News & Stories - Greenpeace Indonesia
Filter posts
Filtered results
-
Greenpeace: Putusan Bebas Kasus Da Wang Menunjukkan Betapa Sulitnya Awak Kapal Mendapatkan Keadilan
Jakarta, 27 Agustus 2026 — Greenpeace Indonesia menyayangkan putusan Pengadilan Distrik Kaohsiung, Taiwan, yang menyatakan kapten dan mualim1 kapal tidak bersalah dalam perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan…
-
Modul Pathway to Justice untuk Perlindungan Awak Kapal Perikanan Migran Indonesia
Para awak kapal perikanan (AKP) migran sering kali menjadi korban kerja paksa, kekerasan, bahkan perdagangan orang.
-
Industri Perikanan dan Konservasi Berjalan Beriringan, Bisakah?
Lain dulu, lain sekarang. Jika dulu dunia mengenal bangsa-bangsa di nusantara sebagai pelaut yang ulung, sekarang tidak lagi demikian. Di laut industri perikanan kita mengalami segudang masalah.
-
Ekspor Pasir Laut Diizinkan Setelah 20 Tahun Dilarang, Greenpeace: “Greenwashing Ala Pemerintah”
Ini adalah greenwashing ala pemerintah. Pemerintah kembali bermain dengan narasi yang seakan mengedepankan semangat pemulihan lingkungan dan keberlanjutan, tetapi nyatanya malah menggelar karpet merah untuk kepentingan bisnis dan oligarki
-
Pertama dalam Sejarah, ASEAN Deklarasikan Pelindungan Awak Kapal Migran
Deklarasi ASEAN tentang Penempatan dan Perlindungan Nelayan Migran seharusnya menjadi batu loncatan untuk aksesi Konvensi ILO 188.
-
Pendakian yang Dingin dan Sepi untuk Pelindungan Pekerja Migran
Kementerian Luar Negeri selangkah lebih maju mengupayakan proses ratifikasi Konvensi ILO 188. Babak baru pelindungan awak kapal perikanan migran.
-
Aktivis Greenpeace Menaiki dan Menempati Platform Shell Dengan Membawa Pesan: ‘HENTIKAN PENGEBORAN. MULAILAH MEMBAYAR.’
Amsterdam, Belanda – Aktivis Greenpeace dari Argentina, Turki, AS, dan Inggris telah menaiki kapal yang dikontrak Shell di Samudra Atlantik dengan spanduk bertuliskan pesan: “Hentikan Pengeboran. Mulai Membayar”.









