News & Stories - Greenpeace Indonesia
-
Menyelamatkan Keanekaragaman Hayati Laut: Krisis Tak Terlihat di Laut Lepas
Meskipun keanekaragaman hayati laut lepas ini tidak terlihat oleh banyak orang, wilayah ini tidak bebas dari bahaya—justru menjadi kawasan yang paling tidak dilindungi.
-
Raksasa Agribisnis Raup Keuntungan di Tengah Krisis
Di tengah krisis pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina, sejumlah perusahaan raksasa agribisnis meraup keuntungan miliaran dolar.
-
Jokowi dan PM Malaysia Sepakat Perangi ‘Diskriminasi’ Kelapa Sawit, Komitmen Hentikan Deforestasi Patut Dipertanyakan
Jakarta, 11 Januari 2022. Presiden Joko Widodo sebaiknya menjelaskan maksud pernyataan ‘memerangi diskriminasi terhadap kelapa sawit’ yang disampaikan seusai pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Bogor pada…
-
Ketika Energi Ekstraktif ‘Mendanai’ Sebuah Perang
“Perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia dan perang di Ukraina memiliki akar yang sama: bahan bakar fosil dan ketergantungan kita pada mereka,” kata ilmuwan iklim Ukraina, Svitlana Krakovska, ketika…
Filtered results
-
Menyelami Krisis Iklim dan Sosial melalui Seni: Transformasi, Prediksi, dan Tindakan
Krisis iklim telah menjadi isu mendesak yang mengancam keberlanjutan hidup Bumi kita. Di Indonesia, negara yang kaya akan keanekaragaman hayati dan sumber daya alam, dampak krisis iklim semakin terasa nyata.…
-
“Cerita dari Ruang Bersih” Mengungkap Kisah Kotor Industri Elektronik
Film dokumenter dari Korea Selatan tentang pekerja elektronik yang sekarat dan penolakan industri untuk mengungkapkan bahan kimia beracun yang menyebabkan mereka sakit ditayangkan di 20 negara dengan produksi dan penggunaan elektronik yang terus meningkat
-
Seberapa Hijaukah “Gadget”mu?
Apa kamu tahu bagaimana perangkat yang kamu gunakan untuk baca tulisan ini sampai ke tanganmu atau ke mejamu? Meskipun mungkin saja datang dari box cantik, lihatlah lebih jauh langkah apa…
-
Samsung: Masa Depan Bergantung pada Ini..
Samsung, salah satu perusahaan ponsel pintar terkemuka dunia, sedang akan membuat keputusan penting: apa yang akan mereka lakukan untuk 4,3 juta unit ponsel Galaxy Note 7 yang ditarik kembali?
-
Apakah 4,3 juta Samsung Galaxy Note 7 akan berakhir di tempat sampah?
Saat ini Samsung sedang mempertimbangkan untuk membuang 4,3 juta ponsel Galaxy Note 7 baru menyusul terjadinya hampir 100 kasus meledak di seluruh dunia. Jumlah ini setara dengan hampir 730,000 kg teknologi dengan spesifikasi tinggi! Samsung telah membuat keputusan yang tepat dengan menarik ponselnya dari peredaran untuk menghindari lebih banyak insiden atau orang terluka karenanya, pertanyaannya…
-
Urusan gadget: antara keinginan dan kebutuhan
Kelangkaan terjadi karena alam tidak bisa menyediakan semua sumber daya yang kita butuhkan, untuk memuaskan keinginan kita yang tak terbatas
-
Penduduk Negara Manakah Yang Paling Banyak Memperbaiki Gagdet nya?
Apa yang terjadi saat ponsel pintarmu mati? Negara mana yang paling banyak mendaur ulang? Dan, apakah orang-orang memperbaiki ponsel mereka atau hanya membuangnya begitu saja? Kami melakukan penelitian untuk mencari tahu..










