunia untuk memecah keheningan mereka, melindungi aksi kemanusiaan, dan segera bertindak dan memegang prinsip untuk menegakkan hukum internasional, martabat manusia, dan keadilan.”
Leonard Simanjuntak, Kepala Greenpeace Indonesia, menambahkan, “Genosida di Gaza serta perang ilegal yang dilakukan di Iran dan Lebanon hanya membawa kesengsaraan bagi warga. Emisi karbon yang dikeluarkan dari serangan udara dan darat pun semakin memperparah kondisi iklim kita. Partisipasi Greenpeace dalam konvoi Global Sumud Flotilla kali ini jadi bukti nyata komitmen kami dalam menjaga perdamaian yang dibutuhkan untuk mencapai keadilan menyeluruh, baik dari segi lingkungan, sosial, dan ekonomi bagi seluruh umat manusia tanpa terkecuali.
Partisipasi perwakilan Indonesia di dalam Global Sumud Flotilla juga menunjukkan kuatnya solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina. Hal ini seharusnya jadi teguran keras bagi pemerintah Indonesia untuk memikirkan ulang keterlibatannya di dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) dan mengambil sikap tegas terhadap perang di Iran dan Lebanon.”
Pada misi April 2026 ini, perwakilan Indonesia juga turut berlayar bersama aktivis-aktivis dari 100 negara dan membawa bantuan simbolik berupa obat-obatan, makanan, dan air bersih sebagai bentuk nyata solidaritas Indonesia terhadap Palestina. Mirisnya, pemerintah Indonesia justru seakan berpihak kepada para penjajah dengan bergabung bersama Board of Peace bersama Israel dan diinisiasi oleh Amerika Serikat, dua negara yang sedang menjalankan agresi militer ilegal di Iran dan Lebanon.

Susan Abdullah, anggota Steering Committee Global Sumud Flotilla, mengatakan, “Jejak sejarah Greenpeace jelas dalam membela lautan, menentang ketidakadilan dan beraksi untuk membela kehidupan. Bergabungnya Greenpeace akan menjadi sumber kekuatan baru untuk misi musim semi 2026 kami. Kami berlayar ke arah yang sama dengan tekad yang sama untuk mengakhiri pengepungan ilegal Israel atas Gaza.”
Pada September 2025, Global Sumud Flotilla melakukan pelayaran yang diikuti oleh 42 kapal dan 462 orang. Tentara Israel mencegat secara ilegal kapal-kapal tersebut. Para tentara zionis memaksa naik ke dalam flotilla, menahan para awak di dalam kapal flotilla sekitar 70 mil laut dari teluk Gaza, memutus serta mengganggu sinyal komunikasi. Para awak di dalam kapal-kapal flotilla tersebut menceritakan tentang ketegangan yang terjadi dengan perahu-perahu tanpa lampu dan drone yang membuntuti armada kapal flotilla, serta laporan bahwa kapal-kapal angkatan laut Israel telah merusak komunikasi mereka, mengganggu sinyal bahaya, dan livestream dari dalam kapal.
Kapal MY Arctic Sunrise telah jadi bagian dari armada Greenpeace sejak 1995 dan menjadi gugus depan kampanye global Greenpeace dari Antartika di Kutub Selatan ke Arktik di Kutub Utara. Kapal ini mampu menampung hingga 30 orang dengan panjang 50,5 meter yang dilengkapi dengan lambung, kemudi, dan baling-baling yang diperkuat agar bisa berlayar dengan aman melalui es di laut serta memiliki kecepatan maksimum sebesar 13 knot (24 km/jam).
Greenpeace sejak lama mengecam krisis kemanusiaan dan lingkungan yang disebabkan oleh genosida Israel di Gaza. Tuntutan Greenpeace meliputi: gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan permanen untuk menghentikan serangan terhadap warga sipil dan lingkungan; pembebasan semua sandera dan semua warga Palestina yang ditahan secara ilegal oleh Israel; penjatuhan sanksi yang ditargetkan dan embargo senjata komprehensif terhadap Israel, yang ditegakkan oleh komunitas internasional; serta pengakhiran pendudukan ilegal Palestina.
SELESAI
Foto dan video dari kapal Greenpeace akan diperbarui secara berkala di Greenpeace Media Library.
Informasi lebih lanjut tentang Global Sumud Flotilla bisa diakses di https://globalsumudflotilla.org/press/
Kontak Media:
Riska Rahman, Communications Specialist, Greenpeace Indonesia, [email protected], +62 821 1456 2039
Diederick van den Ende, Communication Lead di Greenpeace Belanda (ikut berlayar di kapal), [email protected]
Greenpeace International Press Desk, [email protected], +31 20 718 2470 (24 hours)
Global Sumud Flotilla, [email protected], +44 1414 620 950


