All articles
-
Greenpeace Luncurkan Dua Buku Anak tentang Hutan, Laut dan Perjuangan Menjaga Alam
Greenpeace kembali meluncurkan dua buku anak bergambar yang mengangkat tema pentingnya menjaga dan memperjuangkan kelestarian alam. Peluncuran ini diselenggarakan dalam perhelatan Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 pada Sabtu, 24 Oktober 2026 di Rumah Kayu, Taman Baca Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
-
COP 17 CBD: Greenpeace Desak Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Hak Masyarakat Adat
Tahun 2030 semakin dekat dan kita masih jauh dari target Komitmen 30x30 untuk melindungi Bumi dari kehancuran.
-
Tanggapan Greenpeace atas Pernyataan Hashim Djojohadikusumo dan Mari Elka Pangestu di ISF
Klaim Hashim dan Mari Elka Pangestu perlu diperiksa dengan cermat karena memuat sejumlah distorsi informasi dan berpotensi menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
-
Saat Udara Bersih Dikorbankan demi Komoditas Global
Lembar fakta Greenpeace Indonesia dan Pantau Gambut tentang kebakaran gambut 2026 dan kabut asap yang melintasi batas-batas negara.
-
Warga Sesak karena Kabut Asap, Namun Pemerintah Gagal Paham Akar Masalah Karhutla Gambut
Pemerintahan Prabowo-Gibran belum terlihat serius mengatasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat serta masalah kerusakan gambut.
-
Kabar Buruk dari Papua: PTUN Jayapura Menolak Gugatan Jalan 135 km yang Membelah Hutan Adat
Putusan PTUN Jayapura menolak gugatan jalan 135 km menjadi kabar buruk bagi perjuangan Masyarakat Adat Malind dan perlindungan hutan Papua.
-
Malapetaka Asap Karhutla dan Ketiadaan Kepemimpinan Prabowo
Ketiadaan kepemimpinan Prabowo dalam menangani karhutla gambut menempatkan warga dalam bahaya kabut asap.
-
Sembilan Organisasi Masyarakat Sipil Luncurkan Peta Kawasan Terlarang untuk Pertambangan Mineral
Masih banyak tumpang tindih kawasan pertambangan dengan ekosistem yang penting untuk keanekaragaman hayati dan wilayah Masyarakat Adat.








