All articles
-
Greenpeace Indonesia dan Greenpeace Malaysia: Kabut Asap Lintas Batas Bukan Bencana Baru, Pemerintah dan Perusahaan Harus Bertindak Lebih Cepat dan Tegas
Kabut asap bukan sekadar persoalan arah angin atau cuaca. Perlu tindakan tegas dan terkoordinasi.
-
Heyul Pelei Koranu Fyak: Dari Raja Ampat hingga Amazon, Masyarakat Adat Berkumpul untuk Perkuat Solidaritas
Pertemuan ini menjadi ruang bagi Masyarakat Adat untuk memperkuat solidaritas demi melindungi ruang hidup dan keanekaragaman hayati.
-
Klarifikasi Greenpeace tentang Ancaman Tambang di Raja Ampat
Greenpeace Indonesia mengklarifikasi temuan tentang ancaman tambang nikel di Raja Ampat, Papua, dalam laporan “Surga yang Tak Terlindungi”
-
Greenpeace Merespons Menteri Bahlil tentang Ancaman Tambang Nikel di Raja Ampat
Riset Greenpeace menemukan sejumlah bukti kuat bahwa Raja Ampat memang belum aman dari ancaman tambang nikel.
-
Greenpeace Aksi Damai di Pameran Otomotif, Soroti Jejak Nikel yang Mengancam Raja Ampat
Jakarta, 30 Juli 2026. Setahun setelah kampanye #SaveRajaAmpat, Greenpeace Indonesia mendapatkan sejumlah temuan bahwa kepulauan dan perairan dengan keanekaragaman hayati terkaya di dunia ini belum benar-benar aman dari ancaman tambang.…
-
Kesaksian Pejabat Dinas Lingkungan Hidup Merauke Membuktikan Ada Pelanggaran di Penerbitan SK Jalan 135 km
Keterangan saksi dari Dinas LH Merauke membuktikan lemahnya pengawasan dan ketidakseriusan pemerintah dalam proses perizinan lingkungan.
-
Keterangan Saksi Tergugat Membuktikan Proyek Jalan 135 km Berjalan Serampangan
Keterangan saksi tergugat mengungkap bagaimana operasi PSN berkelindan dengan kepentingan aktor lokal guna membungkam suara Masyarakat Adat.
-
Masyarakat Adat Bersaksi tentang Pembangunan Jalan 135 km yang Membabat Hutan Merauke
Rute jalan 135 kilometer ini bukanlah jalur yang biasa dilalui masyarakat setempat, tetapi justru membelah hutan.








