Hari itu, 5 Maret 2026, langit mendung sejak pagi. Gerimis sesekali turun, bahkan menjelang acara dimulai. Di Gondangdia, tempat kantor Greenpeace Indonesia berada, hujan kecil masih setia menyapa.
Ini adalah pertama kalinya saya merancang acara temu donor sejak bergabung dengan Greenpeace. Ada sedikit rasa khawatir; apakah para supporter tetap akan datang untuk acara Buka Puasa Bersama, di tengah cuaca yang kurang bersahabat dan lalu lintas Jakarta yang biasanya padat saat jam pulang kantor?
Tapi ternyata kekhawatiran itu berlalu juga.
Pertemuan Hangat Di Cokro 19
Sekitar pukul empat sore, satu per satu supporter Greenpeace mulai memasuki halaman kantor di Jalan HOS Cokroaminoto No. 19.
Rasa lega dan bahagia datang bersamaan ketika saya melihat daftar hadir perlahan terisi oleh nama-nama yang sebelumnya telah mendaftar. Tim Greenpeace yang bertugas hari itu menyambut setiap supporter dengan senyum hangat, lalu mempersilakan mereka memasuki ruang acara.
Acara dibuka oleh Maria Christi Siahaan, Interim Fundraising Manager Greenpeace Indonesia. Dengan penuh semangat, Maria menyapa para supporter dan mengajak semua yang hadir merasakan energi kebersamaan sore itu.

Pembukaan secara resmi kemudian disampaikan oleh Leonard Simanjuntak, Kepala Greenpeace Indonesia. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para supporter yang selama ini berjalan bersama Greenpeace dalam melindungi hutan, laut, dan iklim Indonesia dari krisis iklim.
Leonard juga membagikan gambaran tentang fokus kampanye Greenpeace di tahun 2026, yang menjadi pengingat bahwa perjuangan dalam melawan krisis iklim dan industri yang merusak adalah aksi kolektif yang membutuhkan waktu panjang.
Diskusi Mulai Dari Capaian Kampanye Hingga Peran Relawan
Seperti tahun sebelumnya, sesi diskusi menjadi bagian yang paling dinantikan.
Sore itu, diskusi diawali dengan tiga update dari tim Greenpeace:
Maria Christi (Tim Penggalangan Dana) berbagi cerita tentang dampak nyata dari dukungan para supporter sepanjang tahun 2025.

Riska Rahman (Proyek Ummah for Earth) menjelaskan kolaborasi dengan berbagai mitra untuk menyebarkan pesan kepedulian lingkungan yang berangkat dari nilai-nilai keimanan.

Ibar Akbar (Proyek Zero Waste) membahas upaya mendorong sistem guna ulang kepada produsen sebagai solusi mengurangi sampah.

Tiga pemaparan ini ternyata langsung memantik rasa ingin tahu para supporter.
Pertanyaan demi pertanyaan mengalir. Setiap supporter yang berpartisipasi memiliki lebih dari 2 pertanyaan. Mulai dari bagaimana Greenpeace menilai capaian kampanye di tahun 2025, hingga apa saja tantangan yang masih perlu diperbaiki.



Ada juga yang penasaran tentang bagaimana Greenpeace bekerja bersama dan mengapresiasi relawan, orang-orang yang berada di balik banyak aksi dan kampanye Greenpeace Indonesia. Salah satu kelompok relawan yang mungkin Anda sering dengar adalah Tim Cegah Api.
Waktu terasa berjalan cepat. Ketika azan magrib hampir tiba, sesi diskusi yang hangat ini ditutup dengan pemilihan tiga supporter penanya untuk mendapatkan merchandise spesial dari Greenpeace.
Berbuka Puasa Dan Bertukar Cerita
Setelah itu, para supporter diajak menuju taman samping kantor.
Di sana, hidangan berbuka telah disiapkan. Sambil menikmati takjil, semua yang hadir berbincang santai, saling mengenal, dan berbagi cerita.

Senang rasanya melihat suporter Greenpeace bisa berjejaring dan kami juga menggunakan waktu ini untuk berbagi cerita dengan suporter. Suasana terasa hangat, seperti berkumpul dengan teman lama yang memiliki kepedulian yang sama.
Workshop Membuat Lipbalm Natural
Sesi terakhir hari itu adalah workshop membuat lip balm dari bahan alami.
Kami ingin para supporter merasakan langsung praktik gaya hidup ramah lingkungan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Workshop ini dipandu oleh pegiat lingkungan Betry Agrisa, yang membimbing 12 supporter untuk membuat lip balm mereka sendiri dari bahan-bahan alami yang telah disediakan.


Di akhir sesi, setiap peserta bisa membawa pulang lip balm buatan mereka sendiri dari acara yang penuh makna ini.
“Saya merasa terhubung dengan tim Greenpeace yang selama ini hanya bisa saya ketahui hanya dari media sosial, tanpa tahu bagaimana cara kerja mereka dibalik kampanye yang dilakukannya. Pertemuan seperti ini sangat layak untuk diagendakan, supaya bisa menjawab semua apa yang jadi miskonsepsi dan misintrepretasi atau miskomunikasi antara tim GP dan doantur. Saya sangat senang bisa menghadiri pertemuan ini karena ada dialog yang terjadi dari hati ke hati dan jadi terjalin koneksi yang positif.“
– Wiwit Sapitri, Donatur Sejak Tahun 2022
“(Saya harap event selanjutnya) sesuatu yang menarik minat kaum perempuan (dan) kaum muda sehingga nantinya bisa diterapkan di lingkungan dan menjadi penggerak untuk perlindungan terhadap alam sekitar.”
– Elisabeth Yunita, Donatur Sejak Tahun 2011
Ingin menjadi bagian dari acara kami berikutnya?
Buka Puasa Bersama Supporter Greenpeace Indonesia merupakan acara tahunan yang menghubungkan supporter Greenpeace dengan tim Greenpeace. Melalui pertemuan ini, kami ingin mendengar lebih banyak cerita, masukan, dan harapan dari orang-orang yang selama ini mendukung perjuangan kami.
Acara seperti ini diadakan khusus untuk komunitas donatur Greenpeace Indonesia, orang-orang yang memperkuat kampanye dan aksi lingkungan kami.
Jika Anda ingin bergabung dengan acara eksklusif berikutnya, bertemu dengan para penggerak kampanye lingkungan yang menginspirasi, dan menjadi bagian dari aksi lingkungan nasional dan global, berikut adalah cara untuk menjadi bagian darinya:
👉 [Berdonasi hari ini] – Dukung Greenpeace Asia Tenggara dan bantu mendanai kampanye kami.
Nafas perjuangan kampanye dan aksi Greenpeace datang dari dukungan orang-orang yang peduli seperti Anda.
Bersama-sama, kita telah membangun sesuatu yang kuat dan bersama-sama, kita akan terus bertindak dengan keberanian, kasih sayang, dan tentu saja, harapan.


