News & Stories - Page 31 of 33 - Greenpeace Indonesia
-
Menyelamatkan Keanekaragaman Hayati Laut: Krisis Tak Terlihat di Laut Lepas
Meskipun keanekaragaman hayati laut lepas ini tidak terlihat oleh banyak orang, wilayah ini tidak bebas dari bahaya—justru menjadi kawasan yang paling tidak dilindungi.
-
Raksasa Agribisnis Raup Keuntungan di Tengah Krisis
Di tengah krisis pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina, sejumlah perusahaan raksasa agribisnis meraup keuntungan miliaran dolar.
-
Jokowi dan PM Malaysia Sepakat Perangi ‘Diskriminasi’ Kelapa Sawit, Komitmen Hentikan Deforestasi Patut Dipertanyakan
Jakarta, 11 Januari 2022. Presiden Joko Widodo sebaiknya menjelaskan maksud pernyataan ‘memerangi diskriminasi terhadap kelapa sawit’ yang disampaikan seusai pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Bogor pada…
-
Ketika Energi Ekstraktif ‘Mendanai’ Sebuah Perang
“Perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia dan perang di Ukraina memiliki akar yang sama: bahan bakar fosil dan ketergantungan kita pada mereka,” kata ilmuwan iklim Ukraina, Svitlana Krakovska, ketika…
Filtered results
-
KLHK Ajukan Banding, Upaya Perlindungan Hutan Indonesia Kembali Tercekal
November 2016 merupakan kemenangan manis bagi masa depan hutan Indonesia. Setelah perjalanan panjang, Komisi Informasi Pusat (KIP) akhirnya memutuskan untuk mengabulkan gugatan Greenpeace Indonesia terhadap Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) atas permohonan untuk keterbukaan informasi pengelolaan hutan Indonesia terhadap publik.
-
KLHK Ajukan Banding, Upaya Perlindungan Hutan Indonesia Kembali Tercekal
November 2016 merupakan kemenangan manis bagi masa depan hutan Indonesia. Setelah perjalanan panjang, Komisi Informasi Pusat (KIP) akhirnya memutuskan untuk mengabulkan gugatan Greenpeace Indonesia terhadap Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK).
-
Merindukan Hutan Tanpa Api
Sebagai salah satu upaya untuk mencegah kebakaran hebat terjadi kembali, Greenpeace meluncurkan Kampanye Hutan Tanpa Api.
-
Dulu Takut Asap, Kini Saya Cari Sumbernya
Nama saya Lara. Lengkapnya Larasati Wido Matovani. Lahir di kota pelabuhan Dumai, Provinsi Riau, 25 tahun lalu. Di usia lima tahun, sebagaimana diceritakan orangtua saya, bahwa langit Kota Dumai waktu itu memerah. Berminggu-minggu sinar matahari tertutup kabut asap. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Yang saya ingat waktu itu ibu meminta saya untuk tidak keluar…
-
Rencana Indonesia untuk Hutan dan Energi Mengkhianati Semangat Kesepakatan Paris
Pemerintah Indonesia tidak menunjukkan niat yang kuat untuk beralih dari ketergantungan terhadap batu bara dan menghentikan deforestasi.
-
Transparansi Peta, Kunci Keberhasilan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Greenpeace bersama dengan FWI, HAkA dan ICEL mendesak pemerintah untuk segera membuka data peta dalam format shapefile dan membenahi sistem informasi dan pelayanan informasi publik di bidang sumber daya alam.
-
Rencana kami: Cegah dan Padamkan Api.
Tepat setahun yang lalu, api kebakaran hutan melahap jutaan hektar hutan di Sumatera dan Kalimantan serta membuat ribuan orang sesak nafas. Segala upaya pemadaman dilakukan tapi selama berbulan-bulan api tak juga bisa ditahan, bukan cuma kerugian milyaran tapi yang paling menyedihkan adalah banyaknya korban.
-
Greenpeace Serahkan 300 Ribu Petisi Anti Asap ke Kantor IOI di Malaysia
Greenpeace menyerahkan petisi global terhadap IOI Group di Malaysia yang ditandatangani 300 ribu orang, termasuk hampir tiga ribu di antaranya dari Indonesia yang meminta perusahaan kelapa sawit tersebut mengakhiri kontribusinya terhadap bencana kabut asap.
-
IOI, Berhenti Rusak Hutan Gambut Indonesia
Di saat hampir semua warga Rotterdam terlelap, Saya, Adi Prabowo (21) dan Nilus (42) bersama puluhan aktivis Greenpeace bergerak cepat menyelinap masuk ke Pelabuhan Rotterdam, Belanda. Suhu dingin 8 derajat celsius, baru ini pertama kali saya rasakan. Tapi misi ini tak boleh gagal: memblokade masuknya minyak sawit kotor ke kilang IOI, salah satu perusahaan sawit…
-
Greenpeace Blokade Pedagang Minyak Sawit IOI di Rotterdam
Minyak sawit yang dipasarkan terlibat dalam kebakaran dan penghancuran hutan serta pelanggaran HAM











