#Hutan

Hutan Tanpa Api

Kebakaran hutan tidak hanya mengancam kehidupan manusia, tapi juga mengancam satwa liar asli Indonesia yang terancam punah.

Ikut Beraksi

Bumi ini mengirimkan sinyal darurat iklim. Di berbagai kawasan hutan di seluruh dunia sedang terbakar tak terkecuali Amazon dan Kalimantan. Belum lagi ketergantungan penggunaan bahan bakar fosil yang sering berujung pada tragedi tumpahan minyak seperti yang terjadi di Karawang, menuntun kita lebih jauh pada keadaan darurat iklim. Berikut pilihan berita bulan Agustus untuk Anda.

1.Paru-paru dunia sedang terbakar

Forest Fires in Altamira, Pará, Amazon (2019). © Victor Moriyama / Greenpeace

ALTAMIRA, PARÁ, BRAZIL: Aerial image of burning in Altamira, state of Pará. © Victor Moriyama / Greenpeace

Paru-paru dunia sedang terbakar. Sejumlah kawasan hutan di seluruh dunia mengalami kebakaran lahan, antara lain hutan Amazon di Brasil, Rusia, Australia dan Indonesia di sejumlah titik seperti Kalimantan dan Sumatera. Cek berita lengkapnya di sini. 

2.Tumpahan minyak Pertamina di Karawang

Dead Fish after Oil Spill in Karawang, West Java. © Jurnasyanto Sukarno / Greenpeace

Dead fish after the pound was contaminated by crude oil that was spilled from state energy giant Pertamina’s Offshore North West Java (ONWJ) block that has been polluting the sea for more three weeks at Cemara Jaya beach, in Karawang, West Java. © Jurnasyanto Sukarno / Greenpeace

Terjadi lagi kebocoran pipa milik Pertamina blok Hulu Energi Offshore North Java (PHE-ONWJ) yang mengakibatkan tumpahan minyak di Karawang. Warga sekitar pun dikerahkan untuk membersihkan tumpahan minyak tersebut. Tumpahan minyak dikhawatirkan akan mengancam biota laut dan ekosistem mangrove. Lihat selengkapnya di sini

3.Summer Festival 2.0

Summer Festival 2.0 in Bali. © Jurnasyanto Sukarno / Greenpeace

Greenpeace Indonesia activists project a picture of a face painted with word “CO2” onto a tree near Celukan Bawang Coal Power Plant in Celukan Bawang, Bali, Indonesia. Greenpeace Indonesia holds a sustainable Summer Festival 2.0 that is using 100% renewable energy on the side of the Celukan Bawang Coal Power Plant area on 23-25 August 2019. © Jurnasyanto Sukarno / Greenpeace

Sebuah sustainable festival bertajuk Summer Festival 2.0 diadakan selama 3 hari di Desa Celukan Bawang, Bali. Acara ini memanfaatkan energi terbarukan khususnya energi surya dalam seluruh kegiatannya dari mulai penerangan hingga konser musik. Selanjutnya dapat dibaca di sini.

4. Pemindahan ibukota negara

Paddy Field in Kerta Buana Village in East Kalimantan. © Ardiles Rante

Lahan padi di desa Kerta Buana yang di kelilingi tambang batu-bara di Kutai Kartanegara, Kalimantan timur. © Ardiles Rante

Wacana pemindahan ibukota negara telah dibicarakan sejak jaman Presiden Soekarno. Namun akhirnya, beberapa waktu lalu Presiden Jokowi mengumumkan akan memindahkan ibukota negara ke Kalimantan Timur. Namun, apakah dengan memindahkan ibukota negara lantas mengatasi masalah yang selama ini dipikul oleh kota Jakarta?. Cek apa kata Greenpeace soal ini.