News & Stories - Page 63 of 97 - Greenpeace Indonesia
-
Menyelamatkan Keanekaragaman Hayati Laut: Krisis Tak Terlihat di Laut Lepas
Meskipun keanekaragaman hayati laut lepas ini tidak terlihat oleh banyak orang, wilayah ini tidak bebas dari bahaya—justru menjadi kawasan yang paling tidak dilindungi.
-
Raksasa Agribisnis Raup Keuntungan di Tengah Krisis
Di tengah krisis pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina, sejumlah perusahaan raksasa agribisnis meraup keuntungan miliaran dolar.
-
Jokowi dan PM Malaysia Sepakat Perangi ‘Diskriminasi’ Kelapa Sawit, Komitmen Hentikan Deforestasi Patut Dipertanyakan
Jakarta, 11 Januari 2022. Presiden Joko Widodo sebaiknya menjelaskan maksud pernyataan ‘memerangi diskriminasi terhadap kelapa sawit’ yang disampaikan seusai pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Bogor pada…
-
Ketika Energi Ekstraktif ‘Mendanai’ Sebuah Perang
“Perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia dan perang di Ukraina memiliki akar yang sama: bahan bakar fosil dan ketergantungan kita pada mereka,” kata ilmuwan iklim Ukraina, Svitlana Krakovska, ketika…
Filtered results
-
Bebaskan Editor Mongabay Phil Jacboson
Menanggapi penangkapan Editor Mongabay Philip Jacobson ditangkap di Indonesia, Kepala Global kampanye hutan Indonesia Greenpeace Asia Tenggara, Kiki Taufik mengatakan: Greenpeace Indonesia mengecam penahanan editor Mongabay Philip Jacobson. Penangkapannya merupakan…
-
Rencana Terbaru Nestlé Tidak Akan Mengurai Krisis Sampah Plastik
Nestlé baru saja mengumumkan bahwa mereka akan mulai beralih dari plastik baru (virgin plastic) ke plastik daur ulang yang aman bagi produk pangan.
-
Terima kasih, kami ada berkat kamu
Terima kasih, kamu adalah Greenpeace Setiap suara yang kamu berikan, telah berhasil mendesak banyak perusahaan, politisi, dan lembaga pemerintah untuk bergerak maju meningkatkan peranan mereka usaha bersama dalam menjaga bumi. …
-
#KrisisIklim? Manusia Akan Kehilangan Banyak Privilege (Bagian 1)
Manusia memiliki privilege sebagai makhluk hidup yang kehidupannya disokong oleh alam. Banyak sekali hal-hal yang bisa dinikmati manusia dari alam, salah satunya adalah hujan dan panas matahari. Kedua hal tersebut…
-
Greenpeace: Penerbitan Peta Konsesi RSPO Tidak Lengkap, Tanpa Data Indonesia
Jakarta, 13 Desember 2019 – “Terlalu sedikit, sangat terlambat” kata Annisa Rahmawati, Jurukampanye Hutan Greenpeace Indonesia, menanggapi pengumuman RSPO yang telah menerbitkan peta konsesi kelapa sawit anggotanya di Semenanjung Malaysia…
-
5 Alasan Perbudakan Modern di Laut Masih Terjadi
Perbudakan masih sangat terasa dalam konteks modern, khususnya dalam industri perikanan dan yang sangat memprihatinkan, terutama para pekerja migran dari Indonesia dan Filipina.
-
Anak Buah Kapal Ikan Asal Asia Tenggara Mengalami “Perbudakan Modern”
Sebanyak 13 kapal penangkap ikan berbendera asing diduga melakukan penindasan terhadap anak buah kapal (ABK) asal Asia Tenggara. Berdasarkan tingkat keparahannya, perlakuan-perlakuan yang diterima para ABK tersebut bisa digolongkan sebagai “perbudakan modern”.
-
Tekan Konsumerisme Untuk Kendalikan Bencana Iklim
Pembelian dan penggunaan pakaian menyumbang sekitar 3% dari produksi emisi karbondioksida (CO2) global atau lebih dari 850 juta ton CO2 per tahun, dari manufaktur, logistik, dan penggunaan seperti mencuci, mengeringkan dan menyeterika.












