News & Stories - Greenpeace Indonesia
Filter posts
Filtered results
-
Tanggapan Greenpeace atas Pernyataan Hashim Djojohadikusumo dan Mari Elka Pangestu di ISF
Klaim Hashim dan Mari Elka Pangestu perlu diperiksa dengan cermat karena memuat sejumlah distorsi informasi dan berpotensi menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
-
Saat Udara Bersih Dikorbankan demi Komoditas Global
Lembar fakta Greenpeace Indonesia dan Pantau Gambut tentang kebakaran gambut 2026 dan kabut asap yang melintasi batas-batas negara.
-
Warga Sesak karena Kabut Asap, Namun Pemerintah Gagal Paham Akar Masalah Karhutla Gambut
Pemerintahan Prabowo-Gibran belum terlihat serius mengatasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat serta masalah kerusakan gambut.
-
Kabar Buruk dari Papua: PTUN Jayapura Menolak Gugatan Jalan 135 km yang Membelah Hutan Adat
Putusan PTUN Jayapura menolak gugatan jalan 135 km menjadi kabar buruk bagi perjuangan Masyarakat Adat Malind dan perlindungan hutan Papua.
-
Malapetaka Asap Karhutla dan Ketiadaan Kepemimpinan Prabowo
Ketiadaan kepemimpinan Prabowo dalam menangani karhutla gambut menempatkan warga dalam bahaya kabut asap.
-
Sembilan Organisasi Masyarakat Sipil Luncurkan Peta Kawasan Terlarang untuk Pertambangan Mineral
Masih banyak tumpang tindih kawasan pertambangan dengan ekosistem yang penting untuk keanekaragaman hayati dan wilayah Masyarakat Adat.
-
Greenpeace Indonesia dan Greenpeace Malaysia: Kabut Asap Lintas Batas Bukan Bencana Baru, Pemerintah dan Perusahaan Harus Bertindak Lebih Cepat dan Tegas
Kabut asap bukan sekadar persoalan arah angin atau cuaca. Perlu tindakan tegas dan terkoordinasi.
-
Heyul Pelei Koranu Fyak: Dari Raja Ampat hingga Amazon, Masyarakat Adat Berkumpul untuk Perkuat Solidaritas
Pertemuan ini menjadi ruang bagi Masyarakat Adat untuk memperkuat solidaritas demi melindungi ruang hidup dan keanekaragaman hayati.








