News & Stories - Page 9 of 11 - Greenpeace Indonesia
-
Menyelamatkan Keanekaragaman Hayati Laut: Krisis Tak Terlihat di Laut Lepas
Meskipun keanekaragaman hayati laut lepas ini tidak terlihat oleh banyak orang, wilayah ini tidak bebas dari bahaya—justru menjadi kawasan yang paling tidak dilindungi.
-
Raksasa Agribisnis Raup Keuntungan di Tengah Krisis
Di tengah krisis pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina, sejumlah perusahaan raksasa agribisnis meraup keuntungan miliaran dolar.
-
Jokowi dan PM Malaysia Sepakat Perangi ‘Diskriminasi’ Kelapa Sawit, Komitmen Hentikan Deforestasi Patut Dipertanyakan
Jakarta, 11 Januari 2022. Presiden Joko Widodo sebaiknya menjelaskan maksud pernyataan ‘memerangi diskriminasi terhadap kelapa sawit’ yang disampaikan seusai pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Bogor pada…
-
Ketika Energi Ekstraktif ‘Mendanai’ Sebuah Perang
“Perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia dan perang di Ukraina memiliki akar yang sama: bahan bakar fosil dan ketergantungan kita pada mereka,” kata ilmuwan iklim Ukraina, Svitlana Krakovska, ketika…
Filtered results
-
Jaga Hutan, Selamatkan Harimau
Harimau merupakan hewan endemik Indonesia - sebenarnya, ada tiga spesies berbeda: harimau Bali, harimau Jawa dan harimau Sumatra. Sayangnya, sekarang hanya harimau Sumatra yang tersisa. Harimau berada dalam bahaya serius. Habitat hutan mereka dihancurkan oleh perusahaan kelapa sawit yang rakus demi keuntungan cepat.
-
Greenpeace Menemukan Perusakan Lahan Gambut dan Memicu Kebakaran Hutan oleh Asia Pulp and Paper
15 Juli 2020, Jakarta. Indonesia memasuki rawan kebakaran hutan dan lahan, Greenpeace Asia Tenggara mengungkapkan bahwa Asia Pulp and Paper (APP), perusahaan pulp dan kertas terbesar di dunia, yang dimiliki…
-
Kota masa depan kita pasca-COVID
Bayangkan sebuah kota dengan sedikit atau bahkan tanpa mobil tetapi dengan transportasi umum antar moda yang efisien, banyak ruang untuk sepeda, pejalan kaki, dan anak-anak untuk bermain dengan aman di jalanan. Bayangkan sebuah kota di mana setiap taman, balkon atau atap adalah taman kota untuk menanam makanan nabati yang sehat untuk semua, disajikan di kantin…
-
Pemerintah Didesak Usut Tuntas Penyebab Hilangnya Nyawa ABK Indonesia di Kapal Ikan Berbendera Tiongkok
Kisah tragis hilangnya nyawa Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia terus berulang dan kembali jadi sorotan. Perlakuan dan kondisi kerja buruk di atas kapal diduga menjadi penyebab utama.
-
Presiden Jokowi Jangan Ulangi Kesalahan Orde Baru, Stop Ide Konversi Lahan Gambut Menjadi Sawah
Jakarta, 5 Mei 2020. Usulan Presiden Joko Widodo untuk mengalihfungsikan lahan gambut di Kalimantan Tengah menjadi areal persawahan mendapat dukungan Badan Restorasi Gambut (BRG). Padahal, Kalimantan Tengah merupakan salah satu…
-
Pengunduran Diri Wilmar International dari Keanggotaan HCSA Menandai Kegagalan Perusahaan dalam Komitmen Mengakhiri Deforestasi
Jakarta, 3 April 2020, Wilmar International, perusahaan minyak kelapa sawit terbesar di dunia, telah mengambil langkah mundur dalam mengimplementasikan komitmennya untuk menghilangkan deforestasi dari rantai pasokan komoditasnya, dengan menyatakan keluar…
-
Industri Sawit Rampas Hutan dan Ruang Hidup Masyarakat Adat Papua
“Jang sampe torang pu hutan papua nasib seperti di Kalimantan dan Sumatera” — Pace Nico Wamafma Sejak sistem uang masuk ke Tanah Papua, tatanan hidup masyarakat adat Papua telah banyak…
-
Koalisi Masyarakat Sipil Khawatir Pembukaan Lahan Hutan Berdalih Investasi Terjadi di Tanah Papua
Sorong, 5 Maret 2020. Pemerintah telah mencanangkan investasi besar-besaran di Tanah Papua, roadmap (peta jalan) dipaparkan dalam rangkaian acara Pertemuan Tingkat Tinggi Investasi Hijau pada 25-27 Februari silam di Sorong,…
-
Tekan Konsumerisme Untuk Kendalikan Bencana Iklim
Pembelian dan penggunaan pakaian menyumbang sekitar 3% dari produksi emisi karbondioksida (CO2) global atau lebih dari 850 juta ton CO2 per tahun, dari manufaktur, logistik, dan penggunaan seperti mencuci, mengeringkan dan menyeterika.
-
“Kami diminta untuk tidak pergi ke hutan lagi” – Investigasi Greenpeace mengekspos pelanggaran HAM oleh Halcyon Agri
Yaoundé, 25 November 2019 – Menyusul laporan Ruinous Rubber tahun lalu, yang mengungkap pembukaan hutan baru di Kongo Basin yang paling mengerikan untuk keperluan industri pertanian, Greenpeace Afrika merilis sebuah…













