News & Stories - Page 14 of 15 - Greenpeace Indonesia
Filter posts
Filtered results
-
Kita Mempunyai Kekuatan untuk Mendorong Industri Tuna ke Arah yang Lebih Baik
Setelah tiga tahun terus berkampanye dan melakukan dialog kolaboratif di Asia Tenggara, kita sekarang memiliki lima perusahaan yang masuk dalam kategori peringkat "hijau" dari sebelumnya tidak ada sama sekali.
-
Laporan Kerusakan Terumbu Karang Karimunjawa
Kelestarian terumbu karang di Taman Nasional Karimunjawa saat ini semakin terancam dengan aktivitas manusia di sekitarnya, diantaranya adalah aktivitas transportasi kapal tongkang batubara.
-
Apakah Kamu Pernah Melihat Mangrove Berwarna Hitam?
"Laut yang sedang surut dengan jelas menampakkan hamparan mangrove yang sebagian tingginya sudah berwarna hitam. Tidak sedikit juga mangrove yang tingginya masih kurang dari sekitar dua meter, seluruhnya hitam tidak lagi menyisakan hijaunya."
-
“Pak Lurah, Ada Api Besar di Laut”
Waktu menunjukkan angka 3:30 pagi ketika Ride, Lurah Desa Margasari, terbangun.
-
Greenpeace Desak Perlindungan Tuna yang Lebih Kuat di WCPFC
Manila, 1 Desember 2017. Di tengah pertemuan tahunan Komisi Perikanan Pasifik Barat-Tengah (Western and Central Pacific Fisheries Commission-WCPFC) ke-14 di Manila, Greenpeace mendesak lembaga pengelolaan regional tersebut harus menyepakati aturan konservasi dan pengelolaan yang bisa memastikan pulihnya populasi ikan tuna yang selama ini dieksploitasi.
-
Masyarakat Pesisir Labuan Menuntut Pemulihan Ekosistem Laut yang Rusak
Pandeglang-Banten, 7 Agustus 2017. Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara 2 Labuan berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan warga setempat. Pihak PLTU sempat berjanji akan memulihkan ekosistem laut khususnya di mulut muara, tapi hingga kini hal tersebut belum terealisasi. Alhasil, nelayan beserta warga pun mengadakan aksi di sekitar PLTU dan kantor Syahbandar Labuan pada…
-
Thai Union Berjanji Seafood yang Lebih Berkelanjutan, Bertanggung Jawab Secara Sosial
BANGKOK, 11 JULI 2017 – Thai Union Group PCL telah berjanji untuk menghentikan praktik penangkapan ikan tidak ramah lingkungan dan penangkapan berlebih, serta meningkatkan kesejahteraan ratusan ribu pekerja yang bekerja di sepanjang rantai pasok perusahaan.
-
Perusahaan-Perusahaan Besar Tuna Kaleng di Asia Tenggara Masih Jauh dari Keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial
Greenpeace Asia Tenggara meluncurkan sebuah laporan yang mengungkap bagaimana perusahaan-perusahaan besar tuna kaleng di Indonesia dan Filipina masih belum mampu menghasilkan produk tuna yang ditangkap secara lestari kepada para konsumen.
-
Tata kelola untuk masa depan perikanan tuna
Saya sempat menghadiri Kongres Tuna Nasional ke-18 Filipina di Kota General Santos. Kongres tersebut dimulai sejak 31 Agustus hingga 2 September 2016 lalu dengan tema “Gearing up for the future” atau “Bersiap untuk masa Depan”.
-
Yuk Dukung Kemerdekaan Hiu, Siripnya Tidak Diekspor!
Indonesia adalah surga bagi keragaman jenis hiu. Lebih dari 118 jenis hiu tersebar dan dapat dijumpai di perairan Nusantara. Sayangnya, jenis hiu yang banyak ini terancam musnah oleh ancaman yang serius, eksploitasi berlebih oleh manusia. Ancaman dari manusia tersebut turut menobatkan Indonesia menjadi negara penangkap hiu terbesar di dunia yang mencapai 13% dari total tangkapan…






