News & Stories - Page 20 of 101 - Greenpeace Indonesia
Filter posts
Filtered results
-
Teruntuk Korporasi, Bumi Bukan Tempat Sampah Plastik Sekali Pakai
Sejumlah aktivis Greenpeace telah mendesak Unilever untuk mengurangi sampah plastik dengan aksi mengembalikan sampah plastik ke produsen, dan ditempelkan pada logo U raksasa di depan Graha Unilever.
-
Industri Pertambangan Bawa Dampak Sosial dan Lingkungan Negatif, Greenpeace dan Celios Dorong Prabowo-Gibran Beralih ke Ekonomi Hijau
Industri pertambangan yang digadang sebagai salah satu pilar ekonomi Indonesia ternyata belum mampu menciptakan efek positif terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama yang tinggal di desa sekitar
-
Petani Kecil Bisa Bebas-Deforestasi dan Mengakses Pasar Global
Petani kecil bisa melakukaan praktik bebas deforestasi. Berkontribusi menjaga hutan dan menahan laju krisis iklim.
-
Unilever, Berani Tanggung Jawab Itu Baik
Setelah melakukan pengumpulan sampah khusus brand Unilever selama satu minggu penuh, sejumlah aktivis Greenpeace mengembalikan sampah-sampah tersebut langsung ke Unilever.
-
All Eyes On Papua Menggema
Tidak ada yang menyangkan tagar #AllEyesOnPapua akan bergema sedemikian masifnya.
-
Menyelamatkan Keanekaragaman Hayati Laut: Krisis Tak Terlihat di Laut Lepas
Meskipun keanekaragaman hayati laut lepas ini tidak terlihat oleh banyak orang, wilayah ini tidak bebas dari bahaya—justru menjadi kawasan yang paling tidak dilindungi.
-
17 Tahun Menyaksikan Perjuangan Orang Knasaimos Menjaga Hutan Adat Papua
Cerita juru kampanye hutan Greenpeace Indonesia tentang pengalamannya menyaksikan perjuangan masyarakat Knasaimos menjaga hutan adat.
-
Kabar Baik: Masyarakat Adat Knasaimos Terima SK Pengakuan Wilayah Adat dari Bupati Sorong Selatan
Masyarakat adat Knasaimos menerima pengakuan wilayah adat seluas 97 ribu hektare. Hasil kegigihan dan perjuangan panjang.









